MPASI Baik Diberikan Saat Usia si Kecil 6 Bulan Agar Terhindar dari Alergi

MPASI Baik Diberikan Saat Usia si Kecil 6 Bulan Agar Terhindar dari Alergi

- detikFood
Kamis, 13 Nov 2014 18:37 WIB
MPASI Baik Diberikan Saat Usia si Kecil 6 Bulan Agar Terhindar dari Alergi
Foto: Thinkstock
Jakarta - Alergi merupakan respon berlebihan terhadap suatu zat. Alergi dapat timbul saat mengonsumsi makanan tertentu. Akan tetapi alergi dapat dicegah dengan cara memberikan ASI serta mengenalkan makanan jenis baru saat usianya mencapai 6 bulan kepada si kecil.

Selain itu, untuk menghindari alergi pada si kecil, lakukan beberapa trik ini agar si kecil tetap sehat dan kebal terhadap alergi.

1. Berikan ASI Ekslusif

Foto: Thinkstock
Pemberian ASI ekslusif pada si kecil dapat membantu tingkatkan sistem imun si kecil. Karena ASI mengandung nutrisi yang komplet untuk tubuh si kecil, salah satunya adalah immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan sakit termasuk alergi.

Selain itu ada juga kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang dapat menjaga kesehatan si kecil secara alami. Untuk itu berikan ASI ekslusif selama 6 bulan dan tetap melanjutkan ASI selama 2 tahun.

2. Beri makanan saat usia 6 bulan

Foto: Thinkstock
Tundalah pemberian makanan pendamping ASI hingga berusia 6 bulan. Karena saat usia 6 bulan sistem pencernaan dan sistem kekebalan tubuh bayi sudah lebih kuat. Organ yang kurang sempurna dan sistem kekebalan yang kurang baik sangat cepat menerima reaksi alergi terutama saat mengonsumsi makanan yang kurang segar atau berpotensi timbulkan alergi.

3. Ikuti aturan 4 hari

Foto: Thinkstock
Saat memperkenalkan makanan baru pada si kecil sebaiknya berikan makanan yang sama dalam waktu 4 hari untuk mengenali apakah si kecil mengalami alergi atau tidak. Jika setelah 4 hari tidak menimbulkan reaksi alergi, Anda boleh memberikan makanan tersebut pada si kecil.

4. Perhatikan jenis makanan

Foto: Thinkstock
Memperkenalkan bayi pada jenis-jenis makanan tertentu memang sangat baik. Asalkan pilih makanan yang memiliki resiko rendah alergi seperti beras, pir dan alpukat. Selain itu Anda perlu waspada terhadap makanan yang berpotensi menimbulkan alergi yang tinggi seperti seafood, kuning telur dan susu sapi.

Konsultasi ahli kesehatan

Foto: Thinkstock
Saat timbul alergi pada si kecil sebaiknya Anda dapat berkonsultasi pada para ahli seperti dokter. Alergi bentuknya bermacam-macam, ada yang menimbulkan ruam pada kulit serta ada juga yang terjadi pembengkakan hingga diare. Saat terjadi hal seperti ini Anda harus membawa si kecil ke dokter atau rumah sakit terdekat.
Halaman 2 dari 6
(lus/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads