Asyiknya Sore-sore Ngemil Internet Plus Pisang Bakar!

ADVERTISEMENT

Asyiknya Sore-sore Ngemil Internet Plus Pisang Bakar!

- detikFood
Rabu, 20 Mar 2013 17:41 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Menunggu macet saat jam pulang kantor, paling enak jika mampir ke warung roti bakar langganan. Ngobrol santai bareng sambil ditemani dengan semangkuk Internet yang mengepul. Jejak gurih dan pedasnya kemudian dibilas dengan segelas Ovaltine dingin. Wah, nikmatnya!

Mengenyangkan perut di daerah Tebet bukan perkara sulit. Di seantero Tebet, dari Tebet timur, barat dan utara, penjual makanan berjejer rapi. Mau makan apa? Sushi? Steak? Sandwich? Soto? Seafood? Semuanya ada di lokasi berdekatan.

Kebetulan sore ini kami berada di kawasan Tebet. Mencari tempat nongkrong yang murah meriah, kamipun memilih sebuah warung Indomie plus roti bakar yang sudah kesohor di Tebet, Wafa 99. Untuk ukuran warung mie instant dan roti bakar, lokasinya lumayan luas dan menunya beragam.

Di jam pulang kerja, beruntung masih ada satu meja yang kosong. Wah, rupanya jam pulang kerja Wafa 99 dipenuhi pengunjung. Tampak mereka yang pulang kerja, bahkan para siswa berseragam sekolah. Tak heran, karena warung ini sudah lama ada makanya jadi tempat nongkrong andalan.

Di bagian depan, tampak kesibukan para karyawan warung yang sibuk membuat Indomie dan juga membakar roti serta pisang. Meski tersedia menu nasi goreng, mie goreng, pecel ayam, bebek, rawon dan soto, menu andalan seperti Indomie, pisang bakar dan roti bakar tak pernah bergeser.

Indomie telur kornet (Rp.8.000) plus segelas Ovaltine dingin (Rp. 6.000) jadi sasaran . Terbayang kuahnya yang gurih mengepul dicampur dengan sambal cabai halus yang bikin rasanya jadi lebih pedas dan segar. Ah, menu sederhana ini memang selalu bikin kangen. Apalagi sore sedang hujan, jadilah pilihan yang paling mantap!

Sekitar 20 menit menunggu, internet pesanan diantar. Di bagian atas tampak daging kornet yang warnanya merah tua, dengan paduan daun sawi plus bawang goreng di atasnya. Mumpung masih hangat, saya langsung mengaduk mienya. Hmm, rasanya gurih dan nikmat di lidah.

Supaya lebih mantap, sedikit garam dan sambal halus pun kami tambahkan di dalam mie. Sambal ini terasa lebih mantap dibandingkan dengan saus botolan yang justru merubah cita rasanya. Kornetnya terasa agak manis di lidah, membuat paduan gurih pedas dan manis yang enak, apalagi jika dinikmati bareng kerupuk warung yang kriuk-kriuk renyah!

Usai menandaskan semangkuk internet, sayapun beralih pada seporsi pisang bakar. 3 buah pisang raja berukuran mungil ditumpuk dan ditutup dengan parutan keju, siraman susu kental manis dan taburan cokelat meisjes. Tampak susu kentalnya begitu melimpah memenuhi dasar piring.

Pisang bakar memang jadi pelengkap paling sedap jika makan di warung Indomie. Rasanya manis legit dengan rasa gurih dari keju. Sayang, penggunaan susu kental manisnya terlalu banyak. Akhirnya meninggalkan jejak manis yang terlalu lekat di mulut.

Lepas dari makanannya, atmosfer santai di Wafa 99 ini memang selalu bikin kangen. Suasana santai membuatnya jadi destinasi anak muda untuk sekedar nongkrong sambil mengenyangkan perut! Mampir yuk, mumpung sore ini sedang mendung!

Wafa 99
Jl. Tebet Timur Dalam No. 8A
Tebet, Jakarta Selatan

(fit/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT