Soto Betawi menjadi ciri khas racikan soto khas Jakarta. Soto Betawi H. Ma'ruf merupakan salah satu pelopor soto Betawi legendaris yang jadi langganan pejabat.
Selain kerak telor, soto Betawi juga menjadi makanan tradisional di Jakarta yang punya banyak penggemar. Bahkan banyak tempat makan soto Betawi yang sudah terkenal sejak puluhan tahun silam.
Salah satu pelopornya Soto Betawi H. Ma'ruf. Awalnya soto Betawi ini dijajakan secara berkeliling dengan pikulan, sampai akhirnya H. Ma'ruf berhasil membuka kedai pertamanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini Soto Betawi H. Ma'ruf sudah punya banyak cabang. Tidak sedikit juga pejabat dan para politisi yang menjadi langganan soto Betawi di sini.
Detail Informasi | |
| Nama Tempat Makan | Soto Betawi H. Ma'ruf |
| Alamat | Jl. RP. Soeroso No.36A 2, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. |
| No Telp | 0857-7536-8588 |
| Jam Operasional | Setiap hari, 09.00 - 21.00 WIB |
| Estimasi Harga | Rp20.000 - Rp70.000 |
| Tipe Kuliner | Tradisional |
| Fasilitas |
|
Potret H. Ma'ruf bin Sahib, pendiri Soto Betawi H. Ma'ruf sejak 1940an. Foto: Diah Afrilian/detikcom |
Buka Sejak Tahun 1940an
Soto Betawi H. Ma'ruf awalnya berjualan dengan cara dipikul mulai tahun 1940an. Kisah perjalanan H. Ma'ruf terekam melalui potongan surat kabar yang banyak ditempel pada dinding-dinding restorannya.
Namun, untuk kedai dengan tempat makan sendiri, H. Ma'ruf baru memiliki restorannya pada tahun 1983. Kedai pertamanya ini berlokasi di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.
"Tempat pertama kita itu yang di Taman Ismail Marzuki, (buka) tahun 1983. Cuma waktu TIM (Taman Ismail Marzuki) renovasi itu kita tutup lama. Ramainya ya di sini (cabang Gondangdia)," ujar salah satu penerusnya.
Banyak pejabat dan politisi yang kerap makan di sini. Foto: Diah Afrilian/detikcom |
Langganan Para Pejabat
Walaupun kedai pertamanya berada di Taman Ismail Marzuki, Soto Betawi H. Ma'ruf sudah punya banyak cabang. Salah satunya yang populer ialah cabangnya yang berada di kawasan Gondangdia yang buka tahun 2000an.
Tempat makan ini berdiri di bangunan milik sendiri. Di bagian luarnya kental dengan ornamen menyerupai rumah tradisional Betawi.
Memasuk area makannya, pelanggan bisa merasakan nuansa jadul dengan banyak foto politisi hingga pejabat yang pernah datang ke sini.
Bahkan tidak sedikit kepala daerah yang datang ke Jakarta akan menyempatkan diri untuk datang makan soto di rumah makan ini.
Nama-nama seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, hingga Adhyaksa Dault juga terpampang fotonya saat makan ke sini. Menurut pengakuan salah satu penerusnya, hampir setiap hari ada saja pejabat maupun jajaran pemerintahan yang akan mampir untuk makan ke sini.
Racikan soto Betawinya otentik, kuahnya menggunakan campuran susu. Foto: Diah Afrilian/detikcom |
Racikan Soto Betawi Otentik
Soto Betawi H. Ma'ruf punya dua versi racikan. Ada Soto Betawi dengan kuah susu yang dibanderol Rp60.000 dan juga ada soto Betawi yang diracikan dengan kuah bening seharga Rp58.000.
Untuk isiannya sendiri, pelanggan bisa memilih antara isian yang full potongan daging sapi maupun isian campuran antara daging dan jeroan.
Soto Betawi di sini menggunakan kuah susu, bukan santan. Terbukti ketika kami cicipi, pada cecapan pertama rasanya lebih ringan, creamy, dan gurih yang lebih lembut. Berbeda dengan rasa kuah yang memakai santan.
Walaupun begitu, racikan rempah-rempahnya tetap kuat baik dari aroma maupun rasanya. Potongan daging sapinya juga besar-besar sehingga membuat pelanggannya puas dengan menikmati isiannya.
Jika ingin yang lebih ringan, kamu bisa memesan soto Betawi kuah bening. Rasa kaldu khas daging sapinya tetap terasa. Bedanya terasa lebih ringan di mulut karena benar-benar murni kaldu tanpa tambahan santan atau susu.
Soto dengan kuah beningnya dilengkapi potongan sayuran seperti wortel, kentang, dan tomat yang lebih banyak. Pada soto ini kami memesan isian campur, baik babat, usus, paru, dan jeroan lainnya tidak terasa amis maupun alot.
Seporsi laksa betawinya juga tak kalah enak daripada sotonya. Foto: Diah Afrilian/detikcom |
Laksa Betawi yang Tak Kalah Enak
Bernama "Soto Betawi H. Ma'ruf" ternyata ada menu yang tak kalah nikmat lainnya selain soto Betawi. Laksa Betawi patut dicoba.
Seporsi Laksa Betawi dibanderol Rp39.000 dengan isian soun, lontong, kemangi, telur rebus, dan emping. Ada juga pilihan laksa dengan tambahan isian berupa potongan daging ayam maupun sapi.
Karakter kuahnya berbeda dengan Soto Betawi. Kuahnya lebih creamy karena menggunakan santan dan bumbu kuning seperti kari.
Rasa kuah laksanya cukup kental tetapi gurih lembut. Ada afertaste atau jejak rasa sedikit pedas yang hangat pada tenggorokan setelah laksa ditelan.
Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikFood? Kirim email ke redaksi@detikfood.com.
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (dfl/adr)
d’foodspot Review
Ulasan lengkap rekomendasitempat makan untukmu





KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN