Waroeng Ulah Gurameh: Krenyes Gurih Gurame Goreng Bertabur Keju

Waroeng Ulah Gurameh: Krenyes Gurih Gurame Goreng Bertabur Keju

- detikFood
Senin, 21 Sep 2015 15:59 WIB
Foto: Enggran Eko Budianto // Mojo Corner
Jakarta -

Kalau gurame saus asam manis sudah biasa. Di restoran ini gurame diberi taburan keju cheddar dan wijen yang gurih enak!

Kalau mampir ke Mojokerto, di barat daya Surabaya, orang tak melewatkan jajan onde-onde atau tahu tek. Kali ini kami ingin mencicipi hidangan yang sedikit berbeda. Kampipun mampir ke Waroeng Ulah Gurameh yang ada di Jl. A. Yani yang terkenal dengan beragam sajian ikan gurame.

Ikan air tawar berbadan pipih lebar ini terkenal dengan dagingnya yang lembut dan gurih. Di Ulah Gurameh beragam sajian gurame ditawarkan. Seperti gurame bakar, gurame asam manis, gurame saos tauco, serta gurame buncis teri Medan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kami justru tertarik dengan sajian gurame yang unik, yaitu Gurame Keju. Memilih bersantap di area lesehan kamipun menunggu pesanan disiapkan. Suasana tenang dengan alunan gending lagu Jawa membuat kami nyaman duduk di restoran ini.

Wah, tampilan ikan gurame keju ini sangat menggiurkan. Tersaji hangat dengan aroma gorengan gurih dan keju yang menggelitik. Seperti gurame asam manis, kepala dan tulang gurame berlapis tepung dan digoreng kering.

Irisan fillet gurame yang berbalut tepung berwarna kuning oranye disusun di atas tulang gurame. Di Atasnya ditaburi keju cheddar parut berlimpah dengan biji wijen yang tersebar merata.

"Menu ini kami buat karena masyarakat kita umumnya penasaran dengan yang berbau luar negeri. Maka dari itu saya pakai keju cheddar yang identik dengan masakan eropa, saya padukan dengan gurihnya ikan gurami," kata Chef Basyir Mustofa (27), juru masak Restoran Ulam Gurameh kepada detikfood, Minggu (20/9/2015).

Chef Basyir menjelaskan bahwa pembuatan ikan gurame keju tidak sulit. Potongan fillet gurame berbalut tepung digoreng kering. Campuran mayonnasie botolan dengan gula bubuk, susu dan air jeruk limau diaduk jadi satu. Kemudian dibalut dengan saus mayonnaise tersebut.

Langkah terakhir fillet goreng berbalut saus disusun kembali dan ditaburi keju cheddar parut dan biji wijen. Pantas saja rasanya gurih renyah. Lapisan tepungnya membungkus daging gurame yang lembut gurih. Sementara bautan sausnya terasa manis asam.



Gurame Keju (Rp. 58.000) ini rasanya renyah gurih dengan paduan sedikit manis. Ada rasa gurih keju yang kuat dan wijen yang renyah gurih. Mirip dengan udang mayonnaise. Pastinya paling enak disuap dengan nasi hangat. Porsinya cukup untuk dinikmati 4 orang.

Untuk membilas rasa gurih di mulut kami memesan Es Cincau Madu (Rp. 13.500). Es cincau ini menurut chef Basyir agak berbeda. Tidak memakai santan tetapi memakai susu segar dicampur madu tawon asli dan gula Jawa cair.

"Campuran madu bisa menjadi pengganti gula dengan rasa alami. Bagi yang punya masalah dengan kolesterol jangan khawatir karena susu yang kami gunakan rendah kolesterol," ujar chef yang 2 tahun bekerja di Hotel Samudra, Malaysia ini.

Cincau yang kenyal dengan rasa manis gula Jawa yang lembut dan harum aromanya membuat es ini cocok dinikmati sebagai sajian penutup. Karena diberi susu maka tak ada rasa gurih berlebihan, gurih ringan yang pas dengan manisnya gula Jawa.

O,ya di sini juga ada menu paket yang bisa dinikmati untuk berempat atau rombongan, juga menu prasmanan serta tumpeng. Jika tak suka gurame ada pilihan hidangan spesial udang dan cumi serta aneka hidangan sayuran dan sup. Jadi kalau ke Mojokerta jangan hanya beli onde-onde, bisa juga makan enak yang sedap di sini!

Waroeng Ulah Gurameh
Jl. Ahmada Yani No.20 (depan Kantor Pos)
Mojokerto
Telpon : (0321) 323399

(msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads