Sop Sapi Gosyen : Sluurp! Gurihnya Sop Daging dan Sop Sumsum

Devi Setya - detikFood Selasa, 17 Mar 2020 12:00 WIB
sop sapi gosyen Foto: Devi S. Lestari/detikFood
Jakarta -

Sajian sop daging selain kaya nutrisi juga enak dinikmati saat hangat. Kuah kaldu dan dagingnya yang gurih makin enak ditambah sambal.

Semangkuk sop dengan daging empuk dan kuah kaldu bening yang gurih bisa dinikmati ke kedai Sop Sapi Gosyen. Kedai yang berlokasi di Kedoya, Jakarta Barat ini menawarkan aneka hidangan sop daging yang siap memanjakan selera.

Benar saja, meskipun kami baru tiba di area parkir kedai ini, hidung sudah digoda dengan aroma gurih kaldu daging yang mengepul dari panci rebusan sop. Semakin dekat area makan, aromanya semakin menusuk-nusuk hidung dan seolah terus menggoda agar kami cepat memesan semangkuk sop.

Melirik daftar menu, ternyata kedai ini memang spesialis menyajikan aneka sop daging sapi. Beberapa menu serba daging bisa jadi pilihan antara lain Sop Daging Tetelan, Sop Iga Sapi, Sop Buntut Sapi, Sop Campur dan Sop Tulang Sumsum. Pokoknya buat pencinta daging sapi terutama sop harus ke sini.

Sop Sapi Gosyen : Sluurp! Gurihnya Sop Daging dan Sop SumsumFoto: Devi S. Lestari/detikFood

Baca juga : Sop Sapi Anak Abah: Sluurp! Gurih Segar Sop Daging dan Iga Sambal Pucung


Kami memesan beberapa menu andalannya yakni Sop Iga, Sop Campur dan Sop Sumsum. Sop Iga Sapi (Rp 38.000) disajikan panas mengepul. Disajikan dalam mangkuk putih bergaris merah sop ini berisi tiga potong iga sapi, wortel, kentang dan taburan bawang goreng serta irisan daun bawang. Tampilan seperti sop iga rumahan.

Sluurp! Kuah kaldu yang aromanya sejak awal menggoda kami ini ternyata memang memiliki rasa gurih kaldu sapi yang dominan. Selain itu ada juga jejak rasa aneka rempah. Tampaknya kuah kaldu dimasak dengan tambahan cengkeh, biji pala hingga kayu manis. Penggunaan rempah yang pas, membuat kuah kaldu lebih kaya rasa namun tidak membuat keruh.

Sop Sapi Gosyen : Sluurp! Gurihnya Sop Daging dan Sop SumsumFoto: Devi S. Lestari/detikFood


Puas mencicip kuahnya, kami mencoba mencungkil bagian dagingnya. Wuiih ternyata daging iga ini punya tekstur super empuk. Bentuk daging memang utuh namun ketika dipotong dengan sendok, serat daging langsung terpisah. Demikian juga ketika kami mengunyahnya. Empuk juicy!

Ditambah sambal dan air perasan jeruk limau yang memang disajikan terpisah, rasanya semakin mantap. Sambal rawit merah yang jadi pelengkap ini tipe sambal super pedas, bagi pencinta kuliner pedas dijamin lidah akan terpuaskan.

Tak beda jauh dengan Sop Campur (Rp 60.000) yang bisa jadi pilihan buat yang galau memilih isian. Sop campur disajikan dengan isian buntut sapi, iga sapi, daging, tetelan dan kikil. Porsinya juga lebih banyak dan komplet.

Tak berbeda dengan daging iga yang sudah kami coba sebelumnya, semua daging Sop Campur ini juga punya tekstur empuk. Potongan buntut sapi ukuran sedang ini punya daging tebal yang empuk gurih.

Sop Sapi Gosyen : Sluurp! Gurihnya Sop Daging dan Sop SumsumFoto: Devi S. Lestari/detikFood


Kenyalnya tetelan dan kikil sapi juga menjadi daya tarik yang boleh dilewatkan. Karena porsinya lumayan banyak, Sop Campur ini bisa disantap hingga 2 orang. Tapi kalau sanggup menyantapnya sendiri, dijamin perut puas terisi.

Kami tak melewatkan Sop Tulang Sumsum (Rp 70.000). Menu yang satu ini langsung menyita perhatian karena disajikan dengan tulang sumsum ukuran besar. Potongan daging sapi, wortel dan kentang tetap menjadi pelengkap pada menu yang satu ini.

Tak mau menunggu dingin, kami langsung mencungkil sumsum yang ada di rongga tulang kaki ini. Tak perlu khawatir kesulitan, kami diberikan sedotan besar untuk menyeruput lembut gurih sumsum. Slurrrp!

Sop Sapi Gosyen : Sluurp! Gurihnya Sop Daging dan Sop SumsumFoto: Devi S. Lestari/detikFood

Baca juga : Enaknya Semangkuk Sop Iga Bakar dengan Paduan Kuah Gurih di Sini


Wah nikmat sekali sensasi menyeruput sumsum dari dalam sela tulang. Tambahkan kuah lagi agar sumsum mudah dinikmati. Sayangnya, rongga tulang sumsum ini cenderung dangkal jadi isi sumsumnys tak terlalu banyak.

Semua sop daging ini paling pas dinikmati dengan seporsi nasi putih hangat. Wah siap-siap gagal diet!

Selesai makan, kami tergelitik untuk bertanya soal rahasia empuknya daging pada sop ini. Koh Ifong, salah satu pemilik yang kami temui di kedai mengatakan tekstur empuk ini diperoleh dari teknik memasaknya.

"Kami tidak pakai presto, ini empuknya memang asli karena direbus lama. Dagingnya ini direbus 2 jam, jadi kaldunya keluar dan dagingnya juga empuk," ujar Koh Ifong.

Sop Sapi Gosyen : Sluurp! Gurihnya Sop Daging dan Sop SumsumFoto: Devi S. Lestari/detikFood


Puas menikmati aneka sop daging, saatnya kami membilas mulut dengan semangkuk Es Taiwan (Rp 30.000). Es campur ini disajikan komplet dengan berbagai topping.

Es serut yang sudah diguyur gula cair, sirup dan susu kental manis disajikan dengan potongan buah semangka, melon, buah naga, mangga kacang merah, kacang hijau, cincau hitam dan strawberry. Manis segar es Taiwan ini sukses membilas mulut yang sebelumnya agak terasa berlemak usai menyantap sop daging.

Sop Sapi Gosyen
Jl. Panjang No. 9A
Kedoya Selatan, Jakarta





Simak Video "Nikmatnya Menyantap Sop Daging dan Sop Sumsum di Sop Sapi Gosyen"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)