Ponyo : Raos Pisan! Ngaliwet Plus Gurame Cabe-cabean

Devi Setya - detikFood Selasa, 14 Jan 2020 12:02 WIB
Foto: Devi S. Lestari/detikFood
Jakarta - Restoran Sunda ini punya aneka hidangan yang enak banget. Ditambah lagi suasana restoran yang asri dan sejuk bikin kangen kampung halaman.

Semilir angin menyambut kami saat baru tiba di restoran Ponyo yang berlokasi di Bekasi. Ada beberapa tempat makan yang bisa jadi pilihan yakni area indoor, area outdoor dan area lesehan. Kami tentu saja memilih area lesehan agar sensasi makannya makin terasa Jawa Barat banget.

Tepat di depan area lesehan ada taman bermain untuk anak-anak. Di area ini juga dilengkapi kolam terapi ikan yang bisa jadi tempat santai pengunjung sambil menunggu makanan tiba. Jelas terlihat, restoran ini ditujukan untuk keluarga. Restoran ini pun sejak lama dikenal dengan masakan Sunda tradisional.
Ponyo : Raos Pisan! Ngaliwet Plus Gurame Cabe-cabeanFoto: Devi S. Lestari/detikFood

Tentu saja aneka hidangan khas Jawa Barat jadi menu andalannya. Seperti nasi tutug oncom, nasi timbel, gurame cobek, sayur asem, cobek genjer, tumis tulang jambal dan masih banyak menu lainnya.

Karenanya kami sudah bersiap menikmati sedapnya masakan tanah Sunda. Seporsi gurame cabe-cabean, ayam goreng ponyo dan toge jambal roti jadi pilihan makan siang. Untuk nasinya kami memesan nasi liwet yang disajikan menggunakan kastrol.

Satu per satu menu pesanan kami tiba, dalam kondisi hangat dan gurih sedap. Nasi liwet (Rp 18.000) yang kami pesan menggunakan kastrol ini bisa disantap hingga 2 orang. Nasi pulen hangat ini dimasak dengan campuran bawang merah, bawang putih, irisan cabai, daun salam dan serai.

Untuk lauknya, kami memilih gurame cabe-cabean (Rp 95.000). Untuk ukuran ikan gurame ini bisa disesuaikan dengan jumlah orang, ada gurame kecil, sedang dan besar. Tergantung berat ikan. Bumbu dan cara masaknya pun bisa disesuaikan dengan selera mulai dari bakar, asam manis, cobek dan telur asin.
Ponyo : Raos Pisan! Ngaliwet Plus Gurame Cabe-cabeanFoto: Devi S. Lestari/detikFood

Gurame cabe-cabean tampilannya super menggoda. Fillet gurame dipotong-potong dan digoreng renyah dengan balutan tepung. Daging ikannya tebal dan rasanya dominan manis, kami yakin ini adalah ikan gurame segar yang baru diolah ketika ada pesanan.

Gurame goreng tepung ini disajikan dengan taburan bumbu cabai kering yang rasanya pedas asin. Paduan lembut gurih dan sengatan pedas cabai kering bikin gurame makin enak dikunyah hingga ke tulang siripnya.

Yang juga tak boleh terlewat adalah ayam goreng khas Ponyo (Rp 19.000). Ayam goreng di sini berbeda dengan ayam goreng biasa. Jenis ayam pejantan diungkep dengan bumbu kuning lalu digoreng hingga matang. Uniknya, lapisan permukaan ayam goreng ini mengkilap dan rasanya manis gurih.
Ponyo : Raos Pisan! Ngaliwet Plus Gurame Cabe-cabeanFoto: Devi S. Lestari/detikFood

Semakin enak dinikmati dengan toge jambal roti (Rp 20.000). Oseng-oseng toge ini sekilas tampak biasa saja tapi begitu dicicipi rasanya lezat. Tekstur togenya masih renyah kriuk dan bumbu osengnya asin gurih dengan sedikit kuah menggenang. Irisan ikan asin jambal rotinya terasa renyah garing.

Nah, kurang lengkap rasanya kalau menyantap sajian Sunda tanpa lalapan dan sambal. Sepaket lalapan berisi mentimun, tomat, selada dan terong hijau jadi pilihan kami. Pesan juga sambal dadak yang bukan hanya bikin selera makin meningkat tapi juga bikin berkeringat.

Ponyo dikenal sebagai restoran Sunda legendaris bahkan pelopor resto Sunda. Restoran yang sudah beroperasi sejak tahun 1972 ini bermula dari rumah makan kecil di kota Kembang, Bandung. Kini restoran Ponyo sudah merambah ke berbagai kota lainnya seperti di Bogor, Cianjur, Bekasi dan beberapa daerah lainnya.

Ponyo Restoran
Jl. Kemakmuran No. 21
Bekasi Selatan, Bekasi
Telepon (021) 8894515



Simak Video "Makan Gaya Prasmanan Rasa Sunda yang Murah Meriah"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)