Jumat, 13/07/2012 08:32 WIB
Wuih Sedapnya, Kering Jengkol Plus Gepuk Beralas Daun Pisang
Minyak, Emulsi dan Lemak
- TRHPO
- FORTUNE FRYING
- DENOIL
Restoran
Rumah Potong Hewan
Foto: www.detikfood.com
Jakarta - Di saat udara dingin, perut sangat lapar rasanya makanan yang alami menjadi santapan mantap. Tempatnya nyaman. Ada ikan goreng atau bakar, aneka sambal, tutut, sate pusut, gepuk, ayam goreng plus beragam sambal segar yang pedas menggigit. Hmm... top enaknya!
Di kawasan jalan Citarum Bandung selain strategis juga selalu ramai disambangi orang. Maklum saja beragam rumah makan ada di seputaran jalan ini. Termasuk resto Alas Daun yang baru dibuka 6 bulan silam. Lambang daun pisang berwarna hijau menjadi simbol resto berkonsep tradisional ini.
Kalau ingin mengisi perut dengan nikmat, rasanya resto ini pas jadi tujuan. Setelah mendapat nomor meja tamu akan diminta langsung menuju dapur terbuka yang ada di bagian belakang. Berderet puluhan lauk bisa dipilih langsung. Bingung? Memang itu yang banyak dialami pengunjung apalagi jika perut lapar sekali.
Di bagian depan berderet wadah berisi aneka ikan segar, bawal,kakap, ekor kuning, baronang yang sudah dibersihkan yang bisa dipilih langsung untuk digoreng atau dibakar. Pilihan lauk lainnya, ayam goreng, gepuk, cumi asin, jambal roti, tempe dan tahu kuning, babat, paru, sate telur, sate udang, sate usus dan lain-lain.
Lauk tumisannya juga tak kalah mengoda, tutut, tumis jamur kuping, tumis jamur tiram, perkedel jagung, perkedel kentang, tumis bunga pepaya, tumis balkutak (sotong berikut tintanya), uleketeuk leunca , dan lain-lain. Ada 3 jenis sambal, sambal terasi, sambal cabai hijau dan sambal cabai goreng berikut lalapan segar yang bisa diambil sendiri. Sedangkan karedok diuleg langsung di atas cobek besar.
Akhirnya kering jengkol, sate pusut daging, ayam goreng, tahu tempe goreng, gepuk, 3 jenis sambal plus lalapan jadi pilihan. Di bagian depan ada counter aneka bubur dan otak-otak ikan tenggiri. Setelah duduk, langsung di depan meja diberi sepotong daun pisang. Pelayanpun menaruh nasi langsung ke atas daun pisang yang dipakai sebagai pengganti piring.
Makan gaya alami ini mirip dengan makan gaya menghibung (makan bersama dengan tangan). Tak jauh berbeda karena lauk-pauk juga dinikmati bersama. Tentu saja paling afdol pakai tangan. Karenanya disediakan wastafel di berbagai sudut rumah makan.
Cocolan pertama sambal hijau yang dibuatdari cabai hijau segar dan sedikit kencur langsung terasa menyengat. Untung saja gepuk yang empuk gurih sedikit manis sehingga terasa berimbang. Sate pusut dagingnya terasa kuat bumbu bawang dan cabainya. Ayam gorengnya gurih dan yang paling istimewa justru kering jengkol.
Selintas mirip kering kentang, jengkol diiris tipis halus dan kecil, diaduk dengan adonan gula dan bawang seperti kering tempe. Renyah, crunchy dan manis. Sayang sekali sambal mangganya terasa agak manis karena mangga terlalu masak.
Harga makanan di resto ini tak terlalu mahal apalagi lauk bisa dimakan beramai-ramai. Bekisar dari Rp. 3.000,00 sampai Rp. 10.000,00, khusu untuk ikan segar tergantung ukuran bisa sekitar Rp.45.000,00. Kalau lapar berat dan ingin makan yang asyik, mampir saja ke sini. Berebut lauk, sambal dan lalap, menyuap nasi sambil kepedasan, huah... huah... asyiknya!
Rumah Makan Alas Daun
Jl Citarum No. 34
Bandung
Telepon : 022-7231101, 022-77888889
(odi/dev)
Di kawasan jalan Citarum Bandung selain strategis juga selalu ramai disambangi orang. Maklum saja beragam rumah makan ada di seputaran jalan ini. Termasuk resto Alas Daun yang baru dibuka 6 bulan silam. Lambang daun pisang berwarna hijau menjadi simbol resto berkonsep tradisional ini.
Kalau ingin mengisi perut dengan nikmat, rasanya resto ini pas jadi tujuan. Setelah mendapat nomor meja tamu akan diminta langsung menuju dapur terbuka yang ada di bagian belakang. Berderet puluhan lauk bisa dipilih langsung. Bingung? Memang itu yang banyak dialami pengunjung apalagi jika perut lapar sekali.
Di bagian depan berderet wadah berisi aneka ikan segar, bawal,kakap, ekor kuning, baronang yang sudah dibersihkan yang bisa dipilih langsung untuk digoreng atau dibakar. Pilihan lauk lainnya, ayam goreng, gepuk, cumi asin, jambal roti, tempe dan tahu kuning, babat, paru, sate telur, sate udang, sate usus dan lain-lain.
Lauk tumisannya juga tak kalah mengoda, tutut, tumis jamur kuping, tumis jamur tiram, perkedel jagung, perkedel kentang, tumis bunga pepaya, tumis balkutak (sotong berikut tintanya), uleketeuk leunca , dan lain-lain. Ada 3 jenis sambal, sambal terasi, sambal cabai hijau dan sambal cabai goreng berikut lalapan segar yang bisa diambil sendiri. Sedangkan karedok diuleg langsung di atas cobek besar.
Akhirnya kering jengkol, sate pusut daging, ayam goreng, tahu tempe goreng, gepuk, 3 jenis sambal plus lalapan jadi pilihan. Di bagian depan ada counter aneka bubur dan otak-otak ikan tenggiri. Setelah duduk, langsung di depan meja diberi sepotong daun pisang. Pelayanpun menaruh nasi langsung ke atas daun pisang yang dipakai sebagai pengganti piring.
Makan gaya alami ini mirip dengan makan gaya menghibung (makan bersama dengan tangan). Tak jauh berbeda karena lauk-pauk juga dinikmati bersama. Tentu saja paling afdol pakai tangan. Karenanya disediakan wastafel di berbagai sudut rumah makan.
Cocolan pertama sambal hijau yang dibuatdari cabai hijau segar dan sedikit kencur langsung terasa menyengat. Untung saja gepuk yang empuk gurih sedikit manis sehingga terasa berimbang. Sate pusut dagingnya terasa kuat bumbu bawang dan cabainya. Ayam gorengnya gurih dan yang paling istimewa justru kering jengkol.
Selintas mirip kering kentang, jengkol diiris tipis halus dan kecil, diaduk dengan adonan gula dan bawang seperti kering tempe. Renyah, crunchy dan manis. Sayang sekali sambal mangganya terasa agak manis karena mangga terlalu masak.
Harga makanan di resto ini tak terlalu mahal apalagi lauk bisa dimakan beramai-ramai. Bekisar dari Rp. 3.000,00 sampai Rp. 10.000,00, khusu untuk ikan segar tergantung ukuran bisa sekitar Rp.45.000,00. Kalau lapar berat dan ingin makan yang asyik, mampir saja ke sini. Berebut lauk, sambal dan lalap, menyuap nasi sambil kepedasan, huah... huah... asyiknya!
Rumah Makan Alas Daun
Jl Citarum No. 34
Bandung
Telepon : 022-7231101, 022-77888889
(odi/dev)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Jumat, 24/05/2013 07:07 WIB
Apa Menu Sarapan Orang Filipina dan Vietnam?
-
Jumat, 24/05/2013 06:44 WIB
Sempat Dilarang, Akhirnya World Nutella Day Kembali Digelar
-
Jumat, 24/05/2013 06:31 WIB
Secangkir Teh Susu Hangat, Untuk Pemicu Energi di Pagi Hari
-
Kamis, 23/05/2013 18:04 WIB
Hati-hati, Kemasan Plastik Sebabkan Tekanan Darah Tinggi pada Anak
-
Kamis, 23/05/2013 17:34 WIB
Ketagihan Cumi Bakar Mantap Buatan Bagan Seafood!
-
Jumat, 24/05/2013 07:07 WIB
Apa Menu Sarapan Orang Filipina dan Vietnam?
-
Jumat, 24/05/2013 06:44 WIB
Sempat Dilarang, Akhirnya World Nutella Day Kembali Digelar
-
Jumat, 24/05/2013 06:31 WIB
Secangkir Teh Susu Hangat, Untuk Pemicu Energi di Pagi Hari
-
Kamis, 23/05/2013 18:04 WIB
Hati-hati, Kemasan Plastik Sebabkan Tekanan Darah Tinggi pada Anak
-
Kamis, 23/05/2013 12:53 WIB
Suara Rusak karena Pecahan Kaca di Sandwich, Penyanyi Tuntut McDonald's
-
Kamis, 23/05/2013 13:59 WIB
Konsumsi Susu pada Wanita Pengaruhi IQ Anak yang Dilahirkan
-
Kamis, 23/05/2013 10:07 WIB
Lakukan 5 Langkah Ini Jika Mengalami Keracunan Makanan
-
Kamis, 23/05/2013 09:06 WIB
Apakah Anda Sering Makan Terlalu Cepat dan Ngemil Saat Sibuk?
-
Kamis, 23/05/2013 17:34 WIB
Ketagihan Cumi Bakar Mantap Buatan Bagan Seafood!
-
Kamis, 23/05/2013 12:14 WIB
Mau Makan Pasta Enak dan Sehat? Racik dengan Trik Ini!
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
1 Komentar
Must Read
close
-
Kamis, 23/05/2013 15:17 WIB
Ingin Punya Kuku Sehat? Konsumsi Strawberry dan Susu Kedelai
-
Kamis, 23/05/2013 12:14 WIB
Mau Makan Pasta Enak dan Sehat? Racik dengan Trik Ini!
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Selain ikan, udang juga cumi, jenis hasil laut lain yang populer adalah rumput laut. Jenis rumput laut yang sering digunakan antara lain; wakame, nori dan kombu. Masing-masing punya nutrisi tinggi dan membuat masakan punya cita rasa lebih lezat.









