Kwe Tiaw Sapi Arang Ahim : Mulur Renyah Kwe Tiau Sapi Dimasak Pakai Api Arang

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Selasa, 19 Feb 2019 16:48 WIB
Foto: detikfood Foto: detikfood
Jakarta - Bukan hanya Medan, Pontianak juga punya kwetiau sapi enak. Di rumah makan ini kwe tiau dimasak di atas api arang sehingga renyah enak teksturnya.

Kwe tiaw sapi merupakan jajanan malam di kota Pontianak yang populer. Selain Apolo yang legendaris, juga ada banyak penjual kwe tiau sapi di kawasan pusat kota Pontianak. Salah satunya Kwe Tiaw Sapi Arang Ahim yang berlokadi di Jl. HOS Cokroaminoto, seberang Hotel Central.

Rumah makan ini menempati ruko kecil di sudut, ruangan bagian dalam disi 5 buah meja. Sementara di bagian depan dan sisinya dipakai sebagai 'open kitchen' untuk meracik dan memasak kwe tiaw. Aroma wangi telur dan bawang terendus gurih mengelus hidung. Disela-sela bunyi wajan besi yang diketuk-ketuk keras, koki memasak kwe tiaw.


Kwe Tiaw Sapi Arang Ahim : Mulur Renyah Kwe Tiau Sapi Dimasak Pakai Api ArangKwe tiaw Sapi Goreng disajikan panas mengepul di atas daun simpur. Foto: detikfood

Menunya semuanya berbahan kwe tiaw. Kwe tiaw goreng, kwe tiaw kuah, sop, dan kwe tiaw yam. Satu-satunya menu tanpa kwe tiaw, adalah nasi goreng. Irisan tipis daging sapi disusun dalam wadah plastik, bersama deretan jeroan sapi rebus seperti babat, paru, kikil, babat dan bakso sapi. Tentu saja kami tak melewatkan Kwe Tiaw goreng yang jadi andalan rumah makan ini.

Meski tak terlalu ramai saat kami datang, kami harus menunggu sekitar 15 menit hingga seporsi kwe tiaw goreng disajikan di hadapan kami. Ditaruh di atas piring melamin oranye yang dialasi daun patat atau daun simpur. Agak sulit mendapati kwe tiaw yang disajikan dengan daun simpur.

Kwe Tiaw Sapi Arang Ahim : Mulur Renyah Kwe Tiau Sapi Dimasak Pakai Api ArangDaun simpur dipakai sebagai alas sajian kwe tiaw goreng. Foto: detikfood

Daun simpur banyak ditanam di pekarangan masyarkat Pontianak yang tinggal di pinggiran kota. Daunnya lebar oval, tebal dengan warna hijau segar. Jika dikonsumsi daun ini punya banyak khasiat sehat. Tetapi jika dipakai sebagaii alas dan pembungkus bisa menjado antibakteri, seperti daun pisang. Hanya saja duan simpur tak beraroma wangi seperti daun pisang.

Dalam suapan pertama langsung terasa mulur renyah kew tiawnya. Ini karena panas wajan dengan api arang membuat kwe tiaw agak kering permukaany sehingga jadi renyah enak. Sementara telurnya ada yang berkerak agak garing, jadi makin gurih.

Tauge segar dan sawi terasa renyah segar karena dimasukkan belakangan sebelum kwe toaw diangkat. Sementara babat, kikil dan daging sapi terasa empuk lembut. Ini karena daging dan jeroan sudah direbus hingga empuk sebelumnya. Bumbu bawang putih dan kecapnya tak berlebihan.

Kwe Tiaw Sapi Arang Ahim : Mulur Renyah Kwe Tiau Sapi Dimasak Pakai Api ArangNasi goreng yang cruchy gurih rasanya. Foto: detikfood

Jika mau enak, tambahkan sambal cabai rawit merah yang digiling halus khas Pontianak. Rasa asam pedasnya bikin kwe tiaw makin komplet enaknya.

Nasi goreng sapi dibumbui dan disajikan sama di atas daun simpur. Rasanya nyaris sama dengan kwe tiaw goreng. Istimewanya, tekstur nasi yang sedikit keras garing di bagian luar tetapi tetap empuk pulen saat dikunyah. Ini juga efek api arang yang panas maksimal saat nasi goreng diaduk dalam wajan besi. Mantap!

Kalau kebtulan di minggu peringatan Cap Go Meh ini Anda ada di Pontianak, jangan lupa nikmati jajanan malamnya. Seperti kwe tiaw goreng yang sedap harum dan mengenyangkan bikinan Ahim ini.

Kwe Tiaw Sapi Arang Ahim
Jl. HOS Cokroaminoto No.266a, Darat Sekip
Pontianak
Buka mulai jam 17.00 - habis

(odi/odi)