Sempat sedikit ragu saat pertama kali mencoba hidangan ini, terletak di Jl. Raya Cibungur, Purwakarta sudah terbayang jauhnya mencapai rumah makan bernama Sate Maranggi & Es Kelapa Muda Cibungur ini. Tapi, saat sampai kami menyadari sebagian besar mobil yang terpakir di dua area parkir yang cukup besar ternyata berasal dari Jakarta dan luar kota lainnya.
Kami sempat heran melihat orang rela berkendara ke tempat ini. Terletak di pinggir jalan besar, rumah makan ini sangat luas hingga terbagi menjadi dua area makan. Dari pintu masuk depan, terlihat jejeran panggangan sate dan ikan bakar. Di bagian sampingnya, bertumpuk kelapa muda yang akan dipotong dan disajikan segar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam area makan dalam, terdapat pilihan makanan gorengan, aneka sup, soto, dan bakaran. Sebelum memsan, kami mengintip pesanan pengunjung lain. Ternyata hidangan yang paling banyak dipesan di adalah sate maranggi sapi (Rp 30.000) dan pepes ikan mas (Rp 30.000) dengan minuman es kelapa muda (Rp 15.000).
Sate maranggi dengan isi 10 tusuk sate daging sapi kecokelatan disajikan bersama sambal tomat segar dengan warna merah cerah. Wah rasanya semakin lapar! Saat potongan daging mendarat di mulut, ternyata rasa gurih manisnya sangat meresap. Teksturnya dagingnya empuk sekali. Inilah yang jadi 'magnet' rumah makan ini.
Beberapa serabut kasar yang melapisi daging d iatasnya berasal dari lengkuas. Kehadiran bumbu lainnya seperti ketumbar, lada, dan kecap manis menjadikan daging tetap empuk sekaligus dengan rasa gurih manis yang pas. Apalagi daging direndam dengan bumbu sebelum dibakar. Meresap sempurna bumbunya ke serat daging.
Tak lengkap menyantap sate ini tanpa sambal tomatnya yang legendaris. Terbuat dari potongan tomat dan cabai rawit merah utuh yang diulek bersama dalam sebuah cobek ukuran besar. Sang pembuat sambal ini pun harus memakai masker karena aroma pedas yang sangat menyengat.
Jangan remehkan penampilannya yang terlihat hanya seperti potongan tomat biasa. Walaupun tesktur tomat masih terasa renyah, sambaran pedas cabai yang sudah melapisi seluruh bagian tomat. Kuat tonjokan pedasnya.
Kalau mau afdol, ambil sepotong daging sate dan potongan sambal tomat lalu suap bersama nasi hangat (Rp 2.500) berbungkus daun pisang. Wah campuran rasa gurih manis pedas meledak di mulut.
Segelas es kelapa muda yang jadi andalan rmah makan ini akhirnya jadi pereda sengatan sambal. Disajikan dalam gelas stainless steel, kerukan daging kelapa muda berjejalan dengan air kelapa muda segar. Jangan lupa menganduk air kelapanya, karena gula cair masih mengendap di bagian bawah gelas.
O, ya pepes ikan di sini juga enak. Pepes ini berbungkus daun pisang dan teksturnya cenderung basah. Terlihat ikan mas dengan ukuran sedang berwarna kecoklatan karena balutan bumbu dan agak basah. Diberi topping bumbu seperti cabai hijau utuh, asam, dan bawang merah
Tekstur dagingnya ternyata sangat lembut dan tidak ada bau lumpur tercium. Ikan terasa gurih dengan sentuhan manis yang menandakan bumbu meresap hingga ke daging. Sedap mantap!
Karena perut sudah terlalu kenyang, kami pun menekan keinginan untuk mencoba sate maranggi kambing dan hidangan sup yang juga jadi favorit karena gurih lezatnya.
Pada bulan ramadan ini, Sate Maranggi & Es Kelapa Muda Cibungur hanya menerima pengunjung makan di tempat saat sore menjelang berbuka puasa. Rumah makan ini masih buka jika Anda ingin berkunjung saat siang, tapi hanya melayani pesanan untuk dibungkus dan dibawa pulang.
Sate Maranggi & Es Kelapa Muda Cibungur
Jl. Raya Cibungur, Purwakarta
Jawa Barat
Telpon: (0264) 351077
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN