Kalau begitu kita terpengaruh oleh popularitas tiramisu cake yang memang dimodifikasi untuk lebih cocok dengan lidah orang kita. Tidak ada bedanya tiramisu di negara kita dengan mocca cake. Jangan salah lho, saya juga selalu ngiler melihat tiramisu model tersebut.
Tapi kemudian sepupu saya memperkenalkan tiramisu yang dibuat oleh "The Ottimo Cucina". Tiramisunya kecil, loyangnya hanya 11cm diameter x 3.5 cm. Begitu menerima loyang yang lebih kecil dari tangan saya itu, yang ada di pikiran adalah: "Wah, ngasihnya pelit amat. Sekali hap saja langsung habis." Sepupu saya cuma cengar cengir melihat saya memperhatikan loyang kecil itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terus lidah merasakan sensasi lembut dari biskuit bercampur krim yang sedikit berbusa. Mungkin paling dekat kalau dikatakan bahwa rasanya mirip awan. Gurih, nikmat, enggak manis, enaaaaak banget.
Tiramisu ini tidak bikin enek. Tapi pas suapan terakhir, saya sadar kalau makan lebih banyak dari seloyang mini itu bisa membuat kolesterol naik. Rupanya si pembuat tiramisu sadar akan kesehatan dan pentingnya menjaga kadar lemak dalam darah sehingga loyang jualannya diperkecil sedemikian rupa.
Sayangnya "The Ottimo Kitchen" baru memproduksi 1 produk, yaitu tiramisu. Padahal saya menantikan produk-produk istimewa berikutnya.
Nama: Rowena Suryobroto, rowenasuryobroto@xxx.com
(dev/)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN