Soto Kudus Jaya : Jajan Soto Kudus di Warung Berusia 29 Tahun

Devi Setya - detikFood Selasa, 28 Jan 2020 12:01 WIB
soto kudus jaya Foto: Devi S. Lestari/detikFood
Jakarta -

Racikan soto kudus bisa dibilang paling sederhana dibanding soto lain. Tapi kuahnya yang bening dan gurih justru jadi daya tarik yang menggoda.

Mencari kedai soto Kudus legendaris di Jakarta memang susah-susah gampang. Salah satu yang legendaris ada di kawasan Cipinang, Jakarta Timur. Kedai dengan nama Soto Kudus Jaya ini diketahui sudah berdiri sejak tahun 1991.

Dahulu kedainya sederhana, hanya sebuah warung di pinggir jalan. Sejak mengalami renovasi pada 2016 lalu, warung ini menjadi lebih besar dan nyaman. Meskipun berbeda tampilan kedai, tapi pemiliknya menjamin rasa soto Kudusnya akan tetap sama.

Soto Kudus Jaya : Jajan Soto Kudus di Warung Berusia 29 TahunSuasana kedai Soto Kudus Jaya. Foto: Devi S. Lestari/detikFood


DetikFood mencicipi kembali kelezatan soto Kudus di sini. Sebelumya sekitar tahun 2009 kami pernah mencicip soto Kudus ini dan rasanya memang sedap. Kini dengan tampilan kedai yang baru, ternyata rasa sotonya tetaplah sama.

Kami tak punya banyak pilihan menu, karena di kedai ini memang hanya menyediakan soto Kudus saja. Seporsi soto Kudus campur dan seporsi soto Kudus pisah sudah tersaji hangat di depan meja kami. Aromanya gurih lembut dan tidak terlalu menyengat.

Kalau biasanya soto Kudus disajikan dalam mangkuk porselin China mungil, di sini memakai mangkuk sedang dari porselin putih. Juga tak memajang angkringan soto di depannya. Kuah kaldunya bening terlihat menggenang di mangkuk. Isiannya suwiran daging ayam, daun seledri dan bawang goreng menyembul di permukaan kuah kaldu.

Isian soto Kudus tidaklah banyak, hanya terdiri dari tauge dan irisan daging ayam kampung. Sementara untuk soto campur, penampilannya lebih menggoda karena isiannya terlihat lebih banyak dengan adanya tambahan nasi.

Soto Kudus Jaya : Jajan Soto Kudus di Warung Berusia 29 TahunSeporsi soto kudus campur. Foto: Devi S. Lestari/detikFood


Slurrp! Kuah hangat soto Kudus menjejak di lidah kami. Rasanya dominan gurih khas kaldu ayam, ditambah sedikit sensasi rasa asin. Kami menambahkan sambal, sedikit air perasan jeruk nipis dan kecap manis sebagai pelengkap. Sambalnya berwarna merah bukan gerusan cabai rawit merah seperti soto Kudus umumnya.

Puas mencoba kuahnya, kami menikmati isiannya. Tauge teksturnya renyah namun layu sehingga tak berbau mentah. Dan jagoannya yakni irisan daging ayam kampung yang disajikan berlimpah.

Daging ayam terasa tekstur padat dan agak keras, ini memang jadi ciri khas daging ayam kampung. Rasanya gurih tanpa aroma amis sedikitpun.

Soto Kudus Jaya : Jajan Soto Kudus di Warung Berusia 29 TahunLauk pelengkap soto Kudus. Ada sate, ati ampela, tempe dan tahu goreng. Foto: Devi S. Lestari/detikFood


Soto Kudus kurang lengkap kalau tak disantap dengan pelengkapnya. Ada ati ampela goreng, perkedel, tempe dan tahu goreng, sate kerang hingga otak sapi goreng. Ada juga aneka kerupuk renyah yang siap menjadi pelengkap.

Seporsi soto Kudus campur dibanderol dengan harga Rp 18 ribu, sementara soto Kudus pisah harganya Rp 23 ribu. Menu pelengkapnya dibanderol dengan harga mulai Rp 5.000 hingga Rp 9.000.

Meskipun gagraknya bukan soto Kudus asli, tapi soto Kudus legendaris yang sudah berusia 29 tahun ini patut dicoba. Kedai soto Kudus Jaya ini buka mulai pukul 08.00 - 20.00 WIB.

Soto Kudus Jaya
Jl. D.I Panjaitan By Pass
Cipinang Besar, Jatinegara
Jakarta Timur
Telepon : 081318945316



Simak Video "Gurih Kental Kuah Soto Kudus Ayam Kampung Garuda"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)