Nasi Uduk Super Spesial : Pulen Wangi Nasi Uduk Klasik yang Terkenal Sejak 1989

Devi Setya - detikFood Rabu, 21 Agu 2019 17:30 WIB
Foto: Devi S. Lestari/detikFood Foto: Devi S. Lestari/detikFood
Jakarta - Papan nama dan bangunan warung sederhana ini tak menyurutkan minat para pemburu nasi uduk. Setiap malam hari, warung ini ramai disambangi pembeli.

Sekilas kedai nasi uduk dengan label Super Spesial ini tampak kontras dengan resto dan kafe di sekitarnya. Pasalnya jalan Jatiwaringin Raya kini sudah dipenuhi restoran modern yang menawarkan makanan kekinian.

Kesederhanaan kedai ini membuat kami penasaran dengan sensasi rasa nasi uduk versi klasik yang ditawarkan. Senyum hangat penjaga kedai menyambut kami yang berniat makan malam.
Nasi Uduk Super Spesial : Pulen Wangi Nasi Uduk Klasik yang Terkenal Sejak 1989Foto: Devi S. Lestari/detikFood

Rak kaca yang diletakkan di bagian depan kedai ini menarik untuk langsung dilirik. Sistem pembelian di sini memang pengunjung harus memilih sendiri lauk yang ingin disantap sebelum menempati tempat duduk.

Kami tertarik mencicip beberapa menu seperti ayam goreng, empal daging, sate usus, serta tahu dan tempe goreng. Semua menu ini masih dalam keadaan setengah matang. Kalau pembeli sudah memilih, barulah akan digoreng dan disajikan hangat.

Tak lama menunggu, seporsi nasi uduk hangat bertabur bawang merah goreng sudah tersaji di meja kami. Lengkap dengan aneka lauk yang tadi kami pilih sendiri.

Sepiring nasi uduk di sini dibanderol dengan harga Rp 6.000 saja. Sementara lauk ayam goreng dan empal daging harganya Rp 15.000 per potongnya.
Nasi Uduk Super Spesial : Pulen Wangi Nasi Uduk Klasik yang Terkenal Sejak 1989Foto: Devi S. Lestari/detikFood

Rasa nasi uduknya terbilang gurih ringan dan tidak terlalu gurih kuat. Nasi pulen yang tersaji hangat ini makin dengan tambahan taburan bawang merah goreng yang cukup banyak dan wangi. Porsinya agak kecil jadi kalau mau puas makan, kami sarankan untuk nambah.

Oiya lauk pendamping nasi uduk ini tak boleh dilewatkan. Ayam goreng yang diungkep dengan bumbu kuning ini digoreng kering. Rasa bumbunya juga meresap dengan baik sehingga terasa bahkan sampai ke bagian dalamnya.

Demikian juga dengan empal daging yang empuk, sekilas empal ini mirip dendeng daging khas Minang yang tipis dan renyah.

Kalau suka aneka sate, di sini ada sate usus, sate telur puyuh, ati ampela hingga sate kikil. Semua sate ini dijual dengan harga mulai Rp 10.000.

Bebeda dengan nasi uduk Betawi yang banyak melengkapi lauk dengan semur, di sini nasi uduk justru disantap kering tanpa sayur atau kuah apapun. Sebagai gantinya, nasi uduk bisa disantap dengan dua pilihan sambal yakni sambal goreng dan sambal kacang.

Kalau suka pedas, maka wajib mencoba sambal goreng yang pedas gurih dengan lumuran minyak goreng. Tapi kalau suka sambal yang creamy maka wajib cicip sambal kacangnya yang kental dan gurih.
Nasi Uduk Super Spesial : Pulen Wangi Nasi Uduk Klasik yang Terkenal Sejak 1989Foto: Devi S. Lestari/detikFood

Pria paruh baya yang melayani kami sedikit berkisah kalau warung ini sudah ada sejak tahun 1989. Dahulu kedainya hanya warung tenda sederhana yang ada di pinggir jalan.

"Dulu jualannya di tengah sana, jalanan kan dulu nggak gede begini. Lama-lama sekarang minggir dan Alhamdulillah sekarang lebih enak tempat makannya," ujar pria ini.

Nah kalau mau mencoba nasi uduk klasik dengan rasa enak, kedai Nasi Uduk Super Special ini bisa jadi salah satu tujuan. Selamat mencoba!

Nasi Uduk Super Spesial
Jl. Jatiwaringin No 372
Jaticempaka, Pondok Gede
Bekasi

Simak Video "Resep Nasi Uduk yang Mudah dan Gurih"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)