Mie Razali: Lentur Lembut Mie Berendam Kuah Berempah yang Kental

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Senin, 09 Mar 2015 17:23 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta -

Racikan mie ini jadi makanan wajib saat berkunjung ke Banda Aceh. Kuahnya yang kemerahan dengan semerbak rempah membuat mie ini sangat menyegarkan saat disantap. Isiannya bisa kepiting, daging atau seafood.

Presiden Joko Widodo yang melakukan kunjungan kerja ke Banda Aceh Minggu (8/3) malam juga melakukan ritual singgah ke Mie Razali yang ada di kawasan Peunayong, Banda Aceh ini. Rumah makan ini dirintis oleh Razali sejak tahun 1967.

Meskipun tak memakai nama ‘mie Aceh’ racikan mie Razali dikenal sebagai pelopor mie Aceh. Ada perpaduan pengaruh Tiongkok dan bumbu khas Aceh.

Mie yang dipakai sebagai bahan utama adalah mie hokkian atau mie lidi yang bentuknya seperti silinder kecil, mirip spaghetti. Pilihan racikannya ada tiga. Mie rebus dengan banyak kuah, mie goreng basah dengan sedikit kuah dan mie goreng tanpa kuah.

Untuk paduannya bisa memilih daging, udang, cumi, ayam atau kepiting. Mie kepiting menjadi favorit banyak orang. Mie goreng basah kepiting (Rp 35.000) disajikan dalam piring cekung.

Kuahnya kemerahan mengilap sedikit kecokelatan menggenang hingga ke bibir piring. Kepiting berukuran sedang, dipotong dua berikut batoknya ditaruh di atasnya.

Aroma segar cabai dan rempah menguap di udara. Gurih semerbak menggiurkan. Mienya terasa lembut mulur mudah meluncur di mulut. Kuahnya pedas menggigit dengan rasa kaldu yang pekat. Ada semburat rasa bawang, merica, cengkih dengan semburat aroma kari yang ringan.

Racikan kuah inilah yang tak ada duanya. Sepertinya pembuatan kaldu yang pekat ini yang menjadi kunci kelezatan mie Razali hingga mampu bertahan hingga sekarang dan menjadi pelopor mie Aceh. Hampir semua penjual mie di Aceh dan di luar Aceh punya gaya racikan yang mirip.

Meskipun sedikit repor, memilahi daging kepiting dalam cangkang menyasyiikan. Gurih lembut daging kepitingnya terendam kuah pedas gurih. Hmm.. makin sedap. Apalagi ada renyah segar daun bawang di dalam racikan mie ini.

Mie rebus ayam (Rp. 10.000) nya tampil dengan luapkan kuah merah kecokelatan. Mienya nyaris terendam oleh kuah ini. Suwiran ayamnya pun terendam dan menyatu dengan kuahnya yang pekat.

Irisan tomat, daun bawang dan tauge membuat suapan mie ini makin nikmat. Ada tekstur renyah di antara lembut empuk mie lidinya. Racikan mie dengan rasa pedas, gurih, sedikit manis dan sedikit asam ini makin afdol ditambah irisan cabai hijau, acar mentimun dan bawang merah dan emping.

O, ya supaya santapan mie yang mantap mengenyangkan ini makin komplet, jangan lupa pesan jus pinang muda. Kata sementara orang jus ini bisa bikin pria lebih perkasa.

Yang jelas, keringat dijamin berucuran dan perut kenyang seusai menyantap seporsi mie racikan Razali ini. Jangan tinggalkan serambi mekkah sebelum menyantap mie enak ini. Mie Razali juga punya beberapa cabang di Aceh.

Mie Razali (sejak tahun 1967)
JL. Panglima Polem, No. 83-85
Banda Aceh
Telpon: (0651) 7400174

(msa/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com