Nasi Ulam & Nasi Uduk Ibu Yoyo : Nyang Ini Racikan Nasi Autentik Betawi!

Devi Setya - detikFood Selasa, 09 Jan 2018 17:15 WIB
Foto: Devi S. Lestari / detikFood Foto: Devi S. Lestari / detikFood
Jakarta - Berbekal rasa penasaran dengan kuliner Betawi legendaris, kami mencari jejak nasi ulam autentik di Jakarta. Salah satu yang eksis hingga kini adalah Nasi Ulam & Nasi Uduk Ibu Yoyo.

Nasi ulam sendiri adalah kuliner khas Betawi yang terdiri dari nasi putih dengan taburan serundeng, irisan mentimun, daun kemangi dan kecambah kacang hijau. Biasanya dimakan dengan berbagai lauk.

Sebenarnya ada gaya nasi ulam Tangerang yang sedikit berbeda. Nasi diaduk dengan kacang dan serundeng yang digerus halus. Lalu diberi lauk bihun goreng, semur tahu atau telur dan mentimun serta kemangi.

Nasi ulam di warung Bu Yoyo tersedia setiap hari. Lokasinya tersembunyi di kawasan Karet Pedurenan, Gg. Dogol, Setiabudi. Atau tepatnya di belakang Mall Ambassador.

Meski cukup terpencil, tapi dengan bertanya pada warga sekitar, warung Ibu Yoyo ini bisa ditemukan. Menempati bangunan sederhana, bagian dalam warung ini diisi dengan meja panjang yang melekat pada sisi tembok furniture bangku kayu panjang khas warung Betawi.

Di bagian tengahnya dipajang menu pendamping nasi ulam. Seperti semur tahu, semur telur, semur jengkol, semur kentang, rendang, ayam goreng, empal sapi hingga pepes.
Nasi Ulam & Nasi Uduk Ibu Yoyo : Nyang Ini Racikan Nasi Autentik Betawi!Foto: Devi S. Lestari / detikFood
Tak membuang waktu, langsung saja kami memesan seporsi nasi ulam. Dengan cekatan, Safrizal, pria yang merupakan adik Ibu Yoyo melayani pesanan kami, seporsi nasi ulam dengan lauk empal.

Nasi yang disajikan tidak terlalu hangat namun juga tidak dingin. Pun rasa dan teksturnya tidak jauh berbeda dengan nasi pada umumnya, tapi sensasinya baru terasa saat nasi diaduk bersama serundeng berwarna oranye kecoklatan.
Nasi Ulam & Nasi Uduk Ibu Yoyo : Nyang Ini Racikan Nasi Autentik Betawi!Foto: Devi S. Lestari / detikFood
Serundeng membuat nasi terasa gurih pedas. Lebih sensasional lagi jika disantap bersama daun kemangi segar, irisan mentimun serta kecambah yang bertekstur renyah. Sederhana tapi sedap!

Yang tak boleh dilupakan empal dagingnya yang unik. Empal sapi tidak berupa irisan pipih tetapi suwiran daging berbentuk bulat, diikat serutan bambu dan digoreng kering. Saat akan disajikan baru dipotong-potong. Ada rasa ketumbar dan bawang serta sedikit manis. Luarnya kering dan bagian dalam dagingnya lembut gurih.
Nasi Ulam & Nasi Uduk Ibu Yoyo : Nyang Ini Racikan Nasi Autentik Betawi!Foto: Devi S. Lestari / detikFood
Puas makan nasi ulam, kami tergoda mencicip nasi uduknya. Nasi uduk di warung ini bukan hanya ditanak dengan santan tapi juga berbagai rempah seperti cengkih, kayu manis, pekak dan lada hitam butiran.

Penambahan rempah pada nasi uduk membuat rasanya sekilas seperti nasi kebuli khas Timur Tengah. Nasinya aromatik dan pulen gurih. Disuap dengan ayam goreng dan semur tahu yang sedikit manis makin pas enaknya di mulut.
Nasi Ulam & Nasi Uduk Ibu Yoyo : Nyang Ini Racikan Nasi Autentik Betawi!Foto: Devi S. Lestari / detikFood
Baik nasi ulam maupun nasi uduk sama-sama diberi pelengkap taburan bawang goreng, sambal dan kerupuk. Sambal merah untuk nasi ulam dan sambal kacang untuk nasi uduk.

Harga yang dibanderol untuk seporsi nasi ulam ataupun nasi uduk yakni Rp 8000. Sementara lauk pendampingnya dibanderol dengan harga mulai dari Rp 3000 hingga Rp 16.000. Sedapnya kedua nasi Betawi ini memang bikin ketagihan. Mau buktikan?

Nasi Ulam & Nasi Uduk Ibu Yoyo

Jl. Karet Pedurenan Gg. Dogol Rt. 04 Rw 04 No 31
Karet Kuningan Setiabudi, Jakarta Selatan
Jam buka : 07.00 - 21.00 WIB
Telepon : 081282985721

(dvs/odi)