Nasi Uduk Mat Lengket: Menyantap Nasi Uduk Komplet Plus Semur Jengkol Nikmat

- detikFood Senin, 14 Apr 2014 18:32 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta -

Sore ini rasanya nikmat menyuap nasi uduk plus ayam goreng gurih. Nasi uduk gurih disantap bersama pilihan ayam goreng dan ati ampela gurih. Jangan lupa cicipi semur jengkol manis pedas. Dijamin ketagihan!

Menyusuri daerah Klender yang mengarah ke Kelapa Gading, kami mendapati sebuah rumah makan yang cukup ramai. Berkali-kali melewatinya akhirnya kami menyempatkan diri untuk benar-benar mampir. Nama rumah makan 'Nasi Uduk Mat Lengket' baru kami ketahui saat masuk ke dalamnya.

Bagian dapur dan kasir justru terletak di depan rumah makan dengan area makan yang memanjang ke dalam. Wangi rempah dan udara panas penggorenganpun kami rasakan saat masuk ke dalam mencari tempat duduk. Disini, Anda dianggap beruntung mendapatkan tempat duduk mulai jam 6 ke atas. Jika tidak dapat harus terpaksa menunggu sambil berdesakan.

Terlihat sekumpulan orang mengitari etalase kecil dengan seorang pria meracik nasi uduk. Di dalam etalase ada lauk ayam goreng, ati ampela goreng, semur, kering tempe, dan sate telur puyuh. Ternyata tidak perlu memesan di situ, Anda tinggal duduk dan seorang staf akan menanyakan jumlah nasi uduk yang diinginkan.

Tak berapa lama, nasi uduk, piring berisi ati ampela, ayam goreng, dan lalappun datang. Karena penasaran, tak lupa kami memesan satu porsi semur jengkol. Nasi uduk hangat mengepul diciduk dari tempat makan nasi dari rotan. Di atasnya ditaburkan bawang merah goreng dengan sambal khas Mat Lengket.

Nasi uduk (Rp 6.000) mengeluarkan aroma santan gurih dan mempunyai tekstur pera. Wah saat di sendok kami menemukan satu daun salam kering utuh, pantas saja aroma wanginya membuat kami semakin lapar.

Sebagai teman nasi uduk, kami mencicipi ayam goreng kampung (Rp 15.000) yang menjadi andalan. Sapuan bumbu kunyit terlihat jelas dengan kulit ayam goreng berwarna kuning. Dagingnya pun lembut saat disuap dan meninggalkan jejak asin garam. Tak lengkap rasanya tanpa cocolan sambal Mat Lengket yang gurih manis dengan pedas menyengat.

Ati ampela (Rp 3.000) disajikan dengan ditusuk tusukan sate dan dililit dengan usus ayam tipis. Ati ampela terasa kenyal dan gurih. Usus ayam yang digoreng garing mempunyai sentuhan gurih asin yang nikmat. Setiap suap semakin nikmat dengan tambahan lalapan sayuran segar. Nyam!

Semur jengkol (Rp 8.000) tak kalah lezatnya. Jengkol hangat disiram kuah kecokelatan menebarkan aroma khas. Menu khas nasi uduk Betawi ini mempunyai tekstur lembut, tapi tidak lembek dan aroma khasnya pun tak terlalu mencolok.

Kuahnya terasa manis gurih dengan kecapan rasa kemiri dan lada yang kuat. Hmmm... Paduan rasa gurih dan manis pedas kuah semur jengkol beradu di dalam mulut.

Selesai menghabiskan sajian sore ini dengan lahap, kami pun mengistirahatkan perut sejenak. Mata kami sempat tertuju pada kaos seragam para staf di Mat Lengket yang mengundang tawa. “Ayamnye ayam perawan, entu nyang bikin lengket” dan peringatan makan ayam goreng Mat Lengket dijamin ketagihan dan gagal diet.

Benar saja, kami menjadi ketagihan nasi uduk komplet ini! Selain ayam goreng, disini Anda juga mencicipi sate kulit dan kepala ayam goreng yang tak kalah larisnya.


Warung Nasi Uduk Khas Betawi Mat Lengket
Jl. Raya Bekasi KM 17 Klender (PLN)
Jakarta Timur
Telepon: (021) 47869747

(fit/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com