Saat ingin menikmati yang hangat-hangat untuk berbuka puasa, saya jadi teringat sebuah rumah makan bernama Soto Kudus Kencana. Kebetulan rumah makan ini terletak di dekat rumah, tak jauh dari RCTI - dideretan ruko-ruko samping tol Kebon Jeruk. Maka, melesatlah saya kesana sepulang kerja minggu lalu.
Seperti layaknya rumah makan soto Kudus yang sering saya singgahi, rumah makan yang berada di dalam ruko ini juga tampil sederhana. Meja-meja kayu merapat di kedua sisi kiri dan kanan dinding. Hampir semua meja terisi karena memang waktu sudah menunjukkan saatnya berbuka puasa. Buat yang datang sendiri, ada sebuah counter besar untuk tempat duduk yang sekaligus berfungsi sebagai meja kasir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rupanya di counter tersebut juga berfungsi sebagai tempat menaruh pelengkap soto seperti satai telur puyuh, satai kerang, sate hati ampela, perkedel, tahu tempe goreng dan bacem, dan lain-lain. Kesemuanya ditata rapi dalam piring-piring alumunium. Sedangkan di tiap-tiap meja sudah ada sepiring besar kue pisang, pisang goreng, dan kue jentik manis. Wah, meja saya pun jadi tambah meriah dengan aneka penganan yang tersaji di meja.
Untuk mengisi perut yang kosong saya pun mengambil sepotong pisang goreng sebelum menuju hidangan berat. Sampai akhirnya seporsi soto Kudus mengepul plus nasi dalam piring terpisah tersaji di hadapan. Saat melirik meja tetangga, saya agak menyesal karena tidak memesan soto Kudus campur yang disajikan dalam mangkuk kecil persolen yang memang bisa digunakan untuk menyajikan soto ini.
Saya pun menyeruput kuahnya yang bening, slurpp... seketika rasa hangat mengalir di tenggorokan dan kemudian seluruh tubuh. Sepertinya tak salah pilihan saya kali ini, bisik saya dalam hati. Kuah soto Kudus Kencana ini gurihnya tak berlebih dengan sensasi bawang putih yang cukup kuat. Sebelum mencampurnya dengan kucuran jeruk nipis, sambal dan kecap rasanya lebih mantap.
Irisan ayamnya juga cukup royal dan menu pelengkapnya membuat nafsu makan semakin bertambah. Terbukti setusuk satai hati ampela, satai telur puyuh dan sebuah perkedel berhasil saya habiskan untuk menemani si soto. Godaan tempe bacem pun berhasil saya atasi, karena perut yang sudah sesak kekenyangan. Sebagai gantinya saya membungkus beberapa buah pisang goreng untuk dibawa pulang.
Seporsi soto Kudus ini dihargai Rp 18.000,00 plus Rp 4500,00 untuk nasi putih. Sedangkan satai dihargai Rp 5000,00 per tusuk, Rp 4000,00 untuk pisang goreng dan Rp 3000,00 untuk perkedel dan es teh manis. Nah, jika sore ini tertarik untuk menikmati kehangatan soto Kudus bolehlah mampir sejenak!
Soto Kudus Kencana
Jl. Perjuangan 88B
Kebon Jeruk
Jakarta Barat
Telp: 021-5325921/22
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN