Aduh Enaknya Jajan Mie Bangka yang Hangat Lezat!

- detikFood Kamis, 10 Jan 2013 16:34 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Saat cuaca dingin menusuk, paling pas perut diganjar dengan menu hangat. Terbayang semangkuk mie ayam Bangka yang mulur gurih. Teksturnya lembut kenyal, tersaji dengan cacahan daging ayam, pangsit, juga kuah bening yang mengepul panas. Tuang sedikit sambal cabai, mie ayam Bangka yang gurih pedas langsung mulus membelai lidah. Slurrp!

Tak cuma martabak, kerupuk kemplang, otak-otak ataupun pempek Bangka, pulau Bangka juga tersohor dengan racikan mienya. Mie Bangka punya karakteristik aroma bawang putih yang kuat dengan cacahan kecil daging ayam. Tersaji dengan kuah kaldu ayam yang wangi sedap.

Cuaca hujan memang membuat perut cepat lapar. Langsung terbayang semangkuk mie ayam Bangka yang mulur lembut di lidah, dan kuahnya yang hangat sedap sebagai penumpas lapar. Ah, pikiran saya langsung tertuju pada gerai Bakmi Bangka Muslim racikan Ko Awie!

Rupanya, tak cuma saya saja yang kepingin makan bakmi enak saat hujan. Sekelompok wanita berhijab dan juga beberapa keluarga tampak sudah mengisi bangku-bangku plastik di kios ini. Agaknya butuh sedikit bersabar karena pengunjungnya sedang banyak!

Hampir 20 menit menunggu, akhirnya Ko Awie yang selalu mengenakan peci putih mengantarkan mie ayam Bangka spesial (Rp. 18.000) ke hadapan saya. Mienya berukuran tipis dengan tekstur lembut dan kenyal. Daging ayamnya kering, dipotong dadu dan berwarna cokelat muda, tak seperti umumnya yang berair dan berwarna cokelat pekat.

Di sisi mangkuk mie diletakkan mangkuk plastik kecil berisi kuah bening yang harum. Hmm, wangi bawang putih begitu meruap di hidung. Di dalamnya terdapat 2 butir bakso serta 2 pangsit rebus. Seperti mie ayam yang berlabel Bangka, mie ini juga diberi topping irisan sawi dan seidkit tauge rebus.

Segera saya menyambar sumpit dan mencicip mienya. Teksturnya begitu lembut kenyal, dan direbus dalam tingkat kematangan yang pas. Rasa gurih kaldu ayam langsung menjejak di lidah saat mienya dinikmati. Hmm, sayapun tak berminat menambah saus yang justru bisa merubah cita rasa gurihnya. Hanya sedikit sambal rawit encer yang menambah kesan pedas di mulut.

Sesekali saya menyeruput kuah gurihnya. Wah, terasa hangat di perut. Sebagai pelengkap, pangsit rebusnya terasa lembut dengan isian daging ayam di bagian dalam. Baksonya juga gurih dan padat, dengan aroma dan rasa daging sapi yang khas. Sayang, topping ayamnya justru tak terlalu memuaskan. Jumlahnya sedikit dan terlalu kering. Rasanya gurihnya juga tak begitu tercecap.

Mie yamin (Rp. 15.000) juga tampil serupa dengan mie ayam Bangka spesialnya. Bedanya, mie diberi campuran kecap sehingga terasa lebih manis, namun seluruh pelengkapnya sama persis. Hmm, lebih mantap lagi kalau ditambah sambal cabainya. Terasa manis pedas gurih!

Mumpung ada di rumah makan khas Bangka, sayapun mencicipi segelas es kacang merah (Rp. 7.000) yang juga jadi salah satu kuliner khas pulau ini. Merupakan kacang merah yang direbus lunak dan disajikan dengan es batu dan disiram sirup merah serta susu kental manis. Lumayan segar membilas lidah setelah menikmati mie yang gurih pedas.

Hingga saya selesai makan, pengunjung Bakmi Bangka Muslim buatan Ko Awie tak surut. Agaknya karena mengusung nama 'Muslim', pembeli muslim jadi punya destinasi untuk mencicipi menu khas pulau Bangka ini. Ko Awie juga memastikan jualannya tak menggunakan minyak babi, daging babi, juga ang ciu atau arak masak. Tentu jika dilengkapi dengan sertifikasi halal keluaran LPPOM MUI, rumah makan ini bisa lebih ramai lagi!


Bakmi Bangka Muslim (BBM) Ko Awie
Perumahan Harapan Indah
Jl. Raya Boulevard Hijau
Bekasi Barat
Telp: 081386307373/021-91407730

(flo/odi)