Warung Sate Bang War: Jajan Sete Kambing ala Bogor Racikan Mendiang Bang War

Riska Fitria - detikFood Selasa, 15 Okt 2019 17:00 WIB
Foto: dok. detikFood Foto: dok. detikFood
Jakarta - Warung Sate Bang War sudah kondang sejak 16 tahun silam. Meski berada di dalam perkampungan sate kambingnya terkenal empuk tanpa bau prengus.

Dikatakan berada dalam perkampungan karena lokasi Warung Sate Bang War ini ada di antara rumah-rumah di kawasan Setiabudi. Meskipun begitu, warung ini selalu jadi tujuan penggemar sate kambing di malam hari.

Sesuai namanya, Warung Sate Bang War ini merupakan usaha milik Bang War yang berdiri buka sejak tahun 2003. Lokasinya tak pernah berubah. Demikian juga dengan kelezatan sate kambingnya. Sayangnya, belum lama ini Bang War telah berpulang pada (23/08/19).
Warung Sate Bang War: Jajan Sete Kambing ala Bogor Racikan Mendiang Bang WarFoto: dok. detikFood

Meski sang pendiri telah tiada, Warung Sate Bang War ini tetap menjalankan warisan dari mendiang Bang War. Warisan tersebut ada pada racikan sate kambing yang terkenal empuk, juicy tanpa bau prengus sedikit pun.

Kini, Warung Sate Bang War dikelola oleh Istri dan anak Bang War. Warungnya tak begitu luas, hanya mampu menampung sekitar 10 sampai 15 pengunjung. tetapi tiap malam silih berganti pelanggan nyate kambing di sini.

Warung ini menawarkan menu Sate Kambing, Sate Ayam, dan Sop Kambing khas Bogor yang bisa dipadukan dengan nasi putih hangat atau lontong.
Warung Sate Bang War: Jajan Sete Kambing ala Bogor Racikan Mendiang Bang WarFoto: dok. detikFood

"Sate ini khas Bogor, yang membedakan dengan sate kambing dari daerah lain itu, di sini lebih dominan bumbu kecapnya," tutur Fajri, anak dari mendiang Bang War.

Kami pun tentu ingin membuktikan kelezatan Sate Kambing (Rp. 35.000) andalan dan favorit pengunjung warung ini. Satu porsi sate kambing berisi 10 tusuk sate dengan potongan daging yang lumayan besar.

Benar saja, Sate Kambing tersebut disajikan dengan bumbu kecap yang sangat banyak. Ditambah dengan irisan rawit hijau, bawang merah, tomat dan taburan bawang goreng yang renyah dan berlimpah.
Warung Sate Bang War: Jajan Sete Kambing ala Bogor Racikan Mendiang Bang WarFoto: dok. detikFood

Tampilannya sangat cantik dan berwarna karena irisan bumbu- bumbu, sehingga membuat tak sabar untuk menyantapnya. Semakin segar dengan kucuran jeruk limo yang meresap hingga ke daging satenya.

Saat sate hampir mendarat di mulut, langsung tercium kuat aroma gurih dari daging satenya. Ketika digigit, teksturnya sangat empuk juicy dan dapat dikunyah dengan mudah. Sate Kambing di sini sepenuhnya menggunakan daging dan hanya sedikit lemak.

Tak hanya empuk, bumbu kecapnya juga meresap hingga ke lapisan dalam pada daging satenya. Tak seperti sate kambing yang umumnya dibakar polos tanpa bumbu. Saat dibakar sate lebih dulu dibumbui dengan bumbu kacang, kemudian dibakar setengah matang. Setelah itu, dibaluri dengan bumbu kecap lalu dibakar lagi hingga matang. Ketika dihidangkan, sate kambing tersebut dibumbui dengan bumbu kecap lagi.
Warung Sate Bang War: Jajan Sete Kambing ala Bogor Racikan Mendiang Bang WarFoto: dok. detikFood

"Dari dulu, bapak bakar satenya emang bolak-balik dibumbui terus dibakar lagi, jadi sampai bumbunya benar-benar meresap," jelas Fajri sambil membersihkan meja sisa pengunjung.

Puas menyantap Sate Kambing, kami juga menjajal Sop Kambing (Rp. 32.000). Semangkuk Sop Kambing ini terdiri dari daging kambing, tomat, dan emping yang diguyur dengan kuah kaldu bening. Tampilan kuahnya sedikit keruh dengan jejak minyak di atas permukaannya.

Kemudian, kuah kaldu tersebut juga ditambah dengan campuran penyedap seperti daun bawang dan seledri sehingga rasanya yang gurih dan segar sekaligus.
Warung Sate Bang War: Jajan Sete Kambing ala Bogor Racikan Mendiang Bang WarFoto: dok. detikFood

Potongan daging kambingnya terbilang royal dan banyak. Sama seperti satenya, yang mana daging kambing di sop ini terasa empuk dan mudah digigit juga tak meninggalkan bau prengus seperti kebanyakan sop kambing lainnya.

Ternyata yang membuat daging kambing terasa empuk adalah sebelum diolah menjadi sate dan sop, daging kambing tersebut lebih dulu direndam menggunakan buah nanas. Selain membuat teksturnya empuk, campuran nanas tersebut juga bisa menambah cita rasa segar.
Warung Sate Bang War: Jajan Sete Kambing ala Bogor Racikan Mendiang Bang WarFoto: dok. detikFood

Daging kambing yang digunakan juga merupakan daging kambing pilihan. Dari kambing yang masih berusia muda. Setiap hari, Warung Sate Bang War bisa menghabiskan sekitar 2 ekor kambing.

Jika mau pesan menu Sop Kambing disarankan untuk datang lebih awal, karena menu tersebut merupakan menu yang paling cepat habis dibandingkan dengan satenya. Warung ini mulai beroperasi sore hari, yaitu pukul 17.00 sampai dengan pukul 22.00 WIB. Yuk, nyate kambing di sini!

Warung Sate Bang War
Jl. Anggrek II. No.5, Kuningan
Setiabudi, Jakarta Selatan
Telepon: 085719495499

Simak Video "Empuk Juicy Sate Kambing Khas Bogor ala Bang War"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)