Karena dikepung banyak jajanan enak, pagi itu waktu berada di Bandung, kami jadi bingung saat harus memilih sarapan. Mi ayam dengan berbagai varian sudah tak bisa memikat selera kami. Apalagi aneka nasi goreng dan nasi yang lain.
Menjelang pukul 7 saat kami melintas di Jl. Setiabudh tiba-tiba, terlihat kerumunan mobil di area parkir di depan bakery 'Rotiku'. Ternyata, kami tak salah lagi. Di sisi kanan halaman bakery 'Rotiku' sudah berjajar aneka pilihan menu sarapan yang menggiurkan yang dijajakan dalam gerai-gerai mungil. Mulai dari bubur ayam, mi ayam, siomay hingga soto ayam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roti Bakar yang jadi andalan 'Rotiku' terbuat dari roti home made yang dibuat secara tradisional dengan aneka isian seperti cokelat, keju, ayam teriyaki, bratwurst, abon sapi, dan masih banyak lainnya. Selain roti bakar, bisa memilih nasi rames atau aneka menu dari gerai di luar bakery. Kamipun memesan roti bakar daging asap, seporsi nasi rames plus semangkuk bubur ayam.
Selagi menunggu pesanan datang, kami melihat-lihat aneka roti dan snack yang ditata dalam etalase. Ada roti manis aneka rasa, aneka cake, juga aneka jajan pasar dan aneka risoles. Kamipun tertarik dengan risoles yang gendut dan paling banyak dipesan orang. Sudah terbayang-bayang isinya yang gurih meleleh!
Bubur ayam disajikan pertama, panas mengepul dalam mangkuk. Komplet dengan topping cakwe dan suwiran daging ayam. Uniknya pelengkap yang berupa daun bawang, bawang goreng yang ditaruh dalam wadah terpisah. Jadi, sang penjual tak perlu bingung meladeni selera pembeli, yang tak doyan bawang goreng. Kerupuk kanji berwarna pink pun disajikan sebagai pelengkap. Buburnya lumayan kental, gurih dengan sapuan butiran beras yang nyaris hancur pekat menyatu dengan bumbu.
Sedangkan roti bakarnya berupa dua lembar roti tawar tebal. Isinya smoke beef, daun selada, serta irisan tomat dan timun yang segar. Dilengkapi dengan sambal botol, mulailah saya melahap setangkup irisan roti bakar tersebut. Tekstur rotinya empuk 'mentul-mentul' dan bagian luarnya agak kering renyah, berpadu dengan segarnya sayuran, daging, dan keju. Nyam... nyam dengan cepat roti bakarpun tandas. Apalagi diiringi secangkir cokelat susu yang hangat!
Lantaran tergoda tampilan risoles, maka kami pun memesan 2 potong risoles Amerika yang gendut menggemaskan disajikan panas-panas dalam piring. Risoles yang disajikan disini adalah risoles Amerika yang tidak memakai ragout ayam. Namun isinya cukup padat yaitu mayonaise, potongan keju Cheddar, potongan wortel dan telur rebus serta smoke beef.
Kulitnya yang tipis berbalut tepung panir renyah begitu empuk membuat kami tak kesulitan mengoyaknya menggunakan garpu. Smoke beef dan keju langsung menyembul, menggoda kami untuk segera menyantapnya slurpp... Suapan pertama hmm... mayones dan keju serasa melumer di dalam mulut. Rupanya mayones yang ditaruh cukup royal memberi aksen lembut gurih yang enak. Tanpa terasa suapan demi suapan membuat risoles yang tersaji di hadapan kami ludes tak tersisa.
Kalau pas berakhir pekan ke Bandung, boleh juga mampir ke Rotiku ini. Harga yang ditawarkan sesuai dengan kualitas makanannya. Untuk risoles smoked beef cheese yang lezat dihargai Rp 3.500,00/buah, seporsi bubur ayam Rp 10.000,00, roti tawar daging asap Rp 10.000,00/porsi kecil, dan Rp7.500,00 untuk secangkir hot chocolate. Pulang pun masih bisa membawa oleh-oleh aneka roti manis, arem-arem atau aneka risoles yang uenaak!
'Rotiku' Traditional Home Made Bread
Jl. Setiabudhi No.168, Bandung
Telp: 022-2043038
Jam Buka: 06.00 - 21.00 (dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN