Paramount merupakan salah satu restoran keluarga legendaris di Jakarta. Sudah buka sejak 1970an, ada ratusan menu khas Kanton yang sedap di sini.
Restoran Paramount berlokasi di Jalan RP. Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat. Restoran ini menjadi tempat makan favorit banyak keluarga dari tahun 1970an sampai sekarang.
Bahkan saking legendarisnya, restoran ini direkomendasikan di situs Jakarta Tourism sebagai tempat makan yang wajib dikunjungi saat di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasana jadul bikin nostalgia
Pegawai restoran pakai jas rapi dan membawa troli untuk menyajikan makanan. Foto: detikFood |
Interior Paramount masih dipertahankan sejak dulu sehingga memunculkan kesan nostalgia begitu kamu memasuki area makan. Setiap pegawainya mengenakan jas hingga kemeja rapi, sambil membawa troli pengantar makanan yang sudah jarang ditemukan di restoran modern.
"Saya bekerja di restoran ini sudah sejak awal tempat ini berdiri. Dari usia saya masih 24 tahun sampai sekarang sudah masuk 70 tahun," jelas Sunarman, selaku supervisor di Restoran Paramount yang merupakan pegawai paling lama bekerja di sini kepada detikFood pada November 2024.
Kini restoran tersebut dikelola oleh generasi kedua, dengan resep dan menu makanan yang tak berubah. Mereka masih konsisten menyajikan menu hidangan Chinese khas Kanton yang ikonik.
Ratusan menu yang bisa dicoba
Sunarman menjelaskan ada lebih dari 300 menu makanan Kanton yang disajikan di sini. Semua informasi menunya masih menggunakan desain zaman dulu dengan harga yang ditulis menggunakan pensil.
"Karena ini memang dari awal konsepnya restoran keluarga, jadi makanannya pun porsinya untuk makan bersama. Ada satu menu yang pasti selalu dipesan oleh setiap pengunjung di Paramount, yaitu Lumpia Udang Paramount," lanjut Sunarman.
Selain Lumpia Udang (Rp 147.500), menu yang tak kalah populer di Paramount ada Fuyunghai Daging Kepiting (Rp 85.000) dan Has Sapi Panggang (Rp 125.000).
Cita rasa makanan klasik yang bikin kangen
Aneka hidangan Kanton klasik di restoran Paramount. Foto: detikFood |
Menggunakan resep keluarga yang diwariskan secara turun temurun, semua menu makanan di sini dibuat secara fresh dengan bahan berkualitas. Tentunya menggunakan pakem bumbu dan teknik masak ala Kanton.
Seperti menu Lumpia Paramount, menggunakan daging udang segar murni tanpa campuran. Lumpia yang sudah digoreng disajikan dengan saus cocol asam manis yang menambah kelezatan hidangan ini.
Begitu juga dengan menu Fuyunghai Kepiting yang tidak menggunakan campuran tepung terigu. Jadi teksturnya lebih lembut karena isinya hanya telur, irisan daun bawang, dan daging kepiting yang royal dan gurih.
Terakhir menu Has Sapi Panggang bisa juga disebut sebagai bistik sapi. Menu ini disajikan lengkap dengan sayuran rebus dan kentang goreng jadul, rasanya manis gurih paduan saus tiram dan kecap asin khas makanan Kanton. Beda dengan rasa bistik sapi gaya Jawa. Semua porsinya cukup royal untuk keluarga.
Langganan presiden hingga menteri
Selama puluhan tahun berdiri, Restoran Paramount jelas jadi tempat makan langganan banyak tokoh penting. Salah satunya di era masa kepemimpinan mendiang Presiden RI ke-2 Soeharto. Sunarman mengingat ia pernah dua kali menyiapkan katering di Istana Negara untuk salah satu acara jamuan makan Presiden Soeharto.
"Makanan yang dipesan Pak Soeharto itu ya beberapa menu andalan di Paramount. Seperti lumpia udangnya, ada juga burung dara, fuyunghai dan lainya. Namun Pak Soeharto memang tidak pernah makan langsung di sini," ungkap Sunarman.
Selain mendiang Presiden Soeharto, ada lagi presiden lainnya yang pernah mencicipi hidangan Paramount.
"Selain itu ada Ibu Presiden Megawati, dulu itu pesanan katering ke rumahnya. Ia pesan beberapa menu makanan yang populer di Paramount. Kalau di era sekarang (November 2024), ada Menteri Perumahan dan Kawas Pemukiman, yaitu Maraurar Sirait yang cukup sering makan langsung di sini," pungkas Sunarman.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN