Kupat Glabed Pak Makhali di Tegal Bertahan 3 Generasi Sejak 1950

Kupat Glabed Pak Makhali di Tegal Bertahan 3 Generasi Sejak 1950

Yenny Mustika Sari - detikFood
Kamis, 19 Mar 2026 18:00 WIB
Kupat Glabed Pak Mukhali yang legendaris sejak 1950
Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom
Jakarta -

Jika mudik ke Tegal, kamu bisa kulineran di sekitar alun-alun. Ada tempat makan kupat glabed legendaris sejak 1950. Tempat makan ini bertahan hingga 3 generasi lho!

Kalau sedang mudik ke Tegal, Jawa Tengah, kamu bisa mencoba aneka kuliner populer. Salah satunya ada kupat glabed yang merupakan sajian ketupat berkuah sayur tempe yang kental gurih.

Banyak tempat makan kupat glabed terkenal di Tegal. Untuk yang legendaris, ada Kupat Glabed Pak Makhali yang lokasinya hidden gem, tak jauh dari area alun-alun atau stasiun Tegal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdiri Sejak 1950

Kupat Glabed Pak Mukhali yang legendaris sejak 1950Kupat Glabed Pak Mukhali yang legendaris sejak 1950 Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

Kupat Glabed Pak Makhali sudah berdiri sejak 1950. Kini diteruskan oleh generasi ketiga, yaitu sang cucu, Fitri.

"Ini generasi ketiga, dari bapak Makhali jualannya depan-depan Masjid Agung. Terus pindah ke sini pada 1980," ujar Fitri kepada detikFood (1/3/2026).

ADVERTISEMENT

Meski sudah dijalankan oleh 3 generasi, tempat makan kupat glabed ini masih berupa warung sederhana. Lokasinya juga bisa disebut tersembunyi karena berada di area belakang penjual reparasi motor.

Sajikan Kupat Glabed Autentik

Kupat Glabed Pak Mukhali yang legendaris sejak 1950Kupat Glabed Pak Mukhali yang legendaris sejak 1950 Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

Kata 'glabed' dalam bahas Tegal berarti 'kental' atau 'mlekoh'. Ini sesuai dengan sajian kupat glabed yang memang disajikan dengan kuah kental gurih.

Seporsi sajian kupat glabed terdiri atas ketupat yang dimasak dengan irsan kunyit untuk mempercantik tampilannya. Selain itu, disiram dengan kuah kental gurih yang dimasak bersama sayur tempe.

Selain itu, kamu juga bisa memesan dengan tingkatan pedas sesuai selera. Kamu juga bisa menambahkan kerupuk mie remah hingga lauk aneka sate.

Harga per porsinya dibandeorl Rp 18.000-an. Harga tak begitu mahal, tapi sangat memuaskan selera.

Tawarkan 2 Jenis Sate

Kupat glabed biasanya dilengkapi dengan sajian sate blengong. Namun, racikan Pak Makhali ini menawarkan sajian sate yang berbeda, yaitu sate kerang dan sate kepala kambing.

Sajian sate itu dibanderol harga Rp 5.000 per tusuk. Satenya disajikan basah dengan racikan bumbu rempah agar gurih pedas. Dari keduanya, detikFood lebih menyukai sate daging kepala kambing yang sedap.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Santai Bareng Keluarga di Rumah Makan dengan Suasana Perkampungan"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads