ADVERTISEMENT

Cermat Membeli Telur Ayam

- detikFood
Jumat, 03 Sep 2010 16:00 WIB
Jakarta - Telur ayam selalu jadi bahan makanan yang selalu diminati saat menjelang lebaran seperti sekarang ini. Harganya yang melambung kadang kadang membuat kita pusing. Ada baiknya mencermati kebutuhan telur ayam agar tidak berlebihan dalam membeli.

Menjelang lebaran, harga kebutuhan barang pokok pelan tapi pasti mengalami lonjakan. Tak terkecuali dengan telur, salah satu bahan pangan yang cukup di cari saat menjelang lebaran seperti sekarang ini. Ada baiknya cermati saat membeli telur di pasar, apalagi jika Anda membeli dalam jumlah yang besar. Salah-salah, telur yang sudah Anda beli rusak sehingga tidak bisa digunakan untuk membuat kue lebaran nanti.

Sebaiknya pilihlah telur ayam yang memiliki ukuran yang sama. Cangkang telur yang bersih, mulus, tidak retak menandakan telur masih dalam keadaan baik. Jika warna cangkang telur terlihat kusam dan keruh, bahkan timbul bintik-bintik hitam biasanya menandakan telur sudah lama oleh karenanya telur berjamur.

Jika Anda membeli telur dalam jumlah besar, pastikan Anda menyimpan telur dengan baik. Bersihkan telur dengan lap bersih, bukan melakukan pencucian. Telur yang sudah bersih bisa disimpan dalam wadah kering atau taruh dalam lemari es. Kalau disimpan dalam lemari es telur bisa tahan disimpan beberapa hari. Saat akan dipakai terutama untuk mmebuat kue, keluarkan dahulu agar bersuhu ruangan. Telur yang dingin bisa membuat kue tidak mengembang sempurna.

Sebelum digunakan, pecahkan telur dalam wadah terpisah sesuai jumlah yang diperlukan dalam resep. Hal ini untuk menghindari telur busuk tercampur dalam adonan. Dengan demikian hanya telur yang bagus mutunya yang bisa dicampurkan ke dalam adonan. Sebaiknya beli telur dalam keadaan segar dan baik serta sejumlah yang diperlukan. Hindari membeli telur dalam jumlah besar karena makin lama disimpan kondisi telur akan makin buruk.

(eka/Odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT