Serba-serbi Pemanis Alami Pengganti Gula Pasir, Mana yang Lebih Sehat?

Advertorial - detikFood
Jumat, 01 Apr 2022 00:00 WIB
adv_nutrifood
Sumber: shutterstock
Jakarta - Banyak bahan-bahan dari alam telah memiliki rasa manis atau disebut pemanis alami. Dengan sumber atau bahan baku bervariasi pemanis alami ini sering dijadikan pengganti gula pasir.

Nah, apakah benar semua pemanis alami lebih sehat dibanding gula pasir? Manakah yang paling cocok dijadikan pilihan lebih sehat? Berikut beberapa jenis pemanis alami!

1. Gula Tebu

Gula tebu adalah gula yang terbuat dari tanaman tebu atau Saccharum officinarum. Tanaman ini merupakan jenis tanaman rumput-rumputan yang tumbuh di daerah tropis, termasuk di Indonesia. Batang dari tanaman tebu mengandung sukrosa (jenis senyawa gula pada gula pasir) dalam konsentrasi yang tinggi.

Dalam proses pembuatannya, batang tebu dihancurkan untuk mendapatkan larutan sirup tebu yang kemudian dipanaskan hingga mengental dan terbentuk kristal gula. Gula tebu sendiri dapat diproses lebih lanjut sebagai salah satu bahan dasar pembuatan gula pasir.

2. Gula Bit

Selanjutnya adalah gula bit yang terbuat dari tanaman sugarbeet atau Beta vulgaris. Tanaman sugarbeetbiasa ditanam di daerah sub-tropis dengan suhu lebih sejuk, tetapi kini telah dikembangkan varietas baru sehingga dapat berkembang di daerah tropis dengan suhu panas.

Sama seperti batang tebu, tanaman sugarbeet banyak mengandung sukrosa. Itu sebabnya tanaman sugarbeet merupakan bahan baku gula pasir terbesar kedua setelah tanaman tebu.

3. Gula Batu

Gula batu merupakan gula berbentuk kristal bening berukuran besar berwarna putih atau kuning kecoklatan. Gula batu ini dibuat dari larutan gula jenuh yang mengalami proses kristalisasi secara lambat. Karena umum terbuat dari gula pasir, gula batu memiliki komposisi kimiawi yang sama dengan gula pasir.

Akan tetapi secara rasa gula batu tidak semanis gula pasir karena adanya air di dalam kristal. Meski memiliki tingkat kemanisan yang lebih rendah dibandingkan gula pasir, kalori per sendok teh dari gula batu justru lebih besar dari gula pasir.

4. Gula Aren

Gula aren atau dikenal pula sebagai gula palma dan nipah didapatkan dari nira tanaman aren atau nipah. Gula ini memiliki aroma dan warna yang khas sehingga disukai bahkan digunakan pada pembuatan makanan hingga cemilan tradisional.

Meskipun tampak berbeda dengan gula pasir biasa, gula aren sesungguhnya juga memiliki kandungan sukrosa yang tinggi. Dikutip dari Journal of Wetlands Environmental Management, berdasarkan sebuah riset di Lampung menunjukkan bahwa gula aren tergranulasi ternyata mengandung 75-88% sukrosa.

5. Gula Stevia

Terakhir yaitu gula stevia yang merupakan pemanis terbuat dari tanaman Stevia rebaudiana. Ini salah satu tanaman tradisional yang sudah banyak digunakan oleh masyarakat daerah Paraguay dan Brasil sejak masa lalu.

Daun stevia mengandung senyawa yang memiliki rasa sangat manis sehingga gula stevia memiliki tingkat kemanisan yang tinggi (sekitar 100-200 kali gula pasir). Itu sebabnya penggunaannya cukup sedikit untuk mendapatkan rasa manis yang diinginkan. Gula stevia juga tidak mengandung kalori dan tidak menyebabkan kenaikan kadar gula darah saat dikonsumsi.

Mana yang paling sesuai untuk pola hidup sehat?

Dapat disimpulkan bahwa ternyata banyak dari pemanis alami yang sesungguhnya juga mengandung sukrosa yaitu senyawa gula yang terkandung di gula pasir. Kandungan kalori pada berbagai macam gula-gula ini juga termasuk tinggi, dan tanpa diimbangi kandungan nutrisi yang baik. Jika dikonsumsi berlebihan dapat menyumbang asupan kalori berlebih dan berkaitan dengan masalah berat badan.

Namun, ada satu jenis pemanis alami yang berbeda yaitu gula stevia. Gula stevia memiliki tingkat kemanisan yang sangat tinggi sehingga cukup ditambahkan sedikit saja, tidak mengandung kalori, dan tidak menyebabkan kenaikan kadar gula darah setelah konsumsi. Maka dari itu, gula stevia cocok dikonsumsi sebagai pilihan yang lebih sehat.

Sebagai pemanis, gula stevia juga sudah dinyatakan aman dan banyak digunakan di berbagai negara termasuk Jepang, Korea, China, Asia Tenggara, dan Amerika Selatan pada berbagai macam produk (seperti minuman, permen, acar sayuran, dan produk makanan laut).

Ingin mendapatkan rasa manis lebih sehat dari gula stevia? Kamu bisa mencoba pemanis rendah kalori Tropicana Slim Stevia yang merupakan gula nol kalori alami dari daun stevia. Tropicana Slim Stevia juga bebas gula dan cocok untuk penderita diabetes. Yuk pilih Tropicana Slim Stevia untuk dapatkan rasa manis alami dan tentunya lebih sehat!

(adv/adv)