Labu parang buah yang identik dengan Halowen ini juga sangat populer saat bulan puasa seperti sekarang ini. Buahnya besar teksturnya mirip seperti blewah namun dengan kandungan air yang lebih sedikit. Rasanya mirip-mirip dengan ubi merah namun lebih empuk.
Labu parang biasanya dikolak sebagai pengganti ubi merah ataupun pisang yang kini makin melambung harganya. Rasanya tentu saja tak kalah enak dengan ubi merah, manis dan legit. Ternyata, buah yang bernama latin Cucurbita moschata ini tak hanya enak namun juga berkahasiat. Sebut saja membantu menyembuhkan gangguan ginjal dan radang ginjal, gangguan hati, kencing manis, dan juga memperlancar buang air besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kandungan cucurbitin dalam labu parang berfungsi membunuh cacing dalam usus, sedangkan sterol berfungsi sebagai antiradang (antiinflamatory), selenium dan mineral berfungsi sebagai antioksida dan antikanker yang aktif jika dikonsumsi oleh tubuh. Kandungan molybdenum pada labu parang mampu memusnahkan zat karsinogen (penyebab kanker) dan mengaktifkan daya regenerasi sel hati dan ginjal.
Selain dibuat kolak, labu parang ini juga enak dibuat pie, muffin, caken puding atau digoreng dengan tepung. Wah, ternyata tak hanya enak tapi juga kaya akan manfaat. Nah, tunggu apalagi? Segera manjakan keluarga Anda dengan makanan yang enak dan sehat selama Ramadhan.
(eka/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN