Sajian Nusantara memang kerap berhasil memikat selera setiap orang. Tak heran jika hidangan yang disajikan oleh TAMU mampu menggugah selera.
Restoran Indonesia di Jakarta banyak bermunculan, salah satunya TAMU. Berlokasi di kawasan Adityawarman, Jakarta Selatan, TAMU menjadi salah satu restoran dengan hidangan Nusantara yang menjanjikan soal rasa.
Pilihan menu khas Nusantara yang ditawarkan sangat beragam dan kali ini mereka kembali memperkenalkan 18 menu baru. Bertajuk 'Cerita Baru di Meja TAMU', menunya unik karena merangkum berbagai resep khas daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihannya mencakup hidangan pembuka, hidangan utama, hingga hidangan penutup dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa, Bali, hingga Lombok.
Chef Alnico Andreas, Chef Owner TOMA Group yang mengurasi menu-menu TAMU menjelaskan bahwa keragaman kuliner Indonesia bisa diperkenalkan lebih luas melalui cita rasa yang lezat.
"Indonesia tidak kekurangan makanan enak. Yang sering kurang adalah ruang untuk menceritakan keberagaman kuliner Indonesia secara lebih luas. Melalui Cerita Baru di Meja TAMU, kami berharap semakin banyak orang dapat mengenal Indonesia tak hanya melalui hidangan yang sudah populer, tetapi juga melalui resep-resep luar biasa yang hidup dan berkembang di berbagai daerah di Nusantara," ujar Chef Alnico Andreas.
TAMU, restoran di Jakarta Selatan yang sajikan menu Nusantara dengan sentuhan inovasi kuliner. Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom |
Tim detikFood (15/6) berkesempatan mencoba beberapa menu baru dari TAMU. Di antaranya ada Sate Padang, Sate Tutut Bulayak, Bebek Bumbu Rajang, Saksang Sapi Masak di Buluh, Soto Betawi, hingga Puyuh Tangkap.
Menu-menu yang dihidangkan tersebut menyajikan cita rasa lezat yang dipadukan dengan inovasi resepnya. Seperti sate bulayak khas Lombok yang biasanya menggunakan daging sapi atau ayam, tapi di TAMU dibuat menggunakan daging tutut (keong sawah).
Saksang Sapi Masak di Buluh juga dibuat dengan sentuhan inovatif. Chef Alnico Andreas tak menggunakan paduan daging babi dan darah, tapi menggantinya dengan daging sapi saja. Ia memastikan kalau sajian saksang ini halal.
TAMU, restoran di Jakarta Selatan yang sajikan menu Nusantara dengan sentuhan inovasi kuliner. Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom |
Puyuh Tangkap juga disajikan unik, karena hidangan khas Aceh ini biasanya menggunakan daging ayam, tapi kali ini dibuat dengan burung puyuh. Cita rasanya lebih nikmat, karena dagingnya kenyal, tapi bumbu tetap meresap. Uniknya lagi, Chef Alnico menyajikannya bersama sambal merah ala Minang yang biasanya untuk ayam pop.
Sajian dessert dari TAMU juga terasa spesial. Kamu bisa menikmati Pisang Kepik atau Pisang Japit khas Sumatera Barat yang disajikan mewah.
Kamu bisa merasakan bolu pisang yang manis legit bertemu dengan pisang panggang yang smokey. Lalu terasa nikmat karena dinikmati bersama unti kelapa, krim santan, dan es krim vanila.
Suasana dari restoran TAMU Foto: dok. TAMU |
TAMU cocok dikunjungi saat makan siang. Restoran ini juga menyediakan area duduk yang luas dan cocok untuk pertemuan tertutup.




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN