Sroto Braling Ibu Ice: Sluurp! Sedapnya Soto Banyumas yang Gurih Pedas

Riska Fitria - detikFood Rabu, 09 Okt 2019 16:00 WIB
Foto: dok. detikFood Foto: dok. detikFood
Jakarta - Racikan soto khas Sokaraja atau Banyumas ini dikenal dengan nama sroto. Kuahnya bening dengan isian daging komplet.

Sroto merupakan sebutan untuk soto khas Banyumas dan Purbalingga. Oleh karena itu sroto sering disebut dengan sebutan 'Stroto Braling' yang mana kata 'Braling' merupakan singkatan dari Banyumas dan Purbalingga. Ada pula yang menyebut sroto sebagai soto khas Sokaraja.

Seperti warung tenda yang memiliki nama Sroto Braling Ibu Ice ini. Warung sederhana ini berada di kawasan Pasar Mencos, Setiabudi. Meski terbilang baru, tetapi warung ini lumayan populer, apalagi kalau bukan karena racikan sroto yang unik dan sedap. Di sore hari sore menjelang malam, kawasan Pasar Mencos tersebut mulai diramaikan dengan warung tenda makanan khas daerah.

Sroto Braling Ibu Ice: Sluurp! Sedapnya Soto Banyumas yang Gurih PedasFoto: dok. detikFood

"Jualan sroto baru sekitar satu tahunan sih, dulunya cuma jualan di rumah. Tapi karena rumah ada di gang, jadi pindah aja ke tempat yang lebih strategis, biar bisa menarik perhatian calon pembeli," tutur Amin, putra Ibu Ice yang ikut membantu di warung pada detikcom.

Tak banyak warung sroto di sekitar Jakarta. Tertarik untuk mencoba, kami pun mampir untuk mencicip sroto milik Ibu Ice. Sroto di sini, ada dua pilihan yaitu menggunakan campuran babat atau suwiran ayam. Meskipun umumnya sroto memakai campuran daging sapi dengan kaldu bening.

Karena suwiran ayam sudah biasa, kami pun memesan sroto babat (Rp. 18.000). Area meracik sroto ternyata berdekatan dengan area makan sehingga kami bisa mengintip pemilik warung memasukkan isian hingga memotong babat untuk campuran sroto.

Sroto Braling Ibu Ice: Sluurp! Sedapnya Soto Banyumas yang Gurih PedasFoto: dok. detikFood

Selain babat, isian sroto lumayan banyak. Ada bihun, tauge pendek, daun bawang, seledri, remahan kerupuk kanji. Kemudian diguyur kaldu bening yang gurih aromanya, panas mengepul. Sroto biasa disajikan dnegan potongan ketupat dan gerusan kasar sambal kacang yang gurih pedas.

"Mungkin sekilas sama seperti soto-soto biasanya, tapi ciri khas sroto itu memakai bumbu kacang di dalamnya, dan dimakan dengan ketupat," jelas Amin.

Racikan sroto selain memakai kaldu daging yang bening dan sambal kacang, juga memakai taburan kerupuk kanji berwarna merah. Mengapung memenuhi permukaan mangkuk. Meski tak memakai kerupuk merah, tetapi kerupuk putih, tampilannya menggugah selera.

Sroto Braling Ibu Ice: Sluurp! Sedapnya Soto Banyumas yang Gurih PedasFoto: dok. detikFood

Kuahnya gurih kaldu, potongan babat garit, babat hitam terasanya empuk gurih. Tak ada aroma tajam. Setelah diaduk dengan sambal kacang, sedikit kecap manis dan air jeruk nipis, rasanya makin gurih pedas, sedikit manis. Mantap!

Makan sroto kurang lengkap tanpa makanan pendamping. Di warung ini menawarkan gorengan seperti tahu isi dan tempe mendoan. Tempe mendoan, tempe bebralut tepung dan digoreng setengah matang memang jadi jodohnya sroto. Satu buah tempe mendoan (Rp. 2.000), hangat empuk, cocok mengiringi suapan sroto yang hangat gurih.

Sroto Braling Ibu Ice: Sluurp! Sedapnya Soto Banyumas yang Gurih PedasFoto: dok. detikFood

Seperti warung sroto pada umumnya, tempe mendoan digoreng dadakan. Akan digoreng ketika ada pengunjung yang memesannya. Oleh sebab itu, saat disajikan tempe mendoan masih terasa sangat panas. Cocolannya sambal kecap rawit yang manis pedas.

Baik Amin maupun Ibu Ice mengaku sudah punya pelanggan tetap. Kebanyakan pelanggan mereka adalah anak kost, karena lokasi warung tendanya yang berdekatan dengan beberapa rumah kost. Kalau tertarik mampir, Sroto Braling Ibu Ice buka setiap hari mulai dari jam 3 sore hingga jam 00.00.

Sroto Braling
Jl. Karet Belakang Barat No. 2
Setiabudi, Jakarta Selatan
Telepon : 082111368376
Jam Buka : 15.00 - 00.000



Simak Video "Resep Donat Isi Selai"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)