Viral di Guangzhou, China, kini minuman latte 'ayam' bisa dinikmati di Jakarta. Racikannya terdiri dari latte kopi dan matcha yang dipadukan dengan topping pudding persis ayam!
Seiring berjalannya waktu, tren makanan terus berkembang dengan inovasi dan kreativitas yang tidak terduga. Kalau sebelumnya banyak orang menikmati kopi atau minuman latte begitu saja atau setidaknya pakai tambahan topping krim, kini muncul kreasi unik.
Salah satunya chicken latte atau minuman unik late yang ditambah topping 'ayam'. Chicken latte awalnya tren di Guangzhou China. Kehadirannya pun langsung memikat perhatian banyak orang karena topping 'ayam' yang dipakai di atas minuman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menu chicken latte sebenarnya tidak benar-benar pakai ayam. Racikannya terdiri dari segelas es kopi atau yang ditambah dengan puding berbentuk seekor ayam utuh kecil di atasnya.
Kini chicken latte sudah bisa ditemukan di Jakarta, tepatnya di sebuah kopitiam daerah Pluit bernama Tetiam Nostalgia Sosial House.
Belum genap sebulan buka, kopitiam baru ini langsung ramai diserbu banyak pelanggan yang penasaran dengan minuman chicken latte viral. DetikFood juga mampir untuk mencicipi langsung bagaimana sensasi menikmati kopi dan matcha dengan tambahan pudding berbentuk ayam.
1. Kopitiam baru dengan konsep 'nostalgia'
Tetiam menawarkan konsep kopitiam yang bikin nostalgia. Foto: detikcom / Atiqa Rana |
Kalau kebanyakan kopitiam baru saat ini menambah unsur 'modern', Tetiam justru membawa unsur nostalgia zaman dulu dengan menu yang fokus terhadap hidangan teh.
Andre Hansen selaku salah satu oemilik mengungkap kepada detikFood, "Bahwa kita di daerah Pluit yang memang mayoritas kebanyakan Chinese ya, Tionghoa. Jadi, di sini kita bikin sebuah kopitiam. Cuma kan kalau kopitiam sudah terlalu banyak."
Ia menambahkan, "Karena sebenarnya dominan orang Asia itu sukanya minum teh, dari moyang kita juga minumnya aja teh kan kebanyakan. Kalau kopi itu kebanyakan dari Barat. Nah, kita masukin beberapa ide tentang konsep nostalgia jadul dipadu dengan teh. Tapi mostly adalah ke Chinese yang lebih old dan vibes gitu."
Kopitiamnya punya area cukup luas. Kurang lebih bisa menampung 100 - 200 orang. Meja, kursi, beberapa interior serta dekorasinya memang mengambil unzur zaman dulu yang didominasi kayu cokelat. Selain suasana 'old vibes', kopitiam ini juga nyaman dan hangat untuk nongkrong santai.
2. Menu chicken latte yang viral
Tetiam punya menu chicken latte yang sedang viral. Foto: detikcom / Atiqa Rana |
Menu makanan dan minuman di sini sebenarnya kebanyakan makanan zaman dulu dan 'comfort food', seperti Nasi Set Jadul, aneka Indomie, Roti Kukus, Singkong Jadul, dan lain sebagainya.
Namun, sejak awal dibuka, Tetiam memang sudah menawarkan menu Chicken Latte yang akhirnya jadi menu paling memikat perhatian banyak orang saat ini.
"Itu sebenarnya salah satu ide iseng kita aja ya. Karena kan banyak temen tuh yang suka ke China, keliling segala macem. Nah, pas kita juga sering ngeliatin TikTok. Terus lihat ada satu cafe di China Guangzhou, dia ada jual ayam tapi di kopi. Kok ayam bisa di kopi gitu kan? Terus aku liat kayaknya di Indonesia belum ada gitu. Kenapa enggak kita coba aja? Kita juga kuatnya kan di minuman ya," ujar Andre Hansen ke detikFood,
Karena menu tersebut sebenarnya bisa diolah dengan teh dan kopi, Tetiam akhirnya menawarkan beberapa piihan chicken latte. Tak sebatas pada latte kopi saja tetapi saat ini menu matcha latte, red velvet latte, dan cokelat juga bisa disajikan bersama topping ayam.
Tetiam juga mengimpor langsung cetakan pudding ayamnya dari China, sehingga bisa mirip dengan apa yang ada di Guangzhou.
3. Jual 1000 chicken latte selama hampir sebulan buka
Hampir 1000 ayam sudah laku terjual untuk disajikan bersama latte. Foto: detikcom / Atiqa Rana |
Viralnya menu ini membuahkan hasil bagus. Andre mengungkap dari total hampir satu bulan buka, sudah hampir 1000 buah chicken latte terjual.
"Jadi kita memproduksi puding ayamnya agak susah nih, agak PR nih ya. Karena kan dia butuh waktu 2-3 jam sampai jadi ayamnya. Jadi totalnya hampir, sekarang kalau nggak salah udah 700-an sekian buah ayam per hari," ujarnya.
Awal-awal buka, memang menu kopi chicken latte yang paling banyak dipesan. Kurang lebih 300-400 buah 'ayam' dipakai untuk topping kopi latte. Namun, seiring waktu banyak juga pelanggan yang meminta agar topping puding ayam ini bisa disajikan dengan menu latte lain, seperti matcha hingga cokelat.
"Karena awal itu sebenarnya ideanya kita itu ayam itu kan kalau di makanan Chinese ada namanya pechamke kan. Nah, pechamke itu ayam putih disiram kuah saus kecap. Jadi pas kita siram, gerenjelan kulit ayamnya itu ada bekas kecapnya gitu loh. Jadi orang nanya, kok ayam disiram kecap gitu. Ternyata pas disiram red velvet sama matcha kayaknya bagus juga," jelasnya.
4. Sensasi unik minum chicken latte
Penyajian menu Chicken lattenya akan seperti ini. Foto: detikcom / Atiqa Rana |
Saat ini tersedia empat menu chicken latte yaitu kopi, matcha, red velvet, dan cokelat. DetikFood mencoba dua varian menu yaitu Kopi dan Matcha yang harganya dibanderol berkisar Rp40.000 per gelas.
Untuk kopi, racikannya sama seperti menu latte pada umumnya. Memadukan kopi, susu, dan krimer. Namun, mereka menggunakan espresso yang diseduh manual, tanpa mesin.
Jadi ada gelas isi susu, krimer, es, beserta pudding ayam yang ditusuk dan diletakkan di atas gelas sebagai topping. Sedangkan espressonya disajikan dalam gelas terpisah.
Cara minumnya, espresso tersebut bisa disiram ke gelas berisi susu krimer dan topping ayamnya secara perlahan, sehingga tekstur kulit ayam yang 'grenjel' terlihat semakin menonjol.
Mungkin dari segi penampilan, puding ayamnya terlihat mengerikan. Namun, rasanya ternyata nikmat. Pada dasarnya ini merupakan pudding karamel yang menurut kami rasanya cukup manis. Namun, karena sudah kena siraman espresso, jadi ada sensasi pahit yang membekas di puding.
Puding ini juga cocok dipadukan dengan kopinya. Menurut kami kopinya juga punya rasa cukup unik. Tidak terlalu manis, rasa kopinya cukup pekat dengan jejak rasa cokelat dan kacang tercecap di ujung lidah.
Mereka pakai biji kopi robusta, sehingga memang cenderung pahit kopinya, bukan asam. Kopinya juga tidak terlalu cair maupun creamy. Bisa dibilang kekentalannya pas.
Matcha latte racikannya kurang lebih sama. Cara penyajian dan minumnya juga sama seperti kopi. Namun puding ayamnya jadi punya jejak rasa matcha yang sedikit pahit khas.
Matchanya lumayan manis, tetapi masih ada jejak rasa pahit-pahit khas matcha yang tercecap di lidah. Matchanya juga bukan tipe yang terlalu 'pahit' atau terlalu 'rumput'. Menurut kami racikannya sangat cocok dengan lidah orang Indonesia. Namun, kalau tidak terlalu suka manis, sebaiknya minta agar diracik less sweet.
5. Hong Kong Milk Tea hingga Kaya Toast Es Krim
Milk tea dan tea espresso yang tak kalah menarik dicoba. Foto: detikcom / Atiqa Rana |
detikFood juga mencoba beberapa menu lain. Salah satunya HK Milk Tea (Rp33.000). Minuman ini memadukan earl grey teh dengan susu. Tekstur milk teanya memang tidak begitu creamy, tetapi aroma earl greynya cukup kuat. Racikannya juga tidak terlalu manis.
Korea Peach Tea Espresso (Rp38.000) juga tak kalah menarik. Memadukan kopi espreso dengan teh dan sirup peach. Rasanya pahit, sedikit asam dan manis, dengan aroma harum dari peach yang menyegarkan. Kalau mencari minuman kopi teh yang ringan dan menyegarkan bisa pesan ini.
Tetiam juga punya beberapa menu makanan sebagai pelengkap. Ada Hong Kong Siomay Classic (Rp28.000) yang ukuran siomaynya tidak begitu besar, tetapi isiannya padat dengan potongan udang dan jamur yang melimpah.
Menu latte hingga minuman lain bisa dinikmati bersama siomay hingga toast ini. Foto: detikcom / Atiqa Rana |
Kalau mencari yang manis, bisa pesan Malaca Kaya Toast (Rp25.000). Uniknya toast di sini pakai roti yang warnanya agak cokelat merah gelap. Lalu, roti panggangnya disajikan bersama tambahan topping es krim vanilla nikmat.
Bagi yang suka bermain mahjong, kopitiam ini juga menyediakan meja mahjong elektrik yang bisa disewa. Untuk bermain mahjong, pelanggan juga tidak diharuskan memesan makanan atau minuman. Namun, ke depannya mungkin akan ada pilihan paket beserta makanan dan minuman.
"Jadi disini kita sediakan dua meja elektrik, dan kita kasih promo nih, biasa kalau di tempat-tempat area sekitar kita itu per jamnya 100 ribu, cuman kalau di kita 99 ribu, khusus 90 menit. Nanti mungkin kita akan buat paket-paket juga, jadi paket-paket tertentu. Pesan makanan udah bisa main mahjong gitu," ujar Andre.
Sembunyikan kutipan teks
Tetiam bisa ditemukan di Jl. Pluit Karang Indah Timur, RT.5/RW.14, Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14450.
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (aqr/adr)







KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN