Selebriti chef seperti Anna Gare dan Zoe Bingley Pullin mengatakan bahwa mengajarkan anak memasak sama halnya dengan mengajarkan mereka baca dan tulis. Sedangkan Hanan Saleh, selaku ahli gizi juga mengatakan bahwa keluarga perlu mengajak si kecil bercocok tanam.
Dilansir dari The Daily Telegraph (10/07) bahwa hampir setengah dari orang tua tidak memiliki cukup waktu untuk mengajak anak-anak terlibat dalam proses memasak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
"Salah satu cara terbaik untuk membuat anak-anak konsumsi makanan sehat adalah dengan lebih banyak mengekspos mereka dengan berbagai jenis makanan melalui memasak," tutur O'Dea.
O'Dea menuturkan bahwa untuk mengatasi rasa takut mereka terhadap rasa makanan dapat mengatasinya dengan mengajak anak memasak dan mengulangi proses tersebut. Pengajaran tentang gizi yang paling awal adalah perilaku sehat dan dimulai sejak usia dini.
Lebih dari dua pertiga orangtua tidak bisa menjawab pertanyaan sederhana. Seperti berapa banyak karbohidrat atau protein yang harus ada dalam makanan anak.
Dalam banyak kasus, orang tua tidak tahu apa yang dikatakan sebagai porsi sehat. Ini adalah faktor besar dalam meningkatnya obesitas di Australia. Orangtua harus memanfaatkan waktu libur sekolah untuk mengajarkan anak-anak memasak.
Bisa dimulai dengan menanam sayuran dan biarkan mereka membantu hingga kemudian mengajaknya memasak. Agar lebih senang, si kecil dapat membuat hidangan dan membawanya ke sekolah.
![]() |
Saleh yang merupakan ahli diet anak mengatakan keluarga harus mulai menanam sayuran di taman dan menciptakan MasteChef mereka sendiri di rumah selama liburan. Hal ini sangat bagus bagi anak-anak untuk mengetahui bagaimana makanan berasal dan juga dapat mengetahui beberapa sifat makanan tertentu.
Dari membuat adonan mereka sendiri dan menyesuaikan topping mereka sendiri dapat menjadi hiburan yang menyenangkan. (lus/odi)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN