Belakangan ini orang mulai berhati-hati dalam mengkonsumsi abon sapi. Karena merebaknya isyu abon sapi yang dicampur dengan daging babi. Abon merupakan salah satu cara mengawetkan daging sapi yang dikenal sejak lama. Tambahan bumbu dan rempah membuat rasa daging enak dan tahan disimpan lama.
Hal inilah yang diterapkan dalam pengolahan daging ikan lele. Ikan lele tidak hanya enak digoreng atau dibuat pecak tetapi juga bisa diolah menjadi abon. Hal ini terutama karena daging ikan lele mengandung protein dan rendah lemak sehingga bisa dikonsumsi oleh mereka yang berdiet lemak.
Usaha kecil di daerah Majenang, Cilacap Jawa Tengah sudha mengembangkan industri pengolahan ikan lele. Daging ikan lele dibumbui seperti dendeng dengan ketumbar, merica putih, bawang putih dan garam serta gula. Setelah direbus dengan bumbu hingga meresap barulah digoreng kering.
Untuk mengurangi kadar minyak, daging lele dipres hingga seluruh minyaknya keluar dan tersisa serbuk halus kecokelatan. Rasanya manis gurih dengan aroma bawang dan ketumbar yang kuat. Ada pula yang dicampur dengan bawang merah goreng seperti lazimnya abon sapi.
Abole alias abon lele akhirnya dikemas dalam kemasan plastik yang bagus dan bersih dan diberi label. Jadi, setiap saat bisa dinikmati. Karena rasanya gurih enak maka abon ini cukup ditaburkan di atas nasi atau ketan hangat sudah jadi lauk yang sedap. Tiap 100 gram abole dijual seharga Rp 13.000,00. Bagaimana? Jika ragu dengan abon sapi beralih saja ke abon lele yang sedap ini!
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN