Mantul! Sarapan Sate Kelopo Gurih yang Kondang Sejak 75 Tahun Lalu

Sonia Basoni - detikFood Rabu, 30 Des 2020 07:00 WIB
Mantul! Sarapan Sate Kelopo Gurih yang Kondang Sejak 75 Tahun Lalu Foto: detikFood
Surabaya -

Sudah populer sejak 75 tahun lalu Sate Kelopo Ondomohen tetap laris manis hingga sekarang. Banyak orang yang datang untuk sarapan di sini.

Jalan-jalan akhir tahun ke Surabaya, bisa mampir untuk sarapan sate kelopo yang legendaris di wilayah Genteng. Kuliner yang satu ini berada di Jalan Walikota Mustajab yang ramai di pagi sampai malam hari.

Baca Juga: Cerita di Balik 2 Sate yang Legendaris dan Inovatif di Kota Pahlawan

Dalam rangkaian Road Trip Jakarta-Bali With Hybrid Car Toyota (30/12). Tim detikcom Mampir sarapan Sate Kelopo Ondemohen Bu Asih, yang sejak pagi sudah dipenuhi pengunjung.

Mantul! Sarapan Sate Kelopo Gurih yang Kondang Sejak 75 Tahun LaluMantul! Sarapan Sate Kelopo Gurih yang Kondang Sejak 75 Tahun Lalu Foto: detikFood

Warung makan ini terbilang sederhana. Di bagian depan warung, terdapat panggangan sate tradisional lengkap dengan baskom berisi tumpukan tusukan sate daging sapi atau ayam.

Menunya ada sate ayam, sate daging sapi, atau sate daging campur lemak dengan kombinasi yang pas. Sate disajikan dengan parutan kelapa dan bumbu kacang yang lebih kental dari sate lainnya.

Pelayanannya juga cepat, kurang dari 10 menit sate dan lontong sudah siap tersedia di atas meja. Kalau suka rasa sate yang juicy dan empuk, wajib coba sate campur dengan lemaknya.

Mantul! Sarapan Sate Kelopo Gurih yang Kondang Sejak 75 Tahun LaluMantul! Sarapan Sate Kelopo Gurih yang Kondang Sejak 75 Tahun Lalu Foto: detikFood

"Sate lemak ini paduan dari potongan daging sapi lulur atau tenderloin. Biar lebih enak dipakaikan lemak sapi. Jadi kalau dimakan itu meleleh gurih di mulut," jelas salah satu pelayan di sana.

Berbeda dari sate lainnya, Sate Kelopo Ondemohen buatan Bu Asih ibni sebelumnya dibaluri kelapa parut yang sudah dibumbui. Kemudian potongan daging sate baru ditusuk dan dipanggang di atas arang. Karenanya aromanya semerbak wangi mengulik hidung.

Sebelum dipanggang, sate-sate ini sudah didiamkan selama 1-2 jam agar bumbunya meresap. Agar proses marinasinya lebih meresap, daging sate ini dimasukan ke dalam lemari pendingin. Kemudian baru dikeluarkan ketika stok sate di baskom mulai habis.

Mantul! Sarapan Sate Kelopo Gurih yang Kondang Sejak 75 Tahun LaluMantul! Sarapan Sate Kelopo Gurih yang Kondang Sejak 75 Tahun Lalu Foto: detikFood

Sate yang manis renyah dipadu saus kacang yang kental, ditambah dengan irisan bawang merah segar dan serundeng kelapa membuat rasanya semakin gurih. Rasa inilah yang bikin ketagihan.

"Ciri khasnya di sini sate diberi serundeng kelapa. Jadi rasanya itu ada manis gurih dari kelapa," lanjut pelayan.

Satu porsi sate kelopo terdiri dari 10 tusuk harganya Rp 29.000. Sementara lontongnya dihargai Rp 4.000. Masih terbilang murah karena potongan sate yang besar dan tekstur daging sapi empuk.

Mantul! Sarapan Sate Kelopo Gurih yang Kondang Sejak 75 Tahun LaluMantul! Sarapan Sate Kelopo Gurih yang Kondang Sejak 75 Tahun Lalu Foto: detikFood

Selain sate daging sapinya yang legendaris. Sate Ondemohen Bu Asih ini juga punya menu sate yang tak kalah enak. Seperti sate ayam, sate usus, sate sumsum, sate otot, sate campur hingga paduan sate sapi ayam.

Mantul! Sarapan Sate Kelopo Gurih yang Kondang Sejak 75 Tahun LaluMantul! Sarapan Sate Kelopo Gurih yang Kondang Sejak 75 Tahun Lalu Foto: detikFood

Setiap harinya warung sate legendaris ini sudah buka dari jam 7 pagi hingga malam hari. Letak warung sate ini tak jauh dari pusat kota Surabaya, jadi tidak sulit untuk menemukannya.

Kalau mau makan di sini pastikan datang di bawah jam 12 siang, untuk menghindari kerumunan di jam makan siang ya.

Baca Juga: Tebus Kangen Surabaya dengan Santap Sate Kelopo hingga Lontong Balap


Sate Kelopo Ondomohen Bu Asih
JL. Walikota Mustajab No.36, Ketabang.
Telp: (031) 5474575
Jam Buka: 07.00 - 23.00



Simak Video "Sarapan Sate Kelopo Ondomohen yang Melegenda di Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com