Sate Sambas: Gurih Empuk Sate Kulit Ayam dan Sate Kambing di Taman Sambas

Lusiana Mustinda - detikFood Senin, 24 Agu 2015 20:07 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta -

Kangen sate? Anda dapat mampir ke daerah Sambas yang berada di kawasan Jakarta Selatan​. Disini ada banyak penjual sate legendaris yang sudah terkenal dengan sate​ yang enak. Ada sate campur, sate kulit, sate telur muda, sate ayam hingga sate kambing yang empuk juicy!

Menurut rekomendasi salah satu teman, akhirnya kami menyusuri kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan tepatnya di daerah Sambas. Sate Sambas yang berada di jalan Sambas merupakan tempat berkumpulnya para pedagang sate yang populer dan legendaris.

Di sini para pedagang sate tidak berjualan di rumah makan dengan tatanan meja dan kursi rapih. Tetapi hanya jajaran gerobak sate Madura dengan tenda plus kursi-kursi plastik dan meja kayu sederhana. Walaupun begitu, semua penjual sate di sini sudah punya pelanggan sendiri​.

Saat tiba di tempat, kami cukup bingung untuk memilih sate mana yang akan dicicip karena ada sekitar 5 gerobak yang mangkal di sini. Akhirnya kami memutuskan untuk mencoba gerobak sate yang paling pertama. Gerobak ini milik Pak Udin Kelana dan kami memesan Sate Campur (Rp 30.000) dan Sate Kambing (Rp 35.000).

Pak Udin dengan sigap menawarkan menu dan menyediakan tempat duduk untuk kami. Udin Kelana sudah membuka warung sate ini sejak tahun 60-an.

Tak perlu menunggu lama, seporsi sate campur yang terdiri dari daging ayam, kulit ayam dan telur ayam muda tersaji hangat di meja kecil berbahan kayu yang tipis. Sate ayamnya disajikan dalam piring plastik. Gurih bakaran daging dan samba kacang langsung menguap. Gurih!​

Satu porsi sate berisi 10 tusuk dengan aroma bakaran yang gurih dan siraman saus kacang yang kental. Sausnya terbuat dari kacang tumbuk, cabai dan bumbu lainnya ​dengan campuran sedikit kecap sehingga terasa gurih dengan sentuhan sedikit manis. Potongan daging ayam terasa empuk, disusul dengan beberapa potong kulit yang kenyal lembut​. Sekali kunyah, lemak panas di kulit ayam langsung meleleh di mulut.​

Yang tak kalah nikmat, telur ayam muda juga dibakar bersama daging ayam serta kulit dan dicampurkan dengan bumbu kacang. Bumbu kacang dengan sedikit jejak minyak. Sapuan bumbu kacangnya terasa mulus di mulut. Sate juga dipanggang agak kering, renyah di bagian luarnya. ​

Sedangkan untuk sate kambingnya disajikan bersama dengan potongan bawang merah, dan i​risan cabai rawit. Guyuran bumbu kecap berwarna hitam pekat yang membalut sate ​ini​. Rupanya sate kambing disajikan dengan gaya Solo atau Jawa Tengah tanpa saus kacang.​

​Aroma daging kambingnya tidak tajam dan dagingnya tebal serta empuk. Rasa manis yang berpadu dengan bumbu kecap cukup meresap. ​Sentuhan manis kecap terasa agak dominan. Sedikit berkurang setelah dipadukan​ cabai dan bawang merah yang renyah pedas.​

Ingin membandingkan dengan sate yang lainnya, kami juga mencicip sate H. Rofii. Pak Rofii sudah membuka usahanya di sini sejak tahun 78-an.

Kami membandingkan sate kambingnya dengan memesan setengah porsi sate kambing (Rp 15.000). Daging kambing yang disajikan sama-sama tebal, hanya saja tekstur dagingnya agak sedikit keras tapi bumbu kecapnya lebih mantap.

Saat kami telusuri, bumbu kecapnya disajikan dengan irisan tomat, bawang merah, irisan cabai rawit lengkap dengan taburan bawang goreng. Rasa bumbu kecapnya lebih gurih dengan sedikit sentuhan rasa bawang putih yang sedap dan rasa segar karena dicampur dengan air​ jeruk limau.

Jika Anda tak ingin berdesakan menikmati sate di bangku plastik, Anda bisa memesan dan menyantapnya di dalam mobil​. Di sini juga ada beberapa penjual minuman yang menyediakan aneka teh dingin, air mineral hingga jus yang bisa Anda pesan. Tertarik mencoba?



Sate Sambas H. Udin Kelana
Jl. Sungai Sambas 1 (gerobakan)
Buka: 16.00 - 00.00 WIB
Telp: 081298282003

Sate Sambas H. Rofii
Jl. Sungai Sambas 1 (gerobakan)
Buka: 16.00 - 00.00 WIB
Telp: 085888233441

(tan/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com