Berapa Banyak Kalsium yang Perlu Diasup Anak Setiap Hari?

Lusiana Mustinda - detikFood Senin, 22 Feb 2016 18:19 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kalsium terkandung dalam beberapa makanan terutama susu. Sejak bayi, anak-anak membutuhkan kalsium untuk membantu pertumbuhan tulang dan juga jaringan tubuh anak. Tapi ​berapa​ kebutuhan kalsiumnya?

Susu menjadi salah satu minuman yang sudah dikonsumsi sejak bayi. Selain mengandung kalsium, susu juga kaya akan kandungan protein, lemak dan mineral lainnya yang baik untuk kesehatan.

Menurut American Academy of Pediatrics, konsumsi makanan kaya akan kalsium seperti susu selama anak-anak dapat membantu membangun tulang yang kuat dan mencegah risiko fraktur dan osteoporsis di usia selanjutnya.

Selain kalsium, ada juga protein lengkap yang ada dalam susu. Protein sangat baik untuk anak karena dapat menunjang pertumbuhannya, menjaga daya tahan tubuh dan tingkatkan sistem imunitas.

“Dalam sehari, anak-anak membutuhkan kalsium sekitar 400 mg hingga 500 mg kalsium,” jelas Emilia Achmadi, MS., RD, selaku ahli gizi pada (16/02). Dalam satu gelas susu (250 cc) mengandung kalsium sebesar 280 mg.



Tapi tidak semua anak dapat mengonsumsi susu. Ada beberapa yang mengalami intoleransi laktosa dan alergi protein susu. Biasanya, alergi protein susu umumnya sudah ada sejak kecil sementara intoleransi laktosa bisa dialami ketika dewasa. Akan tetapi, untuk lebih memastikan sebaiknya konsultasikan pada dokter agar dapat mendeteksi secara pasti.

Walaupun begitu, baik intoleransi atau alergi protein susu dapat memilih alternatif susu seperti fresh yoghurt dan keju natural. “Laktosa pada kedua produk ini sudah dicerna bakteri sehingga tidak menyebabkan kembung,” jelas Emilia.

Dalam 250 cc susu mengandung kalori sekitar 146, lemak 8 gr, karbohidrat 13 gr, protein 8 gr dan 350 mg kalsium. Sedangkan yoghurt mengandung 149 Kkal, 8 gr lemak, 11 gr karbohidrat, 8 gr protein dan 300 mg kalsium.

Dan 28 gram keju mengandung 113 Kkal, 9 gr lemak, 7 gr protein dan 217 mg kalsium.

Emilia juga menjelaskan, protein yang ada dalam susu sapi tidak dapat digantikan dengan susu nabati seperti sari kedelai atau pun almond.

Susu perlu diberikan setiap hari kecuali saat anak terserang diare. “Karena saat diare pencernaan anak tidak berfungsi dengan benar sehingga ada enzim yang tidak akan diproduksi maksimal," jelas wanita bertubuh langsing ini.

Emilia juga menambahkan bahwa, pada saat diare sebaiknya banyak berikan air dan isotonik. Sumber protein atau kalsium lainnya bisa didapatkan dari bahan makanan lain seperti ikan, ayam dan juga telur. "Jika sudah reda diarenya, susu boleh diberikan secara rutin," pungkasnya.



(tan/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com