Sedep Tenan, Soto Kudus Komplet di Warung Tenda!

- detikFood Senin, 25 Feb 2013 17:27 WIB
Foto: Detikfood Foto: Detikfood
Jakarta - Keberadaan warung makan kaki lima memang tak bisa dipungkiri. Tak jarang hidangan paling lezat justru tersaji di sini. Sederhana, tapi tak kalah dengan tempat makan atau restoran yang nyaman. Soto Kudus pinggir jalan inipun membuktikan bahwa rasanya lebih nikmat dibanding restoran ternama.

Jika lelah dengan kemacetan di sekitar Pondok Indah, rehatlah sejenak dengan mampir ke Soto Kudus Asli. Meski terletak di kawasan elit, soto kudus ini tak dijual di restoran ber-AC. Hanya tenda kecil di pinggir jalan, tepatnya antara Wisma Pondok Indah dan Aquarius.

Kain putih lusuh bertuliskan 'Soto Kudus Asli' menyambut kami. Waktu itu pukul 21.30, tepat 30 menit menjelang tutupnya warung sederhana ini. Pengunjungnya hanya tiga orang, tak sebanyak jika kami bertandang setelah maghrib. Lagipula, tempatnya juga tak luas. Paling banyak hanya muat 10 orang.

Satu dari dua orang penjualnya tersenyum ramah kepada kami. Tiga pertanyaan simpel meluncur dari mulutnya: "Makan di sini? Gede/kecil? Teh botol apa teh anget?". Pertanyaan tersebut mencerminkan kesederhanaan menunya, yang hanya terdiri dari soto Kudus ukuran kecil dan besar serta minuman teh dingin atau panas.

Soto Kudus ukuran kecil dan besar hanya soal beda mangkuk, yakni mangkuk porselen kecil khas soto Kudus dan mangkuk bergambar ayam jago yang biasa dipakai untuk bakso. Harganyapun beda tipis, yakni Rp 13.000 dan Rp 14.000.

Harga tersebut untuk soto kudus yang dicampur dengan nasi. Kalau mau dipisah, yakni sotonya di mangkuk kecil dan nasinya di mangkuk besar, Anda tinggal membayar Rp 15.000.

Beberapa menit soto pesanan datang. Nasi, tauge, dan suwiran daging ayam tampak terendam kuah kuning. Di atasnya ditaburi cincangan seledri dan bawang putih goreng. Aroma bawang putihnya langsung tercium. Wangi semerbak!

Soto Kudus memang punya racikan yang khas, kaldunya bening sedikit kecokelatan dengan rasa dan aroma bawang putih yang dominan. Bawang putih yang dicampur dalam bumbu kaldu dan bawang putih goreng yang jadi taburan.

Sayapun menyeruput kuahnya yang mengepul. Wah, kuahnya terasa lebih gurih nikmat dibanding soto Kudus ternama yang sudah punya banyak cabang. Lebih pekat berbumbu dan agak manis, mungkin ditambahkan sedikit kecap manis di dalamnya. Pas untuk mengobati perut lapar di malam hari.

Tanpa tambahan apapun, kuahnya sudah enak. Namun, kalau mau lebih segar, sedikit jeruk nipis atau sambal bisa ditambahkan. Sedikit rasa asam dan pedas dari dua jenis condiment ini akan menambah kelengkapan rasa soto Kudus. Mau lebih lengkap lagi? Di meja tersedia piring berisi sate jeroan dan perkedel, seperti khasnya soto Kudus. Harganya Rp 3.000 per buah.

Perut kenyang, hati senang, kantungpun tak berlubang. Masing-masing satu mangkuk soto Kudus kecil dan besar, satu buah perkedel, satu tusuk sate jeroan, segelas es teh manis, dan segelas teh tawar panas hanya perlu ditebus dengan uang Rp 37.000. Ya, teh tawarnya gratis, sementara es teh manisnya Rp 4.000 per gelas.

Meskipun berkelas warung tenda, racikan soto yang royal dan bumbu yang berani membuat rasa soto Kudus ini mantap dan sedap. Jadi, kalau kantong sedang tipis dan ingin menikmati soto yang hangat dan enak, mampir saja ke sini. Sedep tenan!


Soto Kudus Asli
Jl. Arteri Pondok Indah
Seberang Masjid Pondok Indah, antara Wisma Pondok Indah dan Aquarius
Jakarta Selatan
Jam buka: 17.00-22.00



(fit/odi)