Mencicipi Kurma Nabi di Butik Kurma

Mencicipi Kurma Nabi di Butik Kurma

- detikFood
Rabu, 19 Sep 2007 12:20 WIB
Jakarta - Sebagai penggemar berat kurma saya dimanjakan dengan tawaran di toko ini. Tak hanya beragam kurma segar berkualitas dalam berbagai ukuran tetapi ada juga olahan serba kurma yang menggiurkan. Selai kurma, sirop kurma, cokelat praline dengan paduan kurma, jus kurma hingga aneka kue kering dengan paduan kurma. Ditata rapi dengan kemasan menarik dan cantik membuat saya susah beranjak dari toko ini... Mendengar seorang teman membuka toko kurma maka siang itu dengan beberapa teman saya langsung menuju ke Bateel yang berada di Lower Ground, Senayan City. Toko yang berdinding kaca ini langsung memikat mata. Tatanan aneka kue kering, cokelat, dan kurma segar memenuhi lemari kaca. Tentu saja lengkap dengan nama dan harga per 100 gram. Terus terang saya merasa lebih nyaman, melihat-lihat koleksi kurma segar yang ditata dalam tumpukan berbentuk kerucut, tanpa takut kena debu atau panas. Di rak yang menempel di dinding dipajang aneka produk selai, sirop dan jus kurma dalam botol termasuk berbagai kurma yang sudah dikemas cantik. Nama Bateel sebenarnya sudah tak asing. Karena nama ini terkenal sebagai perusahaan yang menawarkan lebih dari 20 jenis kurma segar yang ditanam sendiri di Arab Saudi. Memiliki berbagai produk cokelat dan kue-kue dengan paduan kurma yang diolah di pabrik sendiri. Cabangnya tersebar hampir di seluruh kota besar di Timur Tengah; Oman, Dubai, Bahrain, Kuwait, Qatar, Jordan dan Arab Saudi. Juga di kawasan Asia; India, Pakistan, dan Malaysia. Sebagai toko pertama di Indonesia, Bateel juga menawarkan produk yang cukup lengkap. Paling tidak, ada alternatif lain untuk berbelanja kurma segar kecuali di kawasan Tanah Abang. Di lemari kaca saya melihat jenis-jenis kurma yang agak berbeda dari yang biasa saya temui. Ada kurma Agwa, Sekkei, kurma Sohari, Kidhri, Monief, Rothan, dan Mactoumi. Kurma-kurma tersebut memang khusus ditanam Bateel di perkebunan kurma Al.Ghat sehingga tak mudah ditemui di toko lainnya. Kurma inipun memiliki ukuran M,L dan Xl yang dituliskan pada namanya sehingga mudah memilihnya. Karena jenis kurma Medjool kegemaran saya sedang habis, saya langsung tertarik dengan kurma Khidri. Bulatannya agak besar, mirip Medjool, hanya saja warnanya merah marun dengan kulit ari yang lekat pada daging buahnya. Sebutir Khidri yang saya cicip benar-benar lembut, chewy, dengan aroma lembut yang nyaris mirip kismis dan daging buahnya juga lembap. Wah, saya langsung jatuh hati dengan kurma ini. Khidri juga tersedia dalam bentuk kurma isi atau filled date. Kidhri dengan almond, orange peel, lemon peel, caramerlized pecan, caramelized almond dan marzipan. Tampilan kurma Mactoumi menarik perhatian saya. Warnanya kehitaman dengan kulit ari yang sedikit terkelupas di beberapa bagian sebagai tanda buah masak. Demikian juga dengan kurma sokari yang kulitnya berwarna cokelat agak muda dengan bentuk agak kecil. Sementara kurma Sekkei, warna cokelatnya lebih tua dengan ujung agak keputihan. Kata penjaga toko, warna putih menunjukkan kandungan gula pada kurma, rasa manisnya mirip karamel. Sebenarnya saya ingin mencicipi tiap jenis kurma tetapi langsung saya batalkan saat melihat kurma Agwa alias kurma nabi atau kurma Rasullulah. Kurma inilah yang ditanam Nabi Muhammad SAW. Bukan karena harganya paling mahal tetapi bentuk yang agak kecil, cenderung bulat dengan warna kehitaman sangat memikat. Benar juga saat menggigit kurma ini, daging buahnya tidak terlalu basah, dan rasa manisnya sangat lembut, tidak terlalu kuat tetapi justru terasa renyah dan enak di mulut. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli kurma Khidri dan Agwa serta beberapa jenis kurma isi. Dari kurma segar, saya mengalihkan perhatian ke lemari kaca yang berisi aneka kue kering. Terus terang saya sungguh memuji selera orang Timur Tengah yang selalu membentuk kue-kue dengan cantik. Aneka kacang-kacangan; almond, pistachio menjadi paduan kue-kue yang memakai kurma sebagai paduan. Ada pie mini dengan isi adonan kurma yang dibalut kelapa parut kering, kacang almond dan pistachio, kue dengan bentuk potongan dengan lapisan isi dari kurma, dan kue dengan bentuk tapal kuda dengan variasi cokelat. Di samping lemari kaca ini dipajang aneka chocolate praline & truffle dan juga cokelat dengan paduan kurma. Hm...terpaksa saya batalkan niat mencicipi cokelat-cokelat ini mengingat berat badan yang sulit dikontrol. Lepas dari godaan cokelat yang menggiurkan saya akhirnya menuju ke rak yang berisi aneka selai; date, apricot, strawberry dan fig. Ada juga sirop kurma dan sparkling date juice dan date with dhibbs atau kurma yang dicelup glucose dan dipres berbentuk segi empat. Karena sirop kurma harus dibeli dalam 2 botol kemasan maka saya memutuskan membeli Date Dhibs, yang merupakan paduan kurma dan madu, berbentuk cair seperti sirop. (Setiba di rumah saya mengaduk date dhibbs ini dengan air es, rasanya memang enak, tak terlalu manis dengan aroma kurma yang harum). Khusus menyambut Lebaran, aneka bingkisan kurma dijual dalam tatanan keranjang dan kotak-kotak cokelat keemasan yang cantik dan mewah dalam berbagai ukuran. Sambil menenteng tas berisi aneka kurma, saya sungguh merasa bersyukur. Sungguh maha besar Allah yang menciptakan buah penuh khasiat dan nikmat ini! Bateel Senayan City Lower Ground L-55 Jl. Asia Afrika lot 19 Jakarta 10270 Telepon : 021-72781233 Jam buka : 10.00 - 22.00 Harga : Kurma per 100 gram (Rp. 17.500 - Rp. 75.000); paket bingkisan: Rp. 650.000 - Rp. 1.050.000,00 (dev/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads