Siasati dengan Trik Ini Agar Anak Tak Kecanduan Fast Food (1)

Lusiana Mustinda - detikFood
Senin, 21 Sep 2015 18:04 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Fast food pasti digemari anak. Tapi, jika dikonsumsi berlebih justru berakibat buruk pada kesehatan.

Fast food merupakan makanan cepat saji yang dikemas dengan menarik. Umumnya makanan ini mengandung natrium dan juga garam, sehingga disebut-sebut sebagai makanan yang tidak sehat terutama untuk anak-anak.

Untuk menghindarinya, Anda dapat melakukan beberapa trik praktis ini agar si kecil tak kecanduan makan fast food.



1. Rutin sarapan
Sarapan menjadi salah satu waktu makan yang terpenting. Dalam masa pertumbuhan, anak-anak tidak boleh meninggalkan jam makan ini. Sarapan membuat si kecil akan bersemangat untuk sekolah. Anda dapat memberikan si kecil sarapan yang praktis tapi sehat.

Roti yang diisi dengan telur atau selai kacang bisa jadi pilihan. Tambahkan segelas susu yang tinggi kalsium untuk melengkapi energi optimal sebelum ke sekolah. Cara ini dapat meminimalisir keinginan jajan diluar terutama fast food pada si kecil.

2. Pilih makanan berserat tinggi
Makanan tinggi serat membuat si kecil dapat merasakan kenyang lebih lama. Bekali anak dengan camilan berupa buah-buahan manis favoritnya. Selain itu, Anda juga dapat berkreasi dengan puding buah untuk camilan si kecil. Bentuk puding buah dengan cetakan lucu, pasti jadi favorit si kecil.



3. Kenalkan beragam makanan
Diet sehat tidak harus membosankan. Cobalah untuk memperkenalkan bahan makanan baru. Cara ini dapat Anda terapkan dengan mencari resep terbaru. Anda dapat menambahkan beberapa jenis bahan makanan seperti brokoli, tahu, ikan dan wortel kedalam sajian nugget. Hal ini dinilai efektif untuk meningkatkan konsumsi makan sayuran pada anak. Anda dapat lihat resep aneka nugget dengan klik di sini.

4. Jelaskan risikonya
Pendidikan mengenai kesehatan dan juga gizi tak ada salahnya sudah dikenalkan sejak dini. Sambil makan bersama atau saat berkumpul, Anda dapat menjelaskan akibat dari konsumsi makanan tidak sehat. Hal ini dapat memberikan sedikit informasi dan belajar mencintai makanan sehat.

(lus/odi)