Rayakan HUT Jakarta, Jelajahi 5 Restoran Unik di Gedung Bersejarah Era Kolonial!

Rayakan HUT Jakarta, Jelajahi 5 Restoran Unik di Gedung Bersejarah Era Kolonial!

Sonia Basoni - detikFood
Senin, 22 Jun 2026 17:30 WIB
Tugu Kunstring Paleis
Foto: detikcom/Diah Afrilian
Jakarta -

Tahun ini, Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499. Momen ini bisa menjadi kesempatan menarik untuk menikmati kuliner sambil menelusuri jejak sejarah ibu kota.

Di tengah deretan gedung pencakar langit, masih berdiri sejumlah restoran dan kafe yang menempati bangunan peninggalan era kolonial dengan usia puluhan hingga ratusan tahun.

Tak hanya menawarkan suasana klasik yang memikat, tempat-tempat makan ini juga menyajikan beragam hidangan Indonesia hingga perpaduan kuliner Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihannya mulai dari kedai kafe yang berada di kawasan museum, restoran fine dining, hingga destinasi ikonik di kawasan Kota Tua, semuanya menghadirkan pengalaman bersantap dengan nilai sejarah kota Jakarta.

Berikut 5 restoran unik di Jakarta yang menempati gedung bersejarah era kolonial:

ADVERTISEMENT

1. Jajaghu Restaurant

Cantiknya 'House of Tugu', Makan Ditemani Koleksi Benda BersejarahCantiknya 'House of Tugu', Makan Ditemani Koleksi Benda Bersejarah Foto: detikFood

Buat yang ingin menikmati kuliner sambil merasakan suasana bersejarah di Jakarta, House of Tugu di kawasan Kota Tua Jakarta layak masuk daftar kunjungan.

Dibuka sejak November 2024, bangunan ini dulunya milik saudagar Tionghoa Oei Tiong Ham dan sempat difungsikan sebagai gudang gula hingga kantor. Kini bangunan bersejarah tersebut dipugar menjadi hotel bintang lima sekaligus destinasi kuliner dengan koleksi ratusan benda antik abad ke-19.

Salah satu daya tariknya adalah Jajaghu Restaurant yang mengusung konsep kejayaan Kerajaan Majapahit dengan interior penuh nuansa budaya dan sejarah Indonesia. Menu makanannya beragam mulai dari udang goreng sampai soto ayam khas Lamongan, dengan kisaran harga Rp100.000++.

Restoran ini juga memiliki cocktail bar, private dining room, serta lounge yang cocok untuk bersantap maupun menggelar acara spesial.

2. Cafe Batavia

Cafe BataviaCafe Batavia Foto: detikcom

Tak jauh dari House of Tugu, berlokasi tepat di depan Museum Fatahillah, Cafe Batavia menjadi salah satu ikon kuliner di kawasan Kota Tua Jakarta.

Restoran ini menempati bangunan peninggalan Belanda yang sudah berdiri sejak 1805 dan sempat terbengkalai sebelum dipugar. Setelah melalui beberapa perubahan kepemilikan, gedung tersebut akhirnya diubah menjadi restoran dan dibuka untuk umum pada 1993.

Interior bergaya kolonial yang dipadukan dengan koleksi foto-foto lawas menghadirkan nuansa nostalgia Jakarta tempo dulu. Menu yang ditawarkan memadukan cita rasa lokal dan pengaruh Belanda, seperti rujak kepiting, nasi goreng roa, putri mandi, hingga ronde dengan harga mulai sekitar Rp80.000 per porsi.

3. Plataran Menteng

Restoran Unik di Gedung Bersejarah Era Kolonial!Restoran Unik di Gedung Bersejarah Era Kolonial! Foto: Site Culinary/Visual

Plataran Menteng menjadi pilihan menarik bagi pencinta kuliner yang ingin menikmati hidangan Indonesia di bangunan bersejarah. Restoran ini dibuka sejak 2017 dan menempati bekas asrama mahasiswa Universitas Indonesia.

Bangunan megah dan kokoh ini kemudian dibeli oleh Dokter Lukito Husodo, sebelum dijual lagi ke pihak lain, yang kemudian dipugar tanpa mengubah karakter aslinya.

Plataran Menteng tidak mengubah apapun dari bangunan ini, bahkan pohon mangga tua yang telah berusia lebih dari 8 dekade tetap dipertahankan sebagai bagian dari identitas tempat tersebut.

Interiornya memancarkan kesan klasik sekaligus nyaman untuk bersantap bersama keluarga maupun tamu bisnis. Pilihan menunya meliputi lumpiang Gang Lombok, salad terong cincang ayam, pindang serani, nasi goreng rengginang, rendang ayam Batu Sangkar, hingga tumis ciciwis Cianjur dengan harga mulai dari Rp100.000 per hidangan.

4. Bunga Rampai

Perayaan 100 tahun bangunan restoran Bunga RampaiPerayaan 100 tahun bangunan restoran Bunga Rampai Foto: detikFood

Restoran Bunga Rampai di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, menempati rumah bergaya kolonial yang telah berdiri sejak awal 1900-an.

Sebelum menjadi restoran, bangunan ini pernah digunakan sebagai lokasi pertemuan para pejabat negara. Puluhan tahun berselang, di tangan desainer interior Agam Riadi, bangunan ini direnovasi menjadi restoran di tahun 2007 tanpa mengubah bentuk atau bangunan aslinya.

Bentuk asli bangunan tetap dipertahankan sehingga nuansa klasiknya masih sangat terasa. Interiornya memadukan gaya kolonial dengan sentuhan budaya Tionghoa peranakan yang elegan.

Di sisi kuliner, Bunga Rampai dikenal menghadirkan beragam masakan Nusantara, mulai dari tumis pare telur asin, sayur lodeh gedongan, ayam tangkap khas Aceh, udang kenari, hingga sate maranggi. Sebagian menu dibanderol sekitar Rp200.000 dan dapat dinikmati bersama.

5. Tugu Kunstkring Paleis

Tugu Kunstring PaleisTugu Kunstring Paleis Foto: detikcom/Diah Afrilian

Tugu Kunstkring Paleis berdiri di sebuah bangunan megah peninggalan kolonial yang telah ada sejak 1914 di Jakarta Pusat. Dahulu dikenal sebagai Bataviasche Kunstkring, gedung ini kemudian dihidupkan kembali sebagai restoran dan galeri seni pada 2013.

Suasana klasik dengan dekorasi artistik membuat pengalaman bersantap terasa berbeda, terutama bagi pencinta sejarah dan seni. Salah satu sajian unggulannya adalah Betawi Rijsttafel yang menampilkan aneka hidangan dalam satu rangkaian.

Pengunjung juga dapat menikmati menu seperti Kippen Batavia Tangkar, bistik sapi ala Indonesische Biefstuk, sate ayam Madura, opor bebek, hingga kari ikan barramundi dengan kisaran harga mulai Rp100.000 per porsi.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Shawarma Jumbo, Satu Porsi Bikin Kenyang"
[Gambas:Video 20detik] (sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads