Di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel), ada tempat makan aneka sop daging yang patut dicoba. Sajian sop buntut berkuah bening gurih hingga konro bakar yang smokey dicocol sambal kacang jadi andalan di sini.
Di Jalan Cililin, berderet pilihan kafe, bakery, dan restoran kekinian. Namun kalau mau cari menu tradisional, Sop Buntut Cililin wajib masuk dalam daftar kulineran.
Dari depan, tampilan rumah makan ini sederhana. Bangunannya seperti rumah mungil dengan banner warna kuning dan merah terang bertuliskan 'Sop Buntut Cililin'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, suasana homey dan kesan sederhana inilah yang justru menarik minat tim detikFood untuk mampir makan siang (26/3). Begitu masuk, kami mendapati area bersantap yang hanya bisa menampung sekitar 15 pengunjung.
Saat kami mampir, pada jam-jam jelang sore, masih ada juga beberapa pegawai kantoran yang makan di sini. Mereka tergoda dengan menu aneka daging yang tersedia.
Detail Informasi | |
| Nama Tempat Makan | Sop Buntut Cililin by Dapur Dee Lasri |
| Alamat | Jalan Cililin No.6, Petogogan, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan |
| sopbuntutcililin | |
| Jam Operasional | 10.00-22.00/22.30 |
| Estimasi Harga | mulai dari Rp 50 ribu |
| Tipe Kuliner | olahan buntut dan daging |
| Fasilitas |
|
Dirintis sejak 2023
Sop Buntut Cililin berada di Jalan Cililin, rumah makan sederhana yang tawarkan aneka olahan daging. Foto: Andi Annisa DR/detikfood |
Tim detikFood berbincang dengan pemilik Sop Buntut Cililin, ibu Kiki. Beliau mengisahkan tempat makan ini sudah ada sejak 2023.
Namun ini bukan usaha kuliner pertama ibu Kiki. Sebelumnya ia juga membuka usaha sop buntut di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, sekitar tahun 2007.
Usahanya tidak bertahan lantaran ibu Kiki sempat harus fokus mengurusi suaminya yang sakit. Kondisi bisnisnya juga dinilai tidak baik-baik saja hingga ia berujung menutup rumah makannya.
Menariknya, ibu Kiki berasal dari keluarga yang mayoritas merupakan pebisnis kuliner. Di Cililin, ada usaha Teppan.in yang merupakan milik keponakannya. Lalu jaringan kafe Langit Seduh, juga usaha kuliner keluarganya.
Inspirasi masa kecil dari resep sang ibu
Ibu Kiki, sosok di balik Sop Buntut Cililin. Foto: Andi Annisa DR/detikfood |
Di Sop Buntut Cililin, kamu bisa menikmati aneka olahan daging. Menunya terbagi dalam 3 kategori utama, yaitu buntut, konro, dan iga. Ada juga soto betawi dan sop daging.
Ibu Kiki bercerita semua menu di sini terinspirasi dari masa kecilnya. Ia sering mengintip ibunya di dapur menyiapkan menu-menu nikmat ini. Dari situ pula kecintaannya akan dapur mulai tumbuh.
Di Sop Buntut Cililin, harga menunya mulai dari Rp 50 ribu untuk sop daging. Lalu untuk sop buntut dan sop iga mulai dari Rp 75 ribu, sedangkan sop konro berkisar dari Rp 90 ribu. Harga menu di sini sudah termasuk pajak.
Sehari bisa olah 30 kg buntut
Sop buntut original dibanderol Rp 75 ribu seporsi. Foto: Andi Annisa DR/detikfood |
Sop Buntut Ori (Rp 75 ribu) wajib dicoba kalau ke sini. Porsinya menggugah selera dengan isi sekitar 3 potong buntut ukuran besar.
Kuahnya yang bening menebar aroma gurih nikmat. Ada irisan daun bawang yang cukup royal.
Slurpp! Pada sesapan pertama kuahnya, kami mencicipi rasa pala yang tipis. Beriringan dengan jejak bumbu rempah lain yang khas untuk sop buntut, seperti merica hingga hingga aneka bawang.
Yang bikin istimewa, tekstur buntut di sini super empuk! Bahkan saking empuknya bisa lepas dengan mudah dari tulang.
Kuncinya ada pada penggunaan buntut impor yang kemudian dipresto hingga empuk. Kuahnya yang bening juga berkat trik khusus. Diakui ibu Kiki, ia merebusnya dari tulang-tulang dan lemaknya selalu dibuang.
Sop Konro Bakar dan Oseng Iga Cabe Mercon yang istimewa
Konro bakar yang smokey dengan cocolan saus kacang. Foto: Andi Annisa DR/detikfood |
Makan siang kami semakin lengkap dengan Sop Konro Bakar (Rp 95 ribu). Dua potong daging iga yang masih melekat dengan tulangnya, tersaji dengan warna cokelat gelap akibat proses bakar. Pendampingnya berupa sup kaldu dan cocolan saus kacang.
Daging konro di sini cukup berserat, tapi tetap empuk. Yang menonjol adalah aroma dan rasa smokey. Terjejak juga rasa manis khas kecap pada setiap serat-serat daging.
Untuk saus kacangnya sendiri punya tekstur pas, tidak terlalu kental maupun encer. Ketika daging dicocolkan, menghadirkan rasa gurih 'nutty' yang enak.
Bagi penggemar pedas bisa pesan Oseng Iga Cabe Mercon (Rp 89 ribu). Disajikan di mangkuk tanah liat, ada sekitar 3 potong iga empuk yang dioseng bersama bumbu kecap manis, bawang bombai, dan cabai rawit. Penampilannya makin cantik dengan irisan tomat merah.
Oseng Iga Cabe Mercon yang menggugah selera. Foto: Andi Annisa DR/detikfood |
Hidangan ini punya rasa manis yang dominan, tapi ketika kamu gigit irisan cabai rawitnya, langsung terasa sensasi pedas nonjok!
Kalau masih kurang pedas, Sop Buntut Cililin punya sambal hijau sebagai cocolan. Sementara untuk hidangan berkuah, bisa pakai sambal merah cair sebagai pelengkap.
Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke redaksi@detikfood.com






KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN