Ikuti jejak The Dudas Minus One, kami menyambangi kafe bergaya rumah Jawa tradisional di Karawang. Begini cita rasa kopi hingga roti panggangnya.
Limasan Coffee jadi salah satu coffee shop lawas yang masih eksis di Karawang. Kafe bernuansa rumah Jawa ini punya suasana hangat dan penuh nostalgia.
Popularitasnya makin mencuri perhatian setelah pernah didatangi Raffi Ahmad cs yang tergabung dalam The Dudas Minus One dan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Momen itu membuat banyak orang penasaran ingin mampir langsung. Tak hanya estetik, Limasan Coffee juga dikenal dengan racikan kopi dan makanannya.
Tempat ini cocok untuk nongkrong santai hingga berburu spot foto Instagramable. detikFood tak mau ketinggalan untuk mampir dan mencicipi menu di sana.
Detail Informasi Limasan Coffee | |
| Nama Tempat Makan | Limasan Coffee |
| Alamat | Belakang SD Puri Artha, Blk. B Jl. Puri Tlk. Jambe No.34, Sirnabaya, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat 41361 |
| No Telp | (0267) 8457027 |
| Jam Operasional | 09.00 23.00 |
| Estimasi Harga | Mulai Rp 20.000-an |
| Tipe Kuliner | Kopi dan camilan |
| Fasilitas |
|
1. Coffee Shop Lawas di Telukjambe
Limasan Coffee dikenal sebagai kafe tertua di Teluk Jambe. Foto: detikcom/Riska Fitria |
Limasan Coffee sudah hadir di Karawang sejak tahun 2012. Lokasi tepatnya ada di Belakang SD Puri Artha, Blk. B Jalan Puri Tlk. Jambe No 34, Telukjambe Timur.
Tempat ini dikenal sebagai salah satu coffee shop tertua di kawasan tersebut.
Awalnya, Limasan hanya menyajikan makanan dan minuman seperti kafe biasa. Konsep spesialis kopi belum menjadi fokus utama saat itu.
Seiring waktu, Limasan berkembang menjadi tempat nongkrong favorit anak muda. Suasananya yang unik membuat banyak pelanggan datang kembali.
2. Konsep Rumah Jawa Klasik
Limasan Coffee berkonsep rumah Jawa klasik. Foto: detikcom/Riska Fitria |
Daya tarik utama Limasan Coffee ada pada bangunan tradisional Jawanya. Nama 'Limasan' diambil dari bentuk rumah khas Jawa tersebut.
Bangunan utama didatangkan langsung dari Jawa lalu dipasang ulang di Karawang. Sistem konstruksinya memakai metode bongkar pasang tanpa paku.
Interiornya dipenuhi ornamen lawas dan dekorasi antik yang estetik. Pengunjung pun merasa seperti kembali ke suasana tempo dulu.
3. Kini Jadi Coffee and Resto
Limasan Coffee menawarkan banyak pilihan menu. Foto: detikcom/Riska Fitria |
Pada 2023, pengelolaan Limasan Coffee diambil alih grup Rukun Warga. Mereka melakukan pembaruan menu, harga, dan konsep tempatnya.
Kini Limasan hadir dengan konsep coffee and resto yang lebih modern. Meski begitu, nuansa tradisionalnya tetap dipertahankan hingga sekarang.
Selain tempat ngopi, Limasan juga sering dipakai untuk acara komunitas. Banyak pengunjung datang untuk prewedding hingga berburu foto Instagramable.
4. Menggunakan 100% Arabika
Kopi Respati, racikan kopi susu di Limasan Coffee. Foto: detikcom/Riska Fitria |
Limasan Coffee menawarkan berbagai racikan kopi dengan menggunakan 100% biji Arabika. Biji kopinya juga diambil dari petani lokal, salah satunya dari daerah Jawa Barat.
detikFood mencicip varian Respati atau kopi susu gula aren seharga Rp 22.000. Rasanya smooth, creamy, dengan perpaduan rasa pahit, asam, dan manis yang menyatu.
Racikan Golden Hour, kopi dengan paduan citrus di Limasan Coffee Foto: detikcom/Riska Fitria |
Selain itu, kami juga mencicip racikan Golden Hour seharga Rp 22.000. Menu ini merupakan racikan berbasis biji kopi Arabika yang dipadukan dengan kesegaran lemon dan buah berry.
Rasa asam kopi berpadu dengan sensasi segar dari lemon. Sementara itu, tambahan buah berrynya memberi after taste manis yang lembut dan tipis.
5. Nasi Ayam hingga Dimsum Mentai jadi Makanan Favorit
Nasi ayam yang disajikan di Limasan Coffee. Foto: detikcom/Riska Fitria |
Tak hanya menu kopinya saja yang juara, Limasan Coffee juga menawarkan banyak pilihan makanan, baik untuk camilan maupun makanan berat.
Salah satu yang favorit adalah Nasi Ayam seharga Rp 25.000. Ayamnya menggunakan ayam fillet yang dibalut tepung, sehingga lebih mirip chicken popcorn.
Rasanya gurih, renyah di luar, dan empuk di dalam. Kemudian dipadukan dengan setup sayuran, seperti wortel, buncis, jagung, dan kacang polong yang menambah tekstur.
Menu dimsum mentai di Limasan Coffee Foto: detikcom/Riska Fitria |
Rasa gurihnya berpadu dengan rasa manis dari paduan bumbu barbeque yang kental. Untuk camilannya ada dimsum mentai seharga Rp 25.000.
Seporsinya disajikan 4 buah dimsum. Dimsumnya padat, lembut, gurih, diberi topping oregano dan saus mentai yang di-blow torch hingga memberi aroma smokey.
Menu roti panggang di Limasan Coffee Foto: detikcom/Riska Fitria |
Untuk dessertnya ada Limasan Toast seharga Rp 25.000. Dessert ini berupa roti panggang dengan topping selai strawberry yang asam segar, es krim vanilla yang manis legit, dan bubuk kayu manis.
Tambahan bubuk kayu manis memberikan aroma tersendiri. Tekstur rotinya lembut dan jadi terasa milky ketika dimakan dengan paduan es krim vanilla.
Simak Video "SIAL InterFOOD 2025 Menjadi Wadah Inovasi dan Kolaborasi Industri Pangan Asia Tenggara"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)









KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN