Bagi pencinta kuliner Betawi, nama Nasi Uduk Ibu Enin tentu tak terdengar asing. Kedai kaki lima legendaris ini sudah eksis sejak 1970-an dan hingga kini tetap laris manis diburu pelanggan.
Berlokasi di Jalan Gunung Sahari XI, Jakarta Pusat, Nasi Uduk Ibu Enin bahkan sempat viral karena sistem pembeliannya yang tak biasa. Pengunjung disarankan untuk melakukan pemesanan terlebih dahulu jika ingin mencicipi seporsi nasi uduk dengan ayam gorengnya yang enak.
Meski harus mengantre, cita rasa nasi uduk yang konsisten, porsi mengenyangkan, serta bumbu kacang khas membuat banyak orang rela menunggu demi seporsi kelezatan legendaris ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut menu nasi uduk dan ayam goreng spesial ala Ibu Enin yang jadi favorit sejak 1970-an:
1. Berawal dari Pikulan
Nasi Uduk Ibu Enin Legendaris dari Tahun 1970-an di Gunung Sahari, Jakpus. Foto: detikFood |
Nasi Uduk Ayam Ibu Enin sudah terkenal sejak dulu, bahkan jauh sebelum warung makan ini viral diliput oleh food vlogger dan ramai di media sosial. Menurut Iing Suwandi, generasi kedua dari Nasi Uduk Ayam Ibu Enin, warung makan ini sudah melalui perjalanan panjang.
"Jadi saya membantu istri saya, untuk meneruskan usaha dari mertua saya ini, yaitu Ibu Enin. Kalau dulu, Ibu Enin itu jualan nasi uduk dari dipikul pada tahun 1970-an. Sistemnya masih keliling tapi memang sudah di sekitar Gunung Sahari," ungkap Iing ketika diwawancarai detikFood (04/02/2026).
Warung tenda sederhana di Nasi Uduk Ibu Enin. Foto: detikFood |
Dari pikulan, pelanggan setia nasi uduk racikan Bu Enin ini semakin bertambah, sampai akhirnya mulai menetap dan buka warung tenda yang bertahan sampai sekarang.
2. Ludes Terjual dalam Hitungan Jam
Nasi Uduk Ibu Enin Legendaris dari Tahun 1970-an di Gunung Sahari, Jakpus. Foto: detikFood |
"Sebelum adanya media sosial dan food vlogger yang liput, alhamdulilah warung nasi uduk ini sudah ramai sejak dulu. Tapi karena sekarang viral, jadi pelanggannya bukan warga sekitar saja tapi dari mana-mana," lanjut Iing.
Untuk itu Iing membuka sistem pemesanan lebih dulu, bisa H-1 atau di pagi hari, karena warung nasi uduk ini baru buka jam 4 sore. Karena biasanya nasi uduk dan ayam goreng di sini habis terjual dalam waktu 2-3 jam saja.
Nasi Uduk Ibu Enin yang menggunung. Foto: detikFood |
"Agar tidak kehabisan, kami sarankan untuk pesan via WhatsApp. Tapi kalau memang stoknya masih banyak dan masih ada, datang langsung ke sini juga boleh," lanjut Iing.
Bahkan kini warung Nasi Uduk Ayam Ibu Enin sudah punya kios kecil yang digunakan untuk pembeli yang mau makan di tempat. Jadi suasananya lebih nyaman dan tidak perlu berdesak-desakan.
3. Racikan Ayam Goreng yang Khas
Ayam Goreng Bu Enin Foto: detikFood |
Nasi Uduk Ayam Goreng Bu Enin dikenal berkat menu ayam goreng kampung yang konsisten dan enak. IIng menyebut ayam kampung dipilih karena rasanya lebih gurih dibanding ayam negeri atau broiler.
Sejak awal berjualan, Bu Enin hanya menggunakan ayam kampung dan mempertahankan pemasok yang sama selama puluhan tahun demi menjaga kualitas rasa. Ayam goreng di sini diolah dengan bumbu ungkep kuning yang racikannya sederhana, seperti bumbu kuning pada umumnya.
Racikan Ayam Goreng yang Khas cdi Nasi Uduk Ibu Enin. Foto: detikFood |
Proses ungkep dilakukan sekitar 1,5 jam sebelum ayam digoreng hingga garing. Hasilnya, kulit ayam terasa renyah dengan warna kuning berempah, sementara dagingnya tetap lembut dan tidak kering. Racikan bumbu inilah yang membuat ayam goreng Bu Enin selalu diburu pelanggan setia.
4. Nasi Uduk sampai Acar Enak
Racikan dua sambal di Nasi Uduk Ibu Enin. Foto: detikFood |
Ada lebih dari 40 ekor ayam kampung yang dijual di sini setiap harinya, lengkap dengan beras sebanyak 15 liter untuk diolah jadi nasi uduk.
"Bumbu atau rempahnya sama saja, tidak ada yang beda. Cuma santan yang dipakai lebih banyak, agar aromanya itu harum dan rasanya enak gurih," sambung Iing.
Acar favorit di Nasi Uduk Ibu Enin. Foto: detikFood |
Menurutnya, justru yang membuat pelanggan kembali lagi ke sini karena racikan sambal kacang, sambal merah, dan acar timun bawang yang segar.
"Untuk sambal kacang, kita pakai kacang tanah 100%. Kemudian pedasnya itu dari sambal merah, tidak pakai terasi ya. Jadi cuma tomat sama cabai keriting merah, lalu disajikan sama acarnya. Malah, acarnya yang diburu dan selalu habis duluan setiap hari," sambung Iing.
5. Rasa Nasi Uduk dan Ayam Goreng Konsisten
Nasi Uduk Ibu Enin Foto: detikFood |
Masalah rasa, nasi uduk di sini memang lebih harum dan rasanya lebih gurih tanpa tambahan apapun. Seporsi nasi uduk dihargai Rp 10.000, dilengkapi dengan kerupuk ikan premium yang jadi ciri khasnya.
Sementara untuk ayam gorengnya, rasanya gurih sedap dari bumbu ungkepannya yang menyerap sampai ke bagian dalam. Meski pakai ayam kampung, tapi daging ayamnya tidak keras atau alot.
Menu pelengkap seperti tahu dan tempe di Nasi Uduk Ibu Enin. Foto: detikFood |
Jangan lupa makan nasi uduk dengan kombinasi sambal dan acarnya yang dijamin bikin nafsu makan bertambah. Harganya juga masih terjangkau, untuk ayam goreng dihargai Rp 22.000 per potong, sementara menu pelengkap seperti tahu dan tempe harganya Rp 3.000, lalu ada ati ampela di harga Rp 7.000.
Jika ingin mampir atau cicip nasi uduk ini, bisa hubungi nomor WhatsApp 08158964446. Kamu bisa pesan lebih dulu agar tidak kehabisan.











KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN