Sebelum Pilih Makanan Balita, Perhatikan 8 Hal Penting Ini

Yenny Mustika Sari - detikFood Rabu, 16 Okt 2019 11:00 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - ASI memang makanan yang paling aman untuk bayi. Namun saat sudah usia balita, anak perlu diperkenalkan makanan bernutrisi lain.

Memilih makanan anak bawah lima tahun (balita) harus cermat. Pilihlah makanan bernutrisi yang penting guna menunjang tumbuh kembangnya.

Dikutip dari News 18 (16/10), Ketua Labelblind bernama Rashida Vapiwala memberi saran soal makanan apa yang harus diberikan pada balita. Delapan hal ini patut Anda perhatikan.

Baca Juga: Tiru 5 Trik Perkenalkan Makanan Baru pada Anak agar Menarik Selera

Sebelum Pilih Makanan Balita, Perhatikan 8 Hal Penting IniFoto: iStock

1. Tidak menambahkan warna & rasa
Pewarna dan perasa tambahan adalah hal yang tidak boleh dimasukkan dalam makanan balita. Bahkan pewarna alami dan penyedap alami sebaiknya tidak digunakan. Sebelum membelikan anak Anda makanan, cek dulu bahan yang dipakai.

2. Konsistensi
Sebaiknya hindari pemberian jus. Pilih produk makanan dengan konsistensi yang lebih kental seperti puree buah dan sayuran atau bubur sereal. Hal ini untuk memastikan adanya kandungan serat dalam makanan dan mengurangi gula tambahan yang berasal dari jus buah.

3. Daftar bahan
Semakin pendek daftar bahan makanan, justru semakin baik. Makanan sederhana dengan satu atau dua bahan paling cocok untuk balita. Ini untuk mengidentifikasi apakah anak Anda memiliki reaksi alergi terhadap bahan yang sedang ia konsumsi. Produk kompleks dengan daftar bahan yang panjang tidak akan membantu Anda dalam mengetahui potensi terkena alergi.

4. Alergen
Baca label untuk memeriksa apakah produk tersebut memiliki bahan yang mengandung dan mengakibatkan alergi pada Anak anda.

Sebelum Pilih Makanan Balita, Perhatikan 8 Hal Penting IniFoto: iStock

5. Lewati gula dan garam
Disarankan agar Anda menghindari produk dengan tambahan garam dan gula. Ingatlah bahwa gula sering kali disamarkan pada label sebagai jus tebu organik, fruktosa, maple, dan sirup jagung.

Baca Juga: 9 Makanan Bayi di Dunia Mulai dari Jepang hingga Jamaika

Makanan yang mengandung gula meningkatkan risiko anak terhadap obesitas, karies gigi, perut kembung, dan lainnya. Selain itu, anak Anda sudah mendapatkan kebutuhan natrium hariannya dari ASI, serta makanan pelengkap berbasis sayuran dan sereal lainnya. Jadi hindari makanan dengan tambahan garam dan gula.

6. Berikan Sayuran
Sayuran adalah ide yang baik untuk memperkenalkannya kepada anak Anda sejak usia dini. Makanan balita sekarang datang dengan kandungan sayuran yang lebih tinggi, bukan buah biasa. Ini meningkatkan kandungan vitamin dan mineral, mengurangi asupan fruktosa, dan membiasakan anak-anak dengan rasa sayuran.

Sebelum Pilih Makanan Balita, Perhatikan 8 Hal Penting IniFoto: iStock

7. Pentingnya Nutrisi
Anak-anak memerlukan nutrisi tertentu untuk pertumbuhan organ tertentu seperti otak, atau pengembangan fungsi tertentu seperti kekebalan. Cari produk yang diperkaya dengan nutrisi penting seperti omega-3, zat besi, kalsium, vitamin D, vitamin B12, dan lainynya.

8. Organik
Bahan organik adalah pilihan yang baik untuk mencegah anak-anak Anda terpapar pestisida dan herbisida. Tetapi ingat, bahkan ketika diberi label "organik", suatu produk mungkin masih sarat dengan gula dan garam, dan harus diperiksa terlebih dahulu.


Simak Video "Ada Keju Sekeras Batu"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)