Catat! 5 Kuliner Warung Tenda di Jakarta yang Bertahan Lebih dari 40 Tahun

Rekomendasi Tempat Makan

Catat! 5 Kuliner Warung Tenda di Jakarta yang Bertahan Lebih dari 40 Tahun

Sonia Basoni - detikFood
Minggu, 10 Mei 2026 14:00 WIB
Spesial! Racikan Mie Ayam Sejak 1986 Diberi Topping Ati Ampela
Foto: detikFood
Jakarta -

Di tengah maraknya restoran modern, warung tenda kaki lima masih punya tempat spesial di hati banyak orang. Beberapa di antaranya bahkan sudah bertahan lebih dari 40 tahun!

Kuliner kaki lima tetap digemari banyak orang, terutama penggemar kuliner tradisional. Di Jakarta, tak terhitung ada berapa banyak warung tenda kaki lima yang menjual beragam jenis makanan. Tapi hanya beberapa warung tenda yang mampu bertahan selama puluhan tahun, serta etap ramai diburu pelanggan setia hingga sekarang.

Meski hanya mengandalkan tenda sederhana di pinggir jalan, cita rasa yang konsisten membuat kuliner legendaris ini sulit tergantikan. Ada yang terkenal dengan racikan nasi kambing yang ikonik, lalu ada warung tenda dengan menu sop kambingnya yang bikin kangen, hingga warung seafood kaki lima favorit anak Jaksel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut lima rekomendasi warung tenda kaki lima legendaris di Jakarta, yang usianya di atas 40 tahun dan masih ramai pembeli sampai sekarang.

ADVERTISEMENT


1. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih

Nasi Goreng Kambing Kebon SirihNasi Goreng Kambing Kebon Sirih Foto: dok. detikFood

Ketika membicarakan warung tenda kaki lima paling legendaris di Jakarta, Nasi Goreng Kebon Sirih pasti masuk dalam daftar rekomendasi banyak orang. Sudah ada sejak 1958, tempat makan kaki lima ini dikenal luas karena nasi goreng kambingnya yang dianggap paling enak di Jakarta.

Bermodalkan warung tenda sederhana yang bertahan sampai sekarang, Nasi Goreng Kebon Sirih terkenal dengan harga nasi gorengnya yang sedikit lebih tinggi dibandingkan warung tenda llainnya. Berlokasi di Jalan Kebon Sirih, warung tenda berusia 68 tahun ini masih mempertahankan suasana sederhana dengan tenda dan bangku ala kaki lima. Menariknya, banyak pelanggan setia yang kini lebih suka menikmati nasi gorengnya di dalam mobil.

Soal harga, setengah porsi nasi goreng kambing dihargai sekitar Rp 49.000, sementara satu porsi lengkapnya dibanderol Rp 58.000. Bagi yang ingin porsi lebih besar, ada pilihan dengan harga Rp 93.000. Selain nasi goreng kambing, ada juga nasi goreng ayam dan nasi goreng polos dengan harga yang sama, mulai dari Rp 49.000.


2. Nasi Uduk Remaja H. Toha

Nikmatnya Nasi Uduk Remaja H.Toha, Sejak 1970an di CikiniNikmatnya Nasi Uduk Remaja H.Toha, Sejak 1970an di Cikini Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Di balik ramainya kawasan Cikini, Jakarta Pusat saat malam hari, ada warung tenda legendaris yang usianya lebih dari 56 tahun, dikenal dengan nama Nasi Uduk Remaja H. Toha yang sudah setia melayani pelanggan sejak era 1970-an.

Warung kaki lima ini berada di Jalan Cikini Kramat No.4 dan terkenal sebagai salah satu nasi uduk malam favorit warga Jakarta. Meski tampil sederhana dengan konsep warung tenda pinggir jalan, pembelinya selalu ramai, bahkan banyak pelanggan loyal yang datang sejak puluhan tahun lalu.

Keistimewaannya ada pada nasi uduk gurih yang dimasak tanpa santan. Lauknya juga lengkap, mulai dari ayam goreng, empal, paru, sate usus, hingga sate kulit yang gurih nikmat. Seporsi nasi uduk ayam goreng dibanderol sekitar Rp 21.000, sedangkan lauk tambahannya mulai Rp 1.500-an saja. Paling pas disantap hangat dengan sambal kacang atau sambal goreng khas racikan mereka.

3. Seafood 68 Santa

5 Warung Seafood Tenda Kaki Lima Ini Sukses Bertahan Puluhan TahunSeafood Santa Sukses Bertahan Puluhan Tahun Foto: Site Culinary

Seafood 68 Santa jadi tempat makan murah meriah bagi anak-anak Jaksel (Jakarta Selatan) yang ngidam makan seafood enak namun murah. Letaknya ini berada di dekat Pasar Santa, tak jauh dari Senopati yang memang jadi tempat nongkrong kekinian anak Jaksel. Seafood kaki lima legendaris ini ternyata sudah berjualan dari tahun 1980-an atau sekitar 46 tahun yang lalu.

Walau dekat dengan daerah Senopati, warung seafood ini masih terjangkau dan bergaya kaki lima. Awalnya berjualan di warung tenda, tapi kini area makannya sudah bisa di ruko, meski bagian dapurnya masih pakai warung tenda sederhana. Warung tenda spesialis menu seafood ini mulai melayani pembeli dari sore hari. Sesuai dengan namanya, warung ini berlokasi di daerah Santa, Jakarta Selatan.

Menu andalan warung tenda ini ada banyak. Mulai dari kerang rebus, aneka ikan bakar, cumi asam manis, udang goreng tepung hingga kepiting saus Padang. Untuk pelengkap, ada cah kangkung yang renyah segar. Harga makanan di sini mulai dari angka Rp 25 ribu saja.


4. Sop Kaki Kambing Sudi Mampir Tebet

Sop Kaki Kambing & Sapi Dua Saudara: Hangat Nikmat Tanpa  Prengus!Sop Kaki Kambing Hangat Nikmat Tanpa Prengus! Foto: detikcom

Jalan-jalan ke Tebet, ada warung tenda legendaris yang usianya sudah 45 tahun dan terkenal dengan sate kambing dan sop kaki kambingnya yang enak. Warung tenda ini namanya Sop Kaki Kambing Sudi Mampir Tebet, eksis sejak 1981 dan sudah jadi ikon kuliner kaki lima di Tebet. Buka setiap jam 5 sore hingga jam 1 malam.

Setiap harinya warung tenda ini selalu menyajikan hidangan sate kambing gaya kaki lima yang tak kalah enak dengan sate di restoran. Potongan daging kambingnya yang juicy berpadu dengan acar kecap yang pedas manis.

Kalau suka potongan kambing yang lain di sini bisa pesan usus dan otak kambing yang menggunakan minyak samin. Jadi aromanya harum dan tidak bau prengus. Kisaran harga makanan di sini berkisar mulai dari Rp 35.000 saja.

5. Mie Ayam Cak Kandar

Spesial! Racikan Mie Ayam Sejak 1986 Diberi Topping Ati AmpelaSpesial! Racikan Mie Ayam Sejak 1986 Diberi Topping Ati Ampela Foto: detikFood

Kalau mencari mie ayam kaki lima legendaris di Jakarta Timur, Mie Ayam Cak Kandar wajib masuk daftar kuliner yang patut dicoba. Warung tenda kaki lima yang berada di kawasan Pulo Mas ini sudah berjualan sejak 1986 dan terkenal dengan racikan mie ayam khas Wonogiri yang gurih manis. Lokasinya ada di Jalan Pulo Mas Timur K No.47, Jakarta Timur.

Menu andalan dari Cak Kandar yang sudah eksis selama 40 tahun ini adalah mie ayam dengan pilihan topping melimpah, mulai dari ati ampela, ceker, bakso, telur muda, hingga pangsit goreng dan rebus. Salah satu favorit pelanggan tentu mie ayam ati ampela dengan potongan ati dan ampela berbumbu gurih yang tidak amis.

Tekstur mienya juga kenyal dan tidak lembek karena dibuat tanpa bahan pengawet. Soal harga masih ramah di kantong, seporsinya dibanderol mulai Rp 20.000-an dengan porsi besar dan mengenyangkan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Nasi Gila Langganan Raisa Andriana di Jaksel"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/sob)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads