Palinglah Enak si Mangga Udang!

- detikFood Jumat, 25 Mar 2011 14:12 WIB
Jakarta - Mangga dari kawasan Toba ini memang lain daripada yang lain. Selain rasanya unik ukurannya juga mungil, namun dagingnya tebal dengan tekstur sedikit berserat dan renyah. Dijamin makan sebuah saja tak bakal cukup. Yuk, dicoba!

Jika berkunjung ke kota Medan terutama di kawasan Parapat, Sumatera Utara jangan lupa mencicipi mangga ini. Mangga mungil yang sering disebut dengan mangga udang ini banyak di daerah ini. Mulai dari di pasar-pasar hingga di pinggiran jalan raya, banyak pedagang yang menjajakan mangga udang.

Uniknya mangga udang ini juga banyak ditemui di kawasan pinggiran Jakarta dan Tangerang. Bahkan sempat diklaim sebagai mangga khas Betawi. Coba saja simak sayir lagu Jali-Jali ini, "palinglah enak si mangga udang hei sayang disayang pohonnya tinggi pohonnya tinggi buahnya jarang."

Mengapa disebut mangga udang? Konon bentuk mangga yang melingkar mirip badan udang dan mungil. Kira-kira sepertiga dari ukuran mangga biasa. Mangga udang ini memiliki warna kulit kuning oranye dan licin jika telah masak. Saat memilih cukup ditekan pelan dengan jari tangan, carilah yang tidak terlalu lembek agar tidak terlalu matang saat disantap.

Jangan takut masam rasanya, karena si penjual akan dengan senang hati mengiriskan mangga untuk dicicipi sebelum dibeli. Kulitnya yang tipis membuatnya sering diiris langsung bersama kulitnya. Warna daging mangga ini berwarna oranye cerah, dagingnya sedikit berserat dan cenderung manis dengans sensasi sedikit rasa masam. Mirip mangga gedong gincu tetapi lebih lembut rasanya. Rasanya segar enak!

Jika berada di Parapat harga mangga udang ini biasa dijual Rp 15.000,00 per kilo. Antara pedagang satu dan lainnya rata-rata dijual dengan harga yang sama, kecuali jika membelinya di kota Medan. Nah, mangga udang ini juga bisa dijadikan oleh-oleh yang unik dan khas jika berkunjung ke Medan.
(dev/Odi)