Sate Klathak Joss Gandoss: Nyuus! Empuknya Sate Kambing dan Tongseng Sedap Berempah

Dewi Anggraini - detikFood Selasa, 16 Apr 2019 12:50 WIB
Foto: dokdetikFood/Dewi Anggraini Foto: dokdetikFood/Dewi Anggraini
Jakarta - Di sini bisa cicipi sate klathak khas Bantul, Yogjakarta dengan potongan daging tebal dan besar. Juga ada mie goreng kambing yang hangat berempah. Nyam!

Di wilayah Tambun, Bekasi ada warung sate klathak yang cukup populer. Letaknya berada di dalam perumahan Grand Wisata tepatnya di kawasan Ruko River Town.

Nama warung sate klathak ini cukup menyita perhatian. Namanya diambil dari bahasa Jawa yang cukup sering disebut oleh pedangdut Soimah yakni 'Joss Gandoss'.

Sate Klathak Joss Gandoss: Nyuus! Empuknya Sare Kambing dan Tongseng Sedap BerempahFoto: dokdetikFood/Dewi Anggraini

Mumpung berada di wilayah Tambun, kami pun meluncur ke warung sate tersebut. Menempati ruko tiga lantai, warung Sate Klathak Joss Gandoss tampil modern. Lantai dasar dan lantai duanya dijadikan area santap.

Interiornya di dominasi warna merah. Paling enak bersantap di bagian lantai dua. Sebab di sana terdapat pajangan dinding berupa potret pemandangan kota Yogjakarta hingga Candi Prambanan.

Menurut salah satu pegawainya, kalimat 'joss gandoss' memiliki arti 'lebih dari enak'. Mendengar hal itu, kami langsung penasaran dengan cita rasa ragam sajian yang ada di sini.

Sate Klathak Joss Gandoss: Nyuus! Empuknya Sare Kambing dan Tongseng Sedap BerempahFoto: dokdetikFood/Dewi Anggraini

Pilihan sajiannya tidak terlalu banyak, hanya rata-rata terbuat dari daging kambing. Pilihannya antara lain Sate Klathak Kambing, Tengkleng, Tongseng, Nasi Goreng Kambing, Mie Goreng Kambing hingga Kwetiau Goreng Kambing. Selain daging kambing hidangan serupa juga tersedia dengan bahan utama daging ayam.

Kamipun penasaran dengan semua olahan daging kambing di sini. Karenanya kami memesan Sate Klathak Kambing, Tongseng Kambing, dan Mie Goreng Kambing. Sate klatak di sini dibakar begitu dipesan sehingga pembeli bisa melihat langsung proses pembakaran sate.

Tempat pembakaran satenya terletak di bagian depan ruko. Bagi yang belum tahu, keunikan sate klathak terletak pada penggunaan jeruji sepeda sebagai tusuk sate. Kabarnya penggunaan jeruji sepeda diperuntukkan agar bagian dalam daging matang secara menyeluruh. Karena jeruji dari besi lebih lama menyimpan panas dibandingkan tusuk sate bambu.

Sate Klathak Joss Gandoss: Nyuus! Empuknya Sare Kambing dan Tongseng Sedap BerempahFoto: dokdetikFood/Dewi Anggraini

Di warung ini, tusuk sate bambu hanya digunakan untuk sate klathak bungkus yang ingin dibawa pulang.

Dengan bumbu yang minimalis yakni garam dan sedikit merica, sate klathaknya dibakar menggunakan arang batok kelapa sehingga mengeluarkan aroma yang semerbak. Hmmm.. Bikin perut makin keroncongan!

Setelah berwarna hitam kecokelatan, sate klathak kambing pesanan kamipun disajikan. Ada 5 tusuk sate dalam seporsi sate kambing klathak. Sate ini tersaji lengkap dengan sambal, acar, dan kuah gule.

Sate Klathak Joss Gandoss: Nyuus! Empuknya Sare Kambing dan Tongseng Sedap BerempahFoto: dokdetikFood/Dewi Anggraini

Istimewanya, sate klathak milik Sate Klathak Joss Gandoss potongan daging kambingnya yang lebih tebal dan besar. Begitu kami gigit, hanya terjejak rasa gurih garam yang pas pada potongan dagingnya. Sayangnya di beberapa sisi, dagingnya terasa lebih alot. Empuk juicy di bagian daging dengan sedikit lemaknya.

Sementara kuah gule berwarna kuningnya memiliki aroma gurih santan, serai, dan semilir jintan. Rasanya cukup gurih dengan rasa asin yang pas sehingga melengkapi kelezatan sate klathak. Sate klathaknya juga tak kalah enak dicocol dengan sambal merah yang cukup pedas.

Sate klathak hanya kami jadikan menu pembuka. Kami juga puaskan selera dengan seporsi Tongseng Kambing (Rp 37.500). Tersaji hangat, tongseng kambing di sini memiliki isian yang melimpah. Meski isinya berupa potongan daging kambing, jeroan kambing, kol serta tomat juga beberapa cabe rawit utuh.

Sate Klathak Joss Gandoss: Nyuus! Empuknya Sare Kambing dan Tongseng Sedap BerempahFoto: dokdetikFood/Dewi Anggraini

Meski gurihnya terasa pas, kuah tongseng di sini tidak terlalu kental. Tapi hati-hati saat memakan tongsengnya. Jika tidak, cabe rawit utuh yang terselip disela-sela daging akan ikut termakan dan rasa tongseng pun jadi pedas menggigit.

Mie Goreng Kambing (Rp 35.000) jadi pelengkap santap siang kami. Menurut kami, ini jadi menu yang wajib Anda coba saat ke sini. Warung Sate Klathak Joss Gandoss menggunakan mie hokkien yang tebal layaknya spaghetti.

Sate Klathak Joss Gandoss: Nyuus! Empuknya Sare Kambing dan Tongseng Sedap BerempahFoto: dokdetikFood/Dewi Anggraini

Aroma bumbu gulenya yang semerbak dijamin bangkitkan selera makan. Warnanya pun amat menggoda, cokelat kehitaman. Potongan daging dan jeroan kambing tersebar dalam tumpukan mie. Begitupun dengan telur orek dan potongan sawi.

Sluurp! Rasa gurih manis kaya rempah semakin enak dipadu daging kambing yang empuk kenyal. Mienya sendiri dimasak dengan tingkat kematangan yang pas, tidak terlalu lodoh ataupun keras.

Enaknya dari semua sajian kambing yang kami cicipi di sini, tidak ada satupun yang beraroma prengus. Karenanya, kalau ingin makan sate klathak khas Bantul maupun olahan daging kambing lainnya di wilayah Tambun, bisa mampir ke Sate Klathak Joss Gandoss.

Sate Klathak Joss Gandoss
Ruko River Town BA 02/33
Telp: 0821 1322 3608

(dwa/odi)