Menebus Kangen Tahu Pong Semarang!

Menebus Kangen Tahu Pong Semarang!

- detikFood
Kamis, 18 Mar 2010 16:46 WIB
Jakarta - Tahu pong garing plus cocolan kuah kecap petis yang diaduk bersama sambal rawit pedas ini memang menggoda selera. Tiupan angin malam membuat tahu pong yang hangat makin terasa enak rasanya. Buat mereka yang kangen jajanan Semarangan yuk mampir kesini!

Tahu pong, jajanan khas Semarang yang satu ini memang selalu tidak pernah saya lewatkan. Itu pula yang saya alami kemarin malam, saat mata saya menangkap keramaian penjual tahu pong di pinggir jalan Hayam Wuruk. Wah... tahu pong hangat dan garing beserta kuah petis yang uenak tenan hmm... sudah terbayang di pelupuk mata.

Boleh dibilang warung makan yang satu ini tergolong sederhana. Letaknya di pinggiran ruko yang berada persis di seberang Carrefour, Hayam Wuruk. Meski hanya berupa kaki lima namun jangan salah sebab pengunjungnya kebanyakan mereka yang bermobil. Tak heran kalau keramaian ini memancing rasa ingin tahu saya dan pengendara lainnya yang melintas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sudut tampak kesibukan para penjual yang sedang menggoreng tahu dalam wajan besi besar. Sedangkan d isisi lainnya ditempati sebuah gerobak kecil tempat meracik minuman dan aneka es seperti es campur, es kelapa, dll. Nah, di area bagian tengah inilah menjadi pusat keramaian pembeli yang menempati tiga buah meja memanjang.

Berhubung pembeli yang datang sangat ramai terpaksa saya harus rela bersempit-sempit dengan pengunjung lain. Yang menjadi menu spesial di warung ini adalah Tahu Pong Gimbal Telur dan Tahu Emplek Gimbal. Tetapi selain itu ada pula menu Semarangan lainnya seperti bandeng presto, ayam kalasan, dan lumpia Semarang yang tak kalah banyak dipesan.

Setelah sang pelayan mencatat pesanan, Tahu Pong Gimbal Telur dan segelas es teh manis saya pun diberi nomor urut. Rupanya nomor urut ini berfungsi agar memudahkan saat pembayaran nanti mengingat banyaknya pengunjung yang datang. Setelah bersabar kira-kira 10 menit lamanya akhirnya pesanan saya pun tiba.

Sepiring Tahu Pong Gimbal Telur disajikan dengan kuah petis yang cokelat kehitaman dalam wadah terpisah. Konon oleh orang Semarang, tahu pong diadaptasi dari kuliner Cina. Dalam satu porsi terdapat sekitar 5 buah tahu pong, telur rebus yang digoreng, dan gimbal udang. Jika saya bandingkan dengan yang saya makan di Semarang, tahu pong yang satu ini berukuran sedikit lebih besar.

Sayang sekali tahunya kurang kering, tidak digoreng hingga berwarna cokelat garing. Mengingat pembeli yang datang cukup ramai rasanya hal tersebut bisa saya maklumi. Jika suka yang versi garing bisa meminta sang pelayan untuk menggorengnya kembali hingga garing kecokelatan seperti yang dilakukan pengunjung di sebelah saya.

Dalam satu meja terdapat beberapa wadah yang berisi irisan lobak, sambal rawit, dan sambal merah. Saya pun langsung menuangkan sesendok kecil sambal rawit dan mengaduknya dengan kuah petis. Yang dimaksud dengan kuah petis sebenarnya adalah campuran kecap manis, petis udang, dan bawang putih. Kuah petis inilah yang membuat tahu pong makin terasa unik dan istimewa.

Tahu pong yang mengepul panas langsung saya sobek menjadi dua dan celupkan ke dalam kuah petis. Kuah petisnya yang manis pedas makin terasa enak saat berpadu dengan tahu pong yang fresh from wajan. Saat tahu mendarat di mulut huah... lidah saya langsung menari-nari terbakar tahu yang masih mengepul panas. O ya, kalau suka bisa juga ditambahkan irisan acar lobak halus yang rasanya renyah asam segar.

Selain tahu pong dan telur utuh yang digoreng ada gimbal. Nah, gimbal ini bentuknya mirip rempeyek udang tetapi sedikit lebih tebal. Terbuat dari adonan tepung, tauge, dan udang ukuran kecil. Setelah digoreng garing gimbal lalu dipotong-potong hingga memudahkan saat menyantap. Teksturnya sangat renyah dan rasanya gurih wangi. Gimbal udang inipun kalu diremdam kuah kecap petis yang manis pedas hingga agak basah rasanya jadi makin dahsyat saja!

Semua menu di warung ini dihargai tak lebih dari Rp 14.000,00. Wah... pantas saja kursi-kursi tak pernah kosong dalam waktu lama karena selalu dipenuhi pembeli. Sebab selain rasanya yang enak harganya juga sangat murah meriah. Buat mereka yang kangen akan jajanan Semarangan mampir saja ke warung yang selalu buka menjelang maghrib hingga malam ini. Asal sabar mengantri, sepiring kenikmatan khas Semarang bakal bisa dinikmati!

Tahu Pong Hayam Wuruk
Jl. Hayam Wuruk
(Seberang Carrefour Hayam Wuruk)
Jakarta Pusat
Telp: 0818740893/08881817713
Jam Buka: 17.00 - 22.00


(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads