Pada jaman Belanda kue ini konon jadi favorit buat teman minum the. Namanya Shuimpjes alias si busa. Sesuai dengan namanya, kue ini dibuat dari putih telur yang dikocok bersama gula hingga kental dan naik. Kemudian diberi warna dan perasa dan disemprot dengan bentuk bunga, bintang, bulatan, dan lain-lain.
Kalau di Belanda disebut shuimpjes maka oleh orang Perancis disebut meringue dan bahannya juga tak jauh berbeda. Karena rasanya sangat manis maka kue ini digolongkan sebagai dessert. Selain diberi pewarna dan perasa, sering juga dicampur dengan kacang atau almond yang digiling halus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penambahan gula dan cream of tartar membuat hasil kocokan menjadi lebih awet, tidak mudah berair dan turun. Yang tak kalah penting adalah proses pemanggangannya. Tidak boleh memakai suhu yang tinggi karena akan membuat kue cepat gosong sementara bagian dalamnya masih basah.
Suhu yang tepat berkisar 100 C sehingga bagian dalam kue kering demikian juga bagian luarnya. Warnanya tetap cantik, tidak gosong dan tidak mudah melempem. Teknik membuatnya ada beberapa versi. Cara Italia, memakai gula cair sebagai pengganti gula pasir. Sedangkan cara Swiss, putih telur dan gula dikocok sambil ditim sehingga mengembang.
Nah, apapun tekniknya, jika punya putih telur berlebih bisa diolah menjadi shuimpjes yang ringan,cantik dan manis. Warna, bentuk dan isinya bisa dipilih sesuai selera!
(Odi/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN