Sebaiknya Jangan Berikan 5 Camilan Kurang Sehat Ini pada Anak

Sebaiknya Jangan Berikan 5 Camilan Kurang Sehat Ini pada Anak

- detikFood
Rabu, 22 Apr 2015 08:43 WIB
Sebaiknya Jangan Berikan 5 Camilan Kurang Sehat Ini pada Anak
Foto: Thinkstock
Jakarta - ​Es loli atau keripik yang gurih dan permen merupakan camilan yang disukai anak-anak. Meskipun banyak info nutrisi dituliskan pada kemasan, bukan jaminan camilan tersebut aman dan baik diberikan pada anak.​
 
Makanan tidak sehat dapat memicu obesitas, diabetes, dan membuat anak hiperaktif. Jauhkan anak Anda dari makanan yang mengandung banyak gula dan garam.​

1. Sereal manis

Foto: Thinkstock
Sereal manis banyak diproduksi untuk anak-anak. Informasi yang tertera pada kemasan ​umumnya seperti​ “dibuat dari biji-bijian” atau “terbuat dari buah asli”. Orang tua berpikir telah memberikan camilan sehat untuk anaknya. Sereal terkenal  mengandung 40-50% pemanis. Kandungan gulanya mirip seperti permen.
 
Cermati komposisi pada kemasan. Jika mengandung sirup jagung atau fruktosa, menandakan camilan itu bukan pilihan yang sehat. Komposisi yang tertera pada kemasan dibuat berurutan dari yang kandungannya terbesar sampai terkecil. Pilihlah camilan sehat dengan bahan dasar biji-bijian. Pastikan kandungan gulanya hanya 5 gram per porsi.

2. Snack rasa buah

Foto: Thinkstock
Camilan ini berbentuk buah dan rasanya persis dengan rasa buah. Dalam kemasan sering dicantumkan “bebas lemak”, “dibuat dengan gula asli”, atau “bebas gula”. Kemasan tidak memasang informasi bahwa gula akan diproses tubuh menjadi lemak. Label fat free pada kemasan bisa menyesatkan.​
 
Snack buah merupakan gumpalan gula agar-agar dengan campuran jus buah, vitamin c, dan kalsium. Anak-anak seharusnya tidak memperoleh asupan vitamin dan mineral dari camilan manis. Camilan ini adalah permen, tidak sehat jika dikonsumsi terus-menerus. Gula agar-agar ini mengandung pewarna buatan, perasa buatan, sirup jagung, dan gula.

3. Minuman manis

Foto: Thinkstock
Rak minuman manis merupakan tempat favorit anak Anda saat berbelanja di supermarket. Jus kotak, susu kotak, dan minuman manis lainnya tersedia di sini.
​Sebaiknya ​​o​rang tua tidak memberikan soda kepada anak mereka. Minuman manis merek ternama juga dibuat dari sirup jagung atau fruktosa tinggi. Selain itu ditambahkan dengan pewarna buatan.
 
Sebaiknya buat sendiri jus buah di rumah​.​ Anda juga dapat membuat smoothies dari campuran buah dan sayur. Jus buah dengan pemanis alami dari buah asli banyak disukai anak-anak.

4. Es loli

Foto: Thinkstock
Anak-anak merasa tertarik dengan warna yang ditawarkan es loli. Di supermarket banyak dijual es loli berbentuk
​tokoh ​kartun yang menarik perhatian anak. Dalam kemasan es tertulis dibuat dari buah asli dan bebas lemak. Kenyataannya, es loli terbaut dari pemanis buatan dan pewarna buatan. Lidah anak Anda akan berubah warnanya sesuai warna es loli yang mereka makan. Es warna-warni ini bukan c​a​milan sehat untuk anak Anda.
 
Anda bisa membuat es loli dari buah asli di rumah. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan sayuran seperti bit, bayam, timun, dan wortel. Cetakan lucu semakin membuat anak ingin mencoba es buatan sendiri​.
 
Es loli bermanfaat menurunkan demam pada anak​.​ Selain bebas gula, kandungan susu dan nutrisinya berguna melawan virus dan infeksi. Memakan es loli dapat mengobati sakit tenggorokan dan meredakan batuk. Tambahkan madu murni, lidah buaya, dan jahe untuk hasil yang maksimal.

5. Biskuit

Foto: Thinkstock
Biskuit menjadi camilan paling praktis. ​Banyak biskuit dibuat dengan ​​GMO, tinggi natrium, dan rendah serat. Biskuit tidak mengandung banyak gizi. Sebagian besar biskuit terbuat d​engan campuran ​bahan pengawet, gula, pewarna buatan, dan perasa buatan.
 
​Perkenalkan anak dengan makanan sehar sejak di rumah. Latih​ untuk membuat pilihan yang baik. Jauhi makanan olahan. Batasi konsumsi camilan olahan sekali atau dua kali dalam seminggu. Makanan buatan sendiri merupakan pilihan terbaik.
Halaman 2 dari 6
(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads