Pecel Mbok Sador

Pecel Mbok Sador

- detikFood
Rabu, 16 Jan 2008 12:02 WIB
Jakarta - Kalau di Semarang dan tepat berada dikawasan simpang lima,jangan lupa mampir ketempat Makan Pecel Mbok Sador. Model tempatnya kaki lima loh bukan permanen. Tapi jangan salah, meskipun begitu rasanya patut diacungi jempol!

Pecel ya seperti biasanya gak ada beda dengan pecel-pecel yang lain, kecuali dengan pecel lele yang jelas-jelas beda. Pecel Mbok Sador ini berbumbu utama kacang tanah yang dihaluskan. Tetapi gak halus-halus banget sih sebenarnya masih pada meringkil bumbu kacangnya.

Selain bumbu tadi tentu ada sayuran yang kebanyakan berwarna hijau yang direbus. Mulai dari Toge (yang ini tidak hijau, tapi berwarna putih) kacang panjang, daun pepaya, dan sayuran warna hijau lainnya yang mirip-mirip dengan daun singkong. Yang bikin enak itu rasa bumbunya, pas dam ndak terlalu pedas juga ndak terlalu manis.

Tempat buat makannya beralaskan daun pisang dengan koran sebagai lapisan akhir. Koran berfungsi untuk menyerap bumbu jika daun pisang nya bocor. Fungsi lain yang aku lihat, sebagai alat untuk coret-coretan menghitung ala kalkulator oleh asisten mbok Sador. Uniknya dalam menghitung, si mbak memakai pola kalkulator loh. Misalnya aku total makan seharga 4000, trus temanku total makan 5500, si mbak langsung menimpa angka 4000 dan digantikan dengan 9500. Nah, efektif kan?

Untuk penambah selera, ada bacem, iso, babat, dan telur. Untuk telur terdiri dari dua macam, yang pertama telur bebek lalu yang kedua telur yang ditusuk seperti sate. Kalau yang enak sih telur ayam kampung muda, lebih besar dari telur puyuh dan lebih kecil dari telur ayam kampung. Terus ada juga rempeyek dan greh. Awas jangan salah, bagi orang Jawa Tengah pasti tahu bedanya, kalau rempeyek itu berisi kacang tanah sedangkan kalau Greh itu berisi teri.

Minumannya ada dua pilihan yaitu teh dan jeruk. Tapi kalau memesan es teh atau es jeruk, tidak usah bilang es teh manis atau es jeruk manis.. bisa-bisa jadinya malah es teh muanis buanget...

Soal harga, kalau dibanding pecel di Purwodadi mah termasuk mahal.. tapi kalau dibandingin harga di Jakarta, ya normal lah. Pecel mbok Sador ini tempatnya tepat diseberang Ramayana, Simpang Lima Semarang. Bukan Simpang Lima Kudus loh, atau simpang lima yang lain.

Kalau masih gak nendang, bisa makan tahu gimbal didepan masjid sekalian muterin simpang lima. Kalau masih mau melek... tinggal nongkrong aja di Fashion Cafe!Pengirim: Wib, wib711@xxx.com (dev/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads