Di Sulawei Utara atau Manado ada beragam kue-kue enak terutama hasil adaptasi kuliner Belanda. Selain klapertaart, panada merupakan salah satu jenis kue yang populer. Ada yang bilang kue ini merupakan pengaruh kuliner Portugis juga karena bentuknya yang mirip pastel.
Kue khas Manado ini tak hanya aromanya yang wangi tetapi juga enak rasanya. Bentuknya nyaris mirip pastel namun dengan adonan kulit yang lebih tebal. Saat digigit kulitnya yang tebal terasa empuk dengan kejutan isi berupa suiran ikan cakalang yang pedas gurih menggoyang lidah!
Manado memang terkenal dengan ikan cakalangnya. Tak heran jika selain diolah sebagai masakan ikan ini juga dibuat variasi sebagai isian kue yaitu Panada. Tak hanya populer di kota asalnya, kue tradisional ini juga populer di kota lainnya di Indonesia termasuk Jakarta.
Meskipun bentuknya nyaris mirip dengan pastel dengan pilinan kulit di pinggirannya. Adonan kulit panada ini memakai adonan roti yaitu tepung dan ragi sehingga kulitnya lebih tebal. Sedangkan isinya memakai suiran ikan cakalang yang dibumbui dengan panpis. Bumbu panpis ini terbuat dari ikan cakalang yang dimasak dengan bawang merah, cabe merah, daun bawang, daun jeruk, dan kemangi.
Setelah suiran ikan cakalang dibungkus dengan kulit adonan dan dipilin pinggirannya. Nah, panada pun digoreng dengan minyak panas hingga warnanya cokelat keemasan. Panada paling enak dimakan saat dalam keadaan masih panas dengan aroma wangi yang menusuk-nusuk hidung. Biasanya jika membelinya di rumah makan Manado, panada akan digoreng saat dipesan saja.
Saat disayat dengan garpu suiran ikan yang pedas gurih dan padat ini menebarkan aroma yang sangat lezat. Lembutnya adonan roti bercampur dengan rasa gurih pedas suiran ikan cakalang. Sudah pasti rasanya olala... sedap nian!
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN