Jakarta - Cuaca yang mendung akhir-akhir ini memang bisa mengundang banjir. Meskipun diterpa hujan gerimis dan udara sejuk dingin saat berada di Sukabumi kami justru mencari 'banjir'. Yang satu ini hanya dijajakan di daerah pecinan Sukabumi. Gurih pulen dengan pelengkap 20 jenis lauk. Rasanya bukan hanya heboh tetapi komplit banget!Jalan-jalan menyusuri daerah kota Sukabumi membawa kami ke pasar yang berujung di Jalan Pejagalan. Konon, di daerah pecinan ini banyak makanan enak. Tidak salah karena deretan nama warung yang ada di sepanjang jalan sudah menggoda. Dari lo mi, soto mi, nasi goreng, nasi komplet ala Sunda sampai aneka satai. Belum lagi tebaran pedagang buah segar di seputar pasar. Menurut seorang teman, di dekat klenteng di Jl. Pejagalan, ada penjaja nasi kuning banjir yang enak dan harus dicoba. Ternyata tak sulit mencari penjaja nasi ini. Tukang parkir yang ramah langsung memberi info komplet tempat mangkal barikut jam bukanya. Mendengar namanya banjir, otomatis terbayang nasi kuning yang disiram kuah banyak. Bukankah banjir identik dengan air? Menjelang pukul 16.00 kami sudah tiba di gerobak bu Kusmiati, yang ada di depan toko Dwijaya. Gerobak sudah dibuka, di sisi kanan ada kukusan berisi nasi kuning yang ditutup kukusan bamboo. Sementara di bagian tengah gerobak berjajar kotak-kotak plastik berisi aneka jenis lauk-pauk. Untuk mengobati rasa penasaran, segera kami memesan 1 bungkus nasi kuning banjir. Dengan cekatan bu Kusmiati menaruh nasi kuning di selembar kertas cokelat berlapis plastik. "Biasanya ini dialaskan daun pisang mbak tapi karena tadi kehabisan jadi penggantinya kertas cokelat ini saja" demikian penjelasan Ibu Kusmiati. Mulailah beragam lauk ditaruh sebagai 'topping'. Mulai dari tumis labu siam, tumis buncis, balado telor, semur jengkol, semur tahu dan telur, empal gepuk, acar kuning, sambal goring, tumis pare, ayam goreng, ikan goreng, kering tempe, tumis kikil sampai kaldu ayam. Nah lho! Nasi kuning sudah 'lenyap' ditelan si-topping. Sebagai pelengkap emping gorengpun ditaburkan di atasnya. Agaknya mbel-embel "banjir" di belakang nama nasi kuning yang terkenal itu dimaksudkan karena banyaknya topping yang menghiasinya. Untuk pilihan lauk-pauk, tentu saja pembeli boleh memilih sesuai selera, tetapi biasanya akan lebih dari 10 jenis lauk yang dipilih. Meskipun semua serba sedikit akhirnya jadi komplet juga!Tanpa menunggu lama, segera kami mencicip nasi kuningnya. Hmm...pulen dan lembut plus gurih rasanya. Aroma wangi kunyit dan pandan tercium kuat. Yang menarik dari aneka lauk-pauk, ada tambahan irisan sawi asin. Sedikit pengaruh kuliner Cina ikut menyemarakkan rasa nasi kuning ini. Semua rasa, mulai dari asin, manis, asam, pedas, gurih sampai pahit ada di nasi kuning banjir ini. Rasa manis bisa dirasakan dari kering tempe yang legit dan renyah serta semur tahu yang manis-manis gurih. Rasa asam terdapat pada acar kuning yang timun dan wortelnya terasa segar dengan rasa sedikit manis ini. Untuk asin bisa didapatkan dari tumis buncis, tumis labu. Selain itu bisa didapatkan dari empal gepuk yang renyah, empuk serta krenyes-krenyes. Bagaimana dengan pedas dan pahit? Balado telur dengan tampilan yang tampak kemerahan dengan balutan cabai merah memberi rasa pedas yang menggigit. Untuk rasa pahit bisa didapat dari tumis pare yang berwarna hijau segar. Namun dengan kelihaian serta ketrampilan Bu Kusmiati (49), tumis pare ini tidak sepahit yang Anda bayangkan. Justru terasa segar dan sedikit pedas karena cabai hijau di dalamnya. Pokoknya aneka macam rasa yang terdapat pada nasi kuning banjir ini bisa membuat mata "melek" dengan rasa yang raos pisan euy....Jangan berpikiran bahwa dengan banyaknya lauk yang terdapat pada nasi kuning ini membuat harganya melambung tinggi. Buang jauh-jauh pikiran Anda itu, karena hanya dengan Rp 6000,00 saja satu porsi nasi kuning yang banjir lauk ini bisa Anda cicip. Jadi jika Anda kebetulan pulang kampung atau sekedar singgah ke Sukabumi jangan lupa untuk mencicip nasi kuning banjir ini. Bisa dimakan di tempat atau dibungkus buat bekal saat perjalanan pulang ke Jakarta!Nasi Kuning BanjirJln. Pejagalan n. 5B - depan Toko Dwijaya, SukabumiBuka dari pukul 16:00 - 22:00 wib
(lil/)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN