Ya, berdasarkan konsep Yin Yang, kimchee diekspresikan dalam kosmologi Korea pada bentuk yang paling tinggi. Alhasil, masyarakat Korea menganggap bahwa dengan menyantap kimchee manusia dapat menyatu dengan alam semesta. Makanya hidangan ini selalu disajikan sebagai menu pendamping yang selalu hadir ketika menyantap hidangan utama.
Sebenarnya kimchee ini dapat dibuat dari aneka sayuran, namun di Korea sendiri kimchee lebih sering dibuat dengan menggunakan sawi putih dan lobak. Awalnya kimchee hanya dibuat dengan proses digarami atau diasinkan. Namun seiring waktu kimchee pun mengalami perkembangan dan dibuat melalui proses fermentasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki musim semi saat udara berganti lebih hangat, dibuatlah kimchee dengan campuran daging kepiting yang dihidangkan di dalam cangkang kepiting yang menggundang selera. Sedangkan kimchee labu dapat dinikmati setiap datangnya musim gugur.
Nah, tertarik untuk mencicipi acar khas dari Korea ini? Tak perlu jauh-jauh ke Korea sana, karena Anda dapat menyantap hidangan ini di berbagai restoran Korea di Indonesia! (dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN